No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus Human Interest

Monas: Niat Main Berujung Motor Listrik Gratis Gunawan

Hendra by Hendra
31 Maret 2026 - 03:41
in Human Interest
0

Sabtu sore, 28 Maret 2026, suasana di Kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta berubah drastis. Area yang biasanya menjadi oase ketenangan di tengah hiruk-pikuk ibu kota, mendadak disesaki lautan manusia. Aroma semerbak hidangan kuliner khas Nusantara seperti bakso, rendang, dan pempek menguar di udara, berpadu dengan riuh rendah tawa anak-anak yang berlarian di antara deretan stan pedagang. Di atas panggung, alunan musik dari grup Wali seolah menjadi soundtrack yang akrab di telinga seluruh pengunjung yang hadir.

Di tengah keramaian itu, sorot mata seorang petugas kebersihan berseragam oranye tampak berkaca-kaca. Tangannya menggenggam erat kunci sebuah motor listrik, hadiah yang baru saja ia menangkan dari undian doorprize. Momen tersebut menjadi gambaran nyata dari Bazar Rakyat Monas, sebuah inisiatif yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Dalam satu hari, bazar ini tidak hanya menjadi ajang transaksi ekonomi semata, tetapi juga berhasil menciptakan kehangatan dan kebahagiaan yang lebih luas.

Salah satu penerima manfaat adalah Gunawan Ipang, yang datang dari Cilandak Timur, Jakarta Selatan. Ia tiba di Monas sejak pukul 13.00. Kehadirannya bukan karena mengharapkan hadiah, melainkan karena mencari tempat yang menarik untuk menghabiskan waktu di hari tersebut. Sebagai anggota PPSU, atau yang kerap disapa “pasukan oranye”, yang setiap pagi bertugas membersihkan jalanan Jakarta jauh sebelum kota terbangun, kemewahan bukanlah sesuatu yang akrab dalam kehidupannya.

Ketika namanya diumumkan sebagai pemenang motor listrik, kata-kata yang keluar dari bibirnya adalah ungkapan sederhana namun penuh ketulusan. “Terima kasih, Presiden, bisa nyapu nggak capek-capek. Seneng, seneng banget,” ujarnya. Hari itu, Gunawan pulang tidak hanya dengan motor listrik, tetapi juga membawa paket sembako dan sehelai baju muslim.

Baca Juga  Anjing Wisatawan Jakarta Kabur, Gigit Kucing Pedagang di Bandung

Kisah Kebahagiaan dari Undian

Kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh Diana, seorang warga Jakarta Selatan, yang juga berhasil membawa pulang motor listrik dari undian. “Rasanya bahagia banget. Gak mimpi dapat motor. Alhamdulillah, hebat Pak Prabowo,” ungkapnya dengan nada penuh syukur.

Pada hari itu, sebanyak 100 unit motor listrik dan 1.000 unit sepeda berpindah tangan melalui mekanisme undian. Angka yang tidak sedikit ini menyimpan cerita-cerita kecil di balik setiap kunci yang diserahkan. Ini adalah kisah tentang warga biasa yang pulang membawa pulang sesuatu yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya saat berangkat di pagi hari.

Lebih dari Sekadar Hadiah: Pemberdayaan UMKM

Namun, Bazar Rakyat Monas bukan hanya tentang mereka yang beruntung memenangkan undian. Acara ini juga menjadi panggung bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang telah bersiap sejak dini hari. Mereka mengaduk adonan, mengiris daging, dan menata dagangan dengan harapan hari itu akan memberikan keuntungan yang lebih baik dari kemarin.

Fauzi, seorang pedagang bakso dari Jakarta Barat, mendapat pesanan istimewa: lebih dari 500 porsi bakso untuk dibagikan secara gratis kepada pengunjung. Bagi Fauzi, jumlah pesanan ini bukan hanya tentang perputaran modal, tetapi juga sebuah pengalaman berharga yang jarang ia temui dalam hidupnya sebagai pelaku UMKM. “Bagaimana ya, luar biasa. Jarang-jarang ada seperti ini. Membantu sangat UMKM, sangat membantu,” tuturnya.

