Lionel Messi Siap Tampil di Laga Pembuka MLS, Inter Miami Hadapi Tantangan Awal
Kabar gembira bagi para penggemar Inter Miami CF! Pelatih kepala Javier Mascherano telah mengonfirmasi bahwa bintang utamanya, Lionel Messi, dipastikan siap diturunkan dalam pertandingan pembuka musim Major League Soccer (MLS) 2026 melawan Los Angeles FC (LAFC) pada Minggu (22/2) pagi WIB. Kepastian ini sekaligus meredakan keraguan yang sempat muncul terkait kondisi fisik Messi.
“Messi dalam kondisi baik. Dia telah berlatih bersama tim utama dengan intensitas yang sama seperti anggota skuad lainnya sepanjang minggu,” ujar Mascherano dalam konferensi pers yang digelar Jumat (20/2) waktu Amerika. “Dia merasa sangat positif, jadi dia akan siap untuk pertandingan tandang pembuka ini, sama seperti pemain lainnya.”
Perjalanan Pemulihan Messi dari Cedera
Partisipasi Messi dalam laga krusial ini sempat menjadi tanda tanya besar. Ia mengalami cedera otot pada hamstring kirinya saat Inter Miami melakoni laga pramusim melawan Barcelona SC pada awal Februari. Pertandingan tersebut berakhir imbang 2-2, dan Messi harus ditarik keluar pada menit ke-58 karena merasakan ketidaknyamanan.
Cedera tersebut membuat tim pelatih Inter Miami mengambil langkah antisipatif. Salah satu keputusan penting adalah menjadwal ulang pertandingan persahabatan pramusim terakhir melawan Independiente del Valle. Laga yang sedianya digelar pada 13 Februari 2026 di Puerto Rico, diundur pelaksanaannya menjadi 26 Februari 2026.
Namun, kini Messi telah sepenuhnya pulih dan kembali berlatih bersama rekan-rekannya. Kehadirannya dalam skuad untuk pertandingan pembuka musim menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi The Herons.
Skuad Lengkap dan Optimisme Menghadapi LAFC
Mascherano juga mengonfirmasi bahwa seluruh pemain akan dibawa serta dalam lawatan ke California, termasuk para pemain baru seperti German Berterame, serta talenta muda yang sedang bersinar, Tadeo Allende. Ini menunjukkan bahwa Inter Miami membawa skuad terbaik mereka untuk menghadapi laga perdana musim ini.
Menyadari kekuatan lawan, Mascherano mengakui bahwa timnya memprediksi pertandingan yang sangat sengit melawan LAFC. Ia menyoroti kualitas pemain yang dimiliki oleh tim asal Los Angeles tersebut, termasuk sosok Son Heung Min yang menjadi andalan di lini serang lawan.
“Jelas, mereka adalah tim yang hebat. Mengingat kaliber pemain mereka dan apa yang mereka representasikan di liga ini, mereka adalah tim yang, di atas kertas, seharusnya menjadi pesaing kuat kami,” ungkap Mascherano.
Strategi Jitu untuk Mengatasi LAFC
Pelatih asal Argentina ini memaparkan visi permainannya untuk menghadapi LAFC. Ia berharap dapat menciptakan pertandingan yang dinamis dan saling menyerang, namun tetap dalam kendali timnya.
“Anda selalu membayangkan pertandingan yang ideal. Pertandingan ideal bagi kami adalah kebalikannya, pertandingan yang saling berbalas serangan,” jelas Mascherano. “Ini tentang mengendalikan permainan, menguasai bola, dan mencegah Los Angeles melakukan transisi cepat karena mereka sangat berbahaya saat bergerak maju dengan cepat.”
Strategi ini mengindikasikan keinginan Inter Miami untuk mendominasi penguasaan bola dan meminimalkan ruang bagi LAFC untuk melancarkan serangan balik mematikan. Penguasaan bola yang baik diharapkan dapat memecah konsentrasi lawan dan menciptakan peluang gol bagi tim tamu.
Ambisi Inter Miami di Musim 2026
Musim 2026 menjadi musim yang penuh harapan bagi Inter Miami. Setelah berhasil meraih gelar MLS Cup 2025 dengan mengalahkan Vancouver Whitecaps, The Herons kini tidak hanya fokus pada liga domestik.
Mereka juga akan berkompetisi di tiga ajang penting lainnya: Piala Champions Concacaf, Piala Liga, dan Piala Campeones. Keikutsertaan dalam turnamen-turnamen internasional ini menjadi bukti ambisi Inter Miami untuk bersaing di level tertinggi, baik di Amerika Utara maupun di kancah regional.
Dengan kembalinya Messi dalam kondisi prima dan skuad yang semakin solid, Inter Miami optimis dapat mengawali musim 2026 dengan hasil positif. Pertandingan melawan LAFC akan menjadi ujian pertama yang signifikan untuk mengukur kekuatan dan kesiapan mereka dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat di musim ini.




