Bek Timnas Indonesia Ungguli Bintang Barcelona, Lampaui Pemain Real Madrid dalam Statistik Tekel
Dunia sepak bola internasional kembali menyorot kiprah gemilang para pemain keturunan yang kini membela Tim Nasional Indonesia. Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah bek muda, Justin Hubner. Pemain yang saat ini merumput bersama Fortuna Sittard di kancah Eropa, baru-baru ini menorehkan prestasi membanggakan yang menempatkannya sejajar dengan talenta-talenta muda dari klub raksasa seperti Barcelona dan bahkan melampaui pemain dari Real Madrid dalam aspek statistik tertentu.
Data statistik terbaru yang dirilis oleh datamb.football, dan kemudian diunggah oleh akun Instagram @footballabroadindonesia pada Selasa, 10 Februari 2026, menempatkan Justin Hubner dalam daftar lima bek dengan akurasi tekel terbaik di dunia. Prestasi ini semakin menegaskan kualitas dan kontribusi pemain berusia 22 tahun tersebut di level profesional.
Secara spesifik, Justin Hubner berhasil menduduki peringkat keempat dalam kategori sliding tackle terbaik. Rata-rata ia mencatatkan 1,01 tekel bersih per pertandingan bersama Fortuna Sittard. Angka ini sangat impresif, terlebih jika dibandingkan dengan pemain muda lain yang bermain di klub-klub besar.
Salah satu perbandingan yang paling menarik adalah dengan Raul Asencio, bek muda berusia 22 tahun dari Real Madrid. Dalam statistik yang sama, Asencio hanya mampu mencatatkan rata-rata 0,87 sliding tackle bersih per laga. Hal ini menunjukkan bahwa dalam hal ketajaman dan efektivitas dalam melakukan tekel, Justin Hubner jelas unggul dari bek muda dari klub ibu kota Spanyol tersebut.
Tak hanya melampaui pemain Real Madrid, Justin Hubner juga menyamai catatan impresif dari Gerard Martin, bek muda Barcelona. Keduanya memiliki rata-rata akurasi sliding tackle yang sama, yaitu 1,01 per pertandingan. Ini adalah bukti nyata bahwa kualitas Justin Hubner mampu bersaing bahkan dengan pemain yang berasal dari akademi sepak bola ternama dunia.
Namun, dalam daftar teratas, Justin Hubner masih berada di bawah dua pemain lain. Ia hanya kalah dari Abdukodir Khusanov, bek Timnas Uzbekistan yang bermain untuk Manchester City, dengan catatan rata-rata 1,11 sliding tackle per laga. Selain itu, ia juga sedikit di bawah Brayann Pereira dari NEC Nijmegen, yang merupakan pesaingnya di Eredivisie, dengan catatan 1,2 tekel bersih per pertandingan.
Berikut adalah rincian lengkap catatan statistik para bek tersebut berdasarkan data dari datamb.football:
- Brayann Pereira (NEC Nijmegen): 1,2
- Abdukodir Khusanov (Manchester City): 1,11
- Gerard Martin (Barcelona): 1,01
- Justin Hubner (Fortuna Sittard): 1,01
- Raul Asencio (Real Madrid): 0,87
Justin Hubner Diprediksi Masuk Susunan Pemain Timnas Indonesia Kontra Saint Kitts & Nevis
Selain kiprahnya di level klub yang membanggakan, Justin Hubner juga diprediksi akan menjadi salah satu pilar penting dalam skuad Tim Nasional Indonesia di laga persahabatan internasional. Timnas Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Saint Kitts & Nevis pada 27 Maret 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan ini akan menjadi debut bagi pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, yang sebelumnya sukses menukangi Timnas Kanada.
Dalam menghadapi laga ini, John Herdman diprediksi akan menerapkan formasi yang telah terbukti efektif. Berdasarkan analisis, kemungkinan besar ia akan menggunakan skema 3-4-2-1, yang merupakan formasi favoritnya saat melatih Timnas Kanada. Formasi ini memungkinkan fleksibilitas dalam menyerang dan bertahan, serta dapat dimodifikasi menjadi skema klasik seperti 4-4-2 atau 4-2-3-1 jika diperlukan. Mengingat kesuksesan Shin Tae-yong dalam menerapkan formasi tiga bek sejajar, tidak menutup kemungkinan John Herdman akan melanjutkan tren tersebut dengan penyesuaian sesuai dengan kekuatan lawan yang dihadapi.
Untuk susunan pemain awal, beberapa nama diprediksi akan menghiasi line-up Timnas Indonesia. Di posisi penjaga gawang, Maarten Paes dari FC Dallas kemungkinan besar akan dipercaya untuk mengawal gawang Garuda. Pengalaman dan jam terbangnya yang lebih matang di kancah internasional dibandingkan Emil Audero menjadi salah satu pertimbangan utama.
Di lini pertahanan, komposisi yang mirip dengan saat Timnas Indonesia dilatih Shin Tae-yong kemungkinan akan kembali diterapkan. Jay Idzes diprediksi akan memimpin lini belakang sebagai kapten, didampingi oleh Rizky Ridho dan tentu saja, Justin Hubner. Kombinasi ketiganya diharapkan mampu memperkuat barisan pertahanan Timnas Indonesia.
Sementara itu, di posisi bek sayap, Timnas Indonesia kemungkinan akan menurunkan dua pemain yang memiliki kualitas Eropa. Calvin Verdonk dari LOSC Lille dan Kevin Diks dari Borussia Mönchengladbach diprediksi akan mengisi posisi bek sayap kiri dan kanan. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam serangan maupun pertahanan dari sisi sayap.
Beralih ke sektor tengah, dua gelandang andalan Timnas Indonesia, Joey Pelupessy dan Thom Haye, diprediksi akan menjadi pilihan utama. Meskipun ada opsi lain seperti Ricky Kambuaya yang pernah mendapatkan kepercayaan di era kepelatihan sebelumnya, kombinasi Pelupessy dan Haye dinilai memiliki keseimbangan yang baik dalam mengatur ritme permainan.
Untuk lini serang, Ole Romeny diprediksi akan menjadi ujung tombak tunggal, didukung oleh Miliano Jonathans dan Ragnar Oratmangoen yang akan beroperasi di sisi sayap atau sebagai pemain pendukung di belakang striker utama.
Berikut adalah prediksi formasi Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman untuk menghadapi Saint Kitts & Nevis dalam ajang FIFA Series 2026:
Timnas Indonesia
John Herdman
(3-4-2-1 / Attacking)
- Goalkeeper (GK): Maarten Paes
- Centre Back (CB): Justin Hubner, Jay Idzes (C), dan Rizky Ridho
- Left Midfielder (LMF): Calvin Verdonk
- Right Midfielder (RMF): Kevin Diks
- Central Midfielder (CMF): Joey Pelupessy dan Thom Haye
- Left Winger (LW): Ragnar Oratmangoen
- Right Winger (RW): Miliano Jonathans
- Central Forward (CF): Ole Romeny
Daftar pemain cadangan yang juga berpotensi diturunkan antara lain Emil Audero, Nadeo Argawinata, Ernando Ari, Mauro Zijlstra, Ramadhan Sananta, Beckham Putra, Yakob Sayuri, Eliano Reijnders, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Yance Sayuri, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, dan Jordi Amat.

