Yang membuat Fauzi semakin lega adalah stabilitas harga bahan baku selama periode Lebaran tahun ini. “Untuk bahan-bahan masih stabil. Belum ada kenaikan harga di Lebaran ini. Belum ada perubahan harga dari pasar,” katanya. Kabar baik ini memberikan dampak signifikan bagi para pedagang yang menggantungkan hidup mereka pada selisih tipis antara harga beli dan harga jual.

Baca Juga  Baek Ki Tae: 5 Rahasia Terungkap di Made in Korea

Megawati, seorang pelaku UMKM yang menjual rendang dari Jakarta Selatan, menerima pesanan 500 paket nasi rendang. Di tengah keterbatasan waktu dan tantangan ketersediaan bahan baku menjelang hari besar, ia tetap memenuhi pesanan tersebut dengan semangat. Baginya, kegiatan seperti ini membuka dua peluang sekaligus: peningkatan pendapatan dan promosi produk.

“Mudah-mudahan kita di dalam UMKM ini bisa dibantu dengan event-event seperti ini dan di event-event selanjutnya juga untuk permodalannya dibantu,” harap Megawati, bukan dengan nada mengeluh, melainkan dengan optimisme yang teguh.

Shela, pedagang pempek dari Bintaro, merangkum manfaat langsung yang dirasakannya. “Sangat membantu buat saya, buat muter-muter modal lagi,” ujarnya. Ia menambahkan sebuah pandangan yang melampaui kepentingan pribadi: “Lebih merangkul kita lah UMKM yang kecil-kecil. Jangan hanya yang besar-besar aja. Kita butuh, kita belum punya nama besar seperti restoran-restoran besar, tetapi kita di rumah ini UMKM itu yang perlu dipeluk.”

Kalimat sederhana tersebut menyimpan makna mendalam, yaitu pengakuan jujur bahwa ekonomi kerakyatan membutuhkan sentuhan dan dukungan nyata, bukan sekadar apresiasi dari kejauhan.

Konsep Bazar: Perputaran Ekonomi yang Nyata

Dukungan yang diberikan dalam Bazar Rakyat Monas ini memang disengaja. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa konsep bazar ini lebih dari sekadar pembagian bantuan. Pemerintah telah menyiapkan 100 ribu kupon belanja senilai Rp500 ribu per kupon. Kupon ini terbagi menjadi Rp300 ribu untuk sembako dan Rp200 ribu untuk produk UMKM.

Hal ini memastikan bahwa aliran dana tidak hanya berasal dari pemerintah ke masyarakat, tetapi juga mengalir melalui tangan para pedagang kecil, menciptakan perputaran ekonomi yang nyata. “Intinya konsepnya adalah sebanyak mungkin masyarakat ingin merasakan kebahagiaan Lebaran, baik yang tidak bisa mudik maupun yang sudah kembali,” ujar Teddy.

Baca Juga  7 Fakta Pembunuhan Tragis Pegawai SPPG Palembang di Muara Enim

Skala Kolosal dan Dampak Jangka Panjang

Acara ini melibatkan sekitar 800 pelaku UMKM yang berasal dari berbagai pasar di wilayah Jabodetabek, termasuk Tanah Abang dan Pasar Senen, serta pengrajin sepatu dari Bandung. Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menyebut momen ini sebagai kesempatan untuk menggerakkan stok barang yang belum terjual sekaligus memberikan dorongan bagi permodalan yang sedang tersendat.

“Mereka bisa menghabiskan stok yang kemarin masih ada, dan mereka juga bisa putar lagi, beli lagi, ada dengan stok yang baru,” jelas Maman.

Selain itu, sebanyak 300 ribu porsi makanan gratis disiapkan untuk pengunjung. Panggung hiburan yang menampilkan grup musik Wali dan Bagindas turut memeriahkan acara dari pukul 16.00 hingga 21.00 WIB, memastikan kegembiraan hari itu berlanjut hingga malam.

