Manchester United, di bawah arahan Michael Carrick, berhasil mempermalukan Arsenal di Emirates Stadium dalam lanjutan Liga Inggris. Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut dimenangkan oleh Setan Merah dengan skor 3-2. Kemenangan ini menjadi kemenangan kedua beruntun bagi Carrick setelah sebelumnya berhasil mengalahkan Manchester City.
Jalannya Pertandingan
Arsenal sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 56,1 persen. Namun, efektivitas serangan Manchester United terbukti lebih baik.
Gol Bunuh Diri dan Balasan Cepat: Arsenal unggul terlebih dahulu melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit ke-29. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Bryan Mbeumo berhasil menyamakan kedudukan bagi Manchester United pada menit ke-37.
Babak Kedua yang Mendebarkan: Di awal babak kedua, Patrick Dorgu membawa Manchester United berbalik unggul pada menit ke-50. Arsenal kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-84. Namun, tiga menit berselang, Matheus Cunha mencetak gol spektakuler dari jarak jauh yang membungkam publik Emirates Stadium.
Statistik Pertandingan
Meskipun kalah, Arsenal unggul dalam beberapa statistik pertandingan:
- Penguasaan Bola: Arsenal menguasai 56,1% bola.
- Jumlah Tembakan: Arsenal melepaskan 15 tembakan, berbanding 10 milik Manchester United.
- Tembakan Tepat Sasaran: Arsenal mencatatkan 4 tembakan tepat sasaran, sementara Manchester United hanya 3.
Namun, efisiensi Manchester United dalam memanfaatkan peluang terbukti menjadi pembeda. Tiga tembakan tepat sasaran mereka berhasil dikonversi menjadi tiga gol.
Dampak Kemenangan
Kemenangan ini membawa Manchester United naik ke peringkat 4 klasemen Liga Inggris dengan koleksi 38 poin. Mereka unggul:
- 1 poin dari Chelsea di peringkat 5
- 2 poin dari Liverpool di peringkat 6
- 8 poin dari Aston Villa di peringkat 3
Komentar Michael Carrick
Menanggapi kemenangan penting ini, manajer Manchester United, Michael Carrick, tetap merendah. Ia menekankan bahwa timnya memiliki pertandingan yang lebih besar di depan.
“Saya tidak akan terbawa suasana,” ujar Carrick. “Kita punya beberapa pertandingan besar, pertandingan yang lebih besar, yang akan datang, karena setiap pertandingan berikutnya adalah pertandingan yang lebih besar. Jadi kita tidak boleh terbawa suasana. Kita punya hal-hal yang sangat penting yang akan datang dan kita perlu terus meningkatkannya.”
Carrick juga enggan berkomentar mengenai peluangnya untuk menjadi manajer permanen di akhir musim. Ia memilih untuk fokus mempertahankan performa timnya.
“Apa yang terjadi selanjutnya [posisi manajer] saya tidak akan menjawabnya setiap minggu,” kata Carrick. “Saya menikmatinya dan saya akan terus melakukan apa yang saya bisa.”
Perubahan Taktik Carrick
Carrick telah melakukan beberapa perubahan signifikan sejak mengambil alih kursi kepelatihan. Salah satunya adalah mengubah formasi tim dari 3-4-3 menjadi empat bek. Ia juga memanggil kembali Kobbie Mainoo dan mendorong Bruno Fernandes lebih ke depan.
Keputusan berani lainnya adalah memilih Patrick Dorgu daripada Matheus Cunha sebagai penyerang sayap kiri. Dorgu telah mencetak dua gol dalam dua pertandingan di bawah arahan Carrick. Sementara Cunha, meskipun tidak menjadi starter, berhasil mencetak gol kemenangan melawan Arsenal.
Pujian untuk Matheus Cunha
Carrick memuji kontribusi Matheus Cunha, yang menurutnya mencerminkan semangat tim. “Dia [Cunha] mewakili seperti apa kami selama ini,” kata Carrick. “Dia tidak menjadi starter di kedua pertandingan dan dia kecewa karena tidak menjadi starter. Tetapi dia telah memanfaatkannya dengan sangat baik. Dia memiliki dampak yang sangat besar dan dua momen penting.”
Cedera Patrick Dorgu
Kemenangan Manchester United diwarnai cedera yang dialami Patrick Dorgu di menit-menit akhir pertandingan. Namun, Carrick berharap cedera tersebut tidak terlalu serius.
“Pat telah menjadi pemain penting bagi kami dalam beberapa pertandingan terakhir, dalam banyak hal dari segi serangan, tetapi secara defensif dia juga luar biasa melawan dua tim yang banyak memberikan tekanan,” kata Carrick.
Susunan Pemain
Berikut adalah susunan pemain kedua tim:
Arsenal [4-3-3]:
- 1-David Raya; 12-Jurrien Timber, 2-William Saliba, 6-Gabriel Magalhães, 5-Piero Hincapié [4-Ben White 58′]; 8-Martin Ødegaard [23-Mikel Merino 58′], 36-Martín Zubimendi [10-Eberechi Eze 58′], 41-Declan Rice; 7-Bukayo Saka, 9-Gabriel Jesus [14-Viktor Gyökeres 58′], 19-Leandro Trossard [20-Noni Madueke 75′]
- Pelatih: Mikel Arteta
Manchester United [4-2-3-1]:
- 31-Senne Lammens; 23-Luke Shaw, 6-Lisandro Martínez, 5-Harry Maguire, 2-Diogo Dalot; 37-Kobbie Mainoo, 18-Casemiro; 13-Patrick Dorgu [30-Benjamin Šeško 81′], 8-Bruno Fernandes, 16-Amad Diallo [3-Noussair Mazraoui 88′]; 19-Bryan Mbeumo [10-Matheus Cunha 69′]
- Pelatih: Michael Carrick




















