Momen Idul Fitri di Balik Jeruji Besi: Para Tersangka Korupsi Rayakan Hari Kemenangan
Suasana khidmat Idul Fitri turut dirasakan oleh para tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan. Pada Sabtu, 21 Maret 2026, sejumlah nama yang tengah menjalani proses hukum, termasuk Bupati nonaktif Pati, Sudewo, tampak khusyuk menunaikan salat Idul Fitri di Lantai 3 Gedung Juang.
Sekitar pukul 07.05 pagi, Sudewo terlihat keluar dari Gedung Juang, bersanding dengan tahanan lainnya. Ia mengenakan kemeja koko berwarna putih, sebuah pilihan busana sederhana namun sarat makna di hari yang fitri. Di tengah momen penuh refleksi ini, Sudewo tidak melewatkan kesempatan untuk menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh warga Kabupaten Pati.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada warga Kabupaten Pati, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya kepada awak media yang menantinya usai salat. Pernyataan ini mencerminkan harapan untuk kembali suci dan memulai lembaran baru, terlepas dari status hukum yang tengah disandangnya.
Lebih lanjut, Sudewo mengungkapkan doa dan harapannya yang tulus untuk kemajuan pembangunan di wilayah Pati. Ia senantiasa mendoakan agar kabupaten yang pernah dipimpinnya itu dapat terus berkembang dan mencapai kesejahteraan di segala bidang. “Mudah-mudahan (saya) segera melewati ujian dan beban ini,” tuturnya, merujuk pada kasus pemerasan pengisian jabatan calon perangkat desa yang menjeratnya.
Deretan Wajah Terkenal di Antrean Salat Idul Fitri KPK
Kehadiran Sudewo dalam salat Idul Fitri di KPK bukanlah satu-satunya. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi sejumlah mantan kepala daerah dan pejabat publik lainnya yang tersangkut kasus korupsi untuk berkumpul dan merayakan hari kemenangan.
Beberapa nama yang turut hadir antara lain:
- Ardito Wijaya: Mantan Bupati Lampung Tengah ini terjerat kasus dugaan suap dan gratifikasi.
- Fadia A Rafiq: Mantan Bupati Pekalongan, yang diduga terlibat dalam korupsi pengadaan outsourcing.
- Ade Kuswara Kunang: Eks Bupati Bekasi, yang menjadi tersangka suap terkait proyek ijon.
Selain para mantan kepala daerah, daftar panjang para tahanan yang mengikuti salat Idul Fitri di KPK juga mencakup tokoh-tokoh penting lainnya:
- Nurhadi: Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) yang berstatus terdakwa gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang.
- Irvian Bobby Mahendro: Mantan pegawai Kementerian Ketenagakerjaan, yang menjadi terdakwa pemerasan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
- Ishfah Abidal Aziz alias Alex: Mantan Staf Khusus Yaqut Cholil Qoumas saat menjabat Menteri Agama.
Keberadaan mereka di lembaga antirasuah, bahkan di hari raya seperti Idul Fitri, menjadi pengingat akan pentingnya integritas dan penegakan hukum. Meskipun berada di balik jeruji besi, semangat Idul Fitri untuk saling memaafkan dan merenungi diri tetap hadir, memberikan ruang bagi refleksi dan harapan akan masa depan yang lebih baik. Momen ini juga menjadi saksi bisu bahwa perayaan keagamaan dapat tetap dilaksanakan, meskipun dalam kondisi yang berbeda dari biasanya.



