Menjelang akhir malam, saat stan-stan mulai dibereskan dan lampu panggung perlahan dipadamkan, Monas kembali ke kesunyiannya yang khas. Namun, ada sesuatu yang berubah, setidaknya untuk satu hari. Seorang petugas kebersihan pulang membawa motor listrik. Seorang pedagang bakso berhasil menghabiskan 500 porsi dagangannya untuk orang-orang yang tidak ia kenal. Seorang penjual rendang membawa pulang harapan agar modal usahanya terus berputar.

Ribuan warga Jakarta yang tidak bisa mudik merayakan Lebaran di sini, di bawah bayangan Monas, dengan semangkuk makanan gratis dan senyuman tulus. Meskipun kalender menunjukkan Lebaran telah usai, semangat berbagi dan kebersamaan terbukti masih bisa diperpanjang, asalkan ada inisiatif dan upaya untuk mewujudkannya.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Perkembangan Terbaru di Maluku dan Papua: Tantangan dan Peluang
Human Interest

Perkembangan Terbaru di Maluku dan Papua: Tantangan dan Peluang

29 April 2026 - 19:49
Candi Borobudur dan Candi Prambanan: Warisan Budaya Dunia di Yogyakarta yang Menakjubkan
Budaya

Candi Borobudur dan Candi Prambanan: Warisan Budaya Dunia di Yogyakarta yang Menakjubkan

22 April 2026 - 18:46
Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki
Alam

Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki

21 April 2026 - 14:36
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi
berita

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya
Budaya

Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya

13 April 2026 - 09:23
Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan
Human Interest

Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan

12 April 2026 - 05:13
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
SIM Keliling Tangerang Selatan, 2 Lokasi Rabu 6 Mei 2026

SIM Keliling Tangerang Selatan, 2 Lokasi Rabu 6 Mei 2026

8 Mei 2026 - 00:19
Perang Iran-Amerika Mereda, Kini Perompak Somalia Beraksi, WNI Pernah Jadi Korban

Perang Iran-Amerika Mereda, Kini Perompak Somalia Beraksi, WNI Pernah Jadi Korban

9 Mei 2026 - 20:45
Jadwal Super League: Juara 2003 dan 2006 Terancam

Jadwal Super League: Juara 2003 dan 2006 Terancam

9 Mei 2026 - 20:22
PSG ke Final Liga Champions Dua Musim Berturut-turut

PSG ke Final Liga Champions Dua Musim Berturut-turut

9 Mei 2026 - 20:15
Jejak Chelsea, Man City, PSG jadi tanda, Arsenal juara Liga Champions?

Jejak Chelsea, Man City, PSG jadi tanda, Arsenal juara Liga Champions?

9 Mei 2026 - 20:11
Prediksi Pertandingan Crystal Palace vs Shaktar Donetsk: Arda Turan Berharap Bawa Kesuksesan ke Premier League

Prediksi Pertandingan Crystal Palace vs Shaktar Donetsk: Arda Turan Berharap Bawa Kesuksesan ke Premier League

9 Mei 2026 - 20:05

Pilihan Redaksi

Perang Iran-Amerika Mereda, Kini Perompak Somalia Beraksi, WNI Pernah Jadi Korban

Perang Iran-Amerika Mereda, Kini Perompak Somalia Beraksi, WNI Pernah Jadi Korban

9 Mei 2026 - 20:45
Jadwal Super League: Juara 2003 dan 2006 Terancam

Jadwal Super League: Juara 2003 dan 2006 Terancam

9 Mei 2026 - 20:22
PSG ke Final Liga Champions Dua Musim Berturut-turut

PSG ke Final Liga Champions Dua Musim Berturut-turut

9 Mei 2026 - 20:15
Jejak Chelsea, Man City, PSG jadi tanda, Arsenal juara Liga Champions?

Jejak Chelsea, Man City, PSG jadi tanda, Arsenal juara Liga Champions?

9 Mei 2026 - 20:11
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.