Marselino Ferdinan Ungkap Kondisi Cedera Parah: 30 Jahitan dan Proses Pemulihan Panjang
Kabar kurang sedap datang dari salah satu bintang muda Tim Nasional Indonesia, Marselino Ferdinan. Gelandang yang saat ini tengah dipinjamkan oleh Oxford United ke klub AS Trencin di Liga Slovakia, terpaksa menepi dari lapangan hijau cukup lama akibat cedera parah. Cedera ini bahkan memaksanya menjalani operasi dan harus menerima 30 jahitan, serta diprediksi membutuhkan waktu pemulihan hingga empat bulan.
Marselino Ferdinan yang dikenal sebagai pemain kunci di berbagai level timnas, termasuk tim senior dan U-23, telah absen membela AS Trencin sejak November lalu. Ketidakhadirannya bahkan membuatnya tidak dapat memenuhi panggilan untuk memperkuat Timnas U-23 Indonesia dalam ajang SEA Games 2025 pada Desember silam.
Setelah sekian lama bungkam, Marselino akhirnya buka suara mengenai kondisinya. Ia menjelaskan bahwa cedera yang dialaminya membutuhkan penanganan serius.
“Puji Tuhan baik. Kebetulan ada cedera habis operasi satu bulan lalu dan pemulihannya empat bulan,” ujar Marselino Ferdinan, memberikan gambaran mengenai skala cedera yang dialaminya.
Alasan Pulang Kampung ke Surabaya
Akibat cedera yang memaksanya absen panjang, Oxford United memberikan jatah libur kepada Marselino. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Marselino untuk pulang kampung ke Surabaya, Indonesia.
“Dikasih libur Oxford United dua minggu. Jadi balik ke Surabaya buat menengok keluarga,” ungkap Marselino, menunjukkan kerinduannya pada tanah air dan keluarga di tengah masa pemulihannya.
Kronologi Cedera Hamstring yang Mengerikan
Mantan pemain Persebaya Surabaya ini menceritakan bagaimana cedera hamstring yang dialaminya bermula. Ia mengaku sebenarnya sudah merasakan adanya masalah pada hamstringnya, namun tetap memaksakan diri untuk bermain. Keputusan tersebut akhirnya berujung pada cedera yang lebih serius dan memerlukan operasi.
“Waktu di pertandingan, waktu dipinjamkan ke AS Trencin, saya tampil di satu gim. Saya merasa ada masalah di hamstring tetapi latihan juga,” jelasnya.
Dampak Cedera pada Mental Pemain Muda
Marselino mengakui bahwa cedera yang dialaminya memberikan pukulan telak, terutama bagi mental seorang pemain muda. Ia menggambarkan betapa sulitnya menerima kenyataan harus menepi lama dari lapangan hijau.
“Mungkin lebih ke mental saja. Karena pemain muda agak susah menerima cedera tetapi mau tidak mau cedera adalah risiko bagi pemain sepak bola, risiko profesi. Jadi, kita harus menerimanya,” tuturnya.
Meski kecewa karena tidak bisa membela tim kesayangannya, Marselino berusaha keras untuk menerima situasi tersebut sebagai bagian dari risiko profesinya sebagai pesepakbola profesional.
Proses Rehabilitasi dan Peningkatan Intensitas Latihan
Saat ini, Marselino tengah menjalani proses rehabilitasi di Surabaya. Ia mengungkapkan bahwa baru mulai berlatih dengan intensitas tinggi di tanah air. Setelah menjalani operasi beberapa bulan lalu, tahap awal pemulihannya hanya meliputi latihan ringan.
Namun, seiring berjalannya waktu dan dengan bantuan fisioterapi, intensitas latihannya mulai ditingkatkan.
“Intensitasnya baru tinggi sekarang karena sudah masuk ke satu bulan, jalan dua bulan agak dinaikkan. Jadi keras semua tadi,” ungkap Marselino, menggambarkan betapa beratnya proses pemulihan yang dijalaninya.
Pelajaran Berharga: Mengenali Batas Diri
Pemain yang telah mencatatkan 37 penampilan dan mencetak 5 gol untuk Timnas Indonesia ini menyadari bahwa cedera yang dideritanya sebagian besar disebabkan oleh keputusannya sendiri. Sebagai pemain muda, ia mengakui terkadang memiliki ego yang tinggi dan cenderung memaksakan diri untuk tetap bermain meskipun merasakan cedera.
“Pemain muda biasanya ambisi dan egonya masih tinggi. Jadi saya kalau merasa cedera sedikit, kalau masih bisa bermain, saya pasti paksakan,” ujar Marselino.
Namun, pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga baginya. Ia kini lebih sadar akan pentingnya mendengarkan tubuh dan tidak memaksakan diri.
“Tetapi sekarang saya belajar kalau misalnya ada cedera sedikit apa pun memang harus lebih peduli, jadi harus mengenali diri sendiri.”
Pesan untuk Pemain Muda: Peduli Diri dan Jangan Takut Konsultasi
Melalui pengalamannya, Marselino Ferdinan ingin menyampaikan pesan penting kepada seluruh pemain, terutama para pemain muda. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan tidak ragu untuk berkonsultasi dengan tim medis atau pelatih jika merasakan sakit.
“Tetap lakukan latihan 100 persen, tanggung jawab sama diri sendiri, fokus pada apa yang mau dicapai dan kalau merasakan cedera langsung konsultasi. Jangan malu, jangan takut,” pesannya.
Ia juga mengingatkan agar para pemain muda bertanggung jawab penuh terhadap diri mereka sendiri, tidak hanya dalam hal latihan, tetapi juga dalam memahami kondisi tubuh mereka secara mendalam. Hal ini penting untuk mencegah cedera yang lebih parah di kemudian hari.
Prediksi Absen Hingga Maret
Buntut dari cedera parah yang dialaminya, AS Trencin sendiri telah mengumumkan bahwa Marselino Ferdinan diprediksi baru akan bisa kembali merumput pada bulan Maret mendatang. Masa pemulihan yang panjang ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Marselino dalam upayanya kembali ke performa terbaiknya.




