• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

Geger Ojol Pengantar Sate Ayam Temukan Penerima Tewas di Boyolali

Luna by Luna
11 Juni 2026 - 08:25
in Lokal
0

Misteri Kematian Ibu Aminah: Sate Ayam Beracun yang Menggemparkan Boyolali

Kehidupan di Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mendadak terusik oleh sebuah peristiwa tragis yang menyisakan tanda tanya besar. Pada Selasa, 19 Mei 2026, seorang wanita paruh baya berinisial A, yang kemudian diketahui bernama Aminah (57 tahun), ditemukan meninggal dunia di kediamannya.

Kematian yang mendadak ini seketika memicu kecurigaan dari pihak keluarga, terutama setelah terungkap bahwa sehari sebelumnya, almarhumah menerima kiriman sate ayam melalui layanan ojek daring.

Peristiwa ini tidak hanya menjadi duka bagi keluarga Aminah, tetapi juga memunculkan kekhawatiran luas mengenai keamanan pangan di Indonesia.

Kasus ini menyoroti betapa rentannya masyarakat terhadap potensi keracunan makanan, baik yang disebabkan oleh kontaminasi yang tidak disengaja maupun, dalam kasus yang lebih mengerikan, akibat tindakan kejahatan yang disengaja melalui jalur distribusi makanan.

Kecurigaan Mengarah pada Menantu

Pihak keluarga, yang merasa kematian Aminah tidak wajar, segera menunjuk satu nama sebagai tersangka utama: menantu korban yang berinisial P. Widodo, kakak dari almarhumah, secara terbuka mengungkapkan kecurigaannya bahwa P merencanakan pembunuhan berencana terhadap Aminah.

Dugaan kuatnya adalah P telah mencampurkan racun ke dalam hidangan sate ayam yang kemudian dikirimkan kepada korban melalui pengemudi ojek daring.

Kecurigaan ini semakin menguat ketika pengemudi ojek daring yang bertugas mengantarkan sate ayam tersebut dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Pengemudi tersebut, berdasarkan kesaksiannya kepada keluarga, mengaku menerima instruksi khusus dari pengirim untuk merahasiakan identitasnya.

Widodo menceritakan kembali percakapan tersebut, menirukan perkataan pengemudi ojol yang siap memberikan kesaksian demi penegakan hukum.

“Saya apabila dibutuhkan setiap saat, saya siap, pak. Saya setiap saat dipanggil demi penegakan hukum, saya siap untuk datang, pak,” ujar Widodo, mengutip perkataan pengemudi ojol.

Baca Juga  8 potret Dee Lestari di Kupang, kesan mengesankan!

Lebih lanjut, terungkap bahwa P menggunakan akun ojek daring atas nama anak kedua korban, Luriyanti, untuk memesan sate ayam tersebut. Pengemudi ojol juga menyampaikan pesan dari P kepada korban, “Tolong mas, ini antar ke ibu Aminah, tapi jangan bilang kalau dari saya, saya anaknya.”

Peringatan yang Terlambat

Setelah sate ayam tersebut tiba di rumah, Aminah sempat menghubungi putrinya, Luriyanti, untuk memastikan kebenaran pengiriman makanan tersebut. Dalam percakapan telepon yang kini menjadi sangat krusial, Luriyanti dengan tegas membantah telah mengirimkan sate ayam dan segera memperingatkan ibunya untuk tidak memakannya.

Baca Juga: penerima

“Wis ojo mbok pangan bu, ojo mbok pangan bu (Sudah jangan dimakan bu, jangan dimakan bu),” demikian ucapan Luriyanti yang disampaikan kembali oleh Widodo.

Namun, peringatan tersebut tampaknya datang terlambat. Aminah diduga kuat telah mengonsumsi sebagian dari sate ayam tersebut sebelum sempat dihentikan oleh putrinya.

Bantahan dan Permintaan Aneh dari Terduga Pelaku

Menghadapi tudingan dan pemeriksaan dari kepolisian, P membantah keras tuduhan telah mencampurkan racun ke dalam sate ayam. Yang lebih mengejutkan, P justru meminta agar keluarga tidak melaporkan kematian Aminah kepada pihak kepolisian. Pernyataan P yang terkesan meremehkan tragedi ini, seperti yang diceritakan Widodo, sungguh mengiris hati:

“Alah wis usah wae, mboke bu wis nek kono uripe kepenak (Alah sudah tidak usah saja, ibu di sana hidupnya sudah enak),” ucap P.

Pernyataan ini semakin mempertebal kecurigaan keluarga terhadap motif dan keterlibatan P dalam kematian Aminah.

Penyelidikan Polisi dan Proses Autopsi

Menanggapi situasi yang kompleks ini, Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi liar. Ia menegaskan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan dan pihak kepolisian masih menunggu hasil resmi dari tim autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian Aminah.

Baca Juga  Jelang Purna Tugas, Kapolsek Paloh Raih Penghargaan Kenaikan Pangkat

“Apakah ada indikasi tanda-tanda kekerasan atau hal lain terkait penyebab meninggalnya itu,” ujar AKBP Indra Maulana Saputra.

“Kan indikasinya banyak. Apakah karena sakit, apakah karena serangan jantung, atau penyebab lain. Kita masih menunggu hasil autopsi,” tambahnya.

Untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Aminah, penyidik telah melakukan proses ekshumasi terhadap makam korban, sebuah langkah yang dilakukan atas persetujuan dari pihak keluarga. Proses ini diharapkan dapat memberikan petunjuk ilmiah yang lebih kuat mengenai penyebab kematian, apakah benar akibat keracunan atau faktor lain.

Kasus ini menjadi pengingat penting akan pentingnya kewaspadaan dalam menerima kiriman makanan dari sumber yang tidak jelas, serta perlunya investigasi mendalam ketika terjadi insiden yang mencurigakan.

Keadilan bagi almarhumah Aminah dan kepastian hukum kini sangat bergantung pada hasil penyelidikan kepolisian dan temuan dari otopsi.

Tags: boyolalipenerimapengantartemukan
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Jelang Purna Tugas, Kapolsek Paloh Raih Penghargaan Kenaikan Pangkat
Lokal

Jelang Purna Tugas, Kapolsek Paloh Raih Penghargaan Kenaikan Pangkat

11 Juni 2026 - 08:51
Gempa Bumi Magnitudo 2,8 Guncang Bitung: Penyebab dan Potensi Dampaknya
Aktual

Gempa Bumi Magnitudo 2,8 Guncang Bitung: Penyebab dan Potensi Dampaknya

11 Juni 2026 - 07:16
Ransomware Global Melumpuhkan 5 Bank Besar: Ancaman Siber dan Langkah Penanganannya
berita

Penemuan Fosil Manusia Purba Jenis Baru di Gua Sulawesi: Ini Respons Pemerintah

11 Juni 2026 - 04:56
Jadwal Samsat Keliling Tangerang: Senin, 26 Januari 2026
Lokal

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Depok Bulan Juni 2026 Terbaru

11 Juni 2026 - 04:32
Kebakaran Ruko Simokerto Surabaya: Suami Sesali Istri Tewas Terjebak Asap
Lokal

Kebakaran Ruko Simokerto Surabaya: Suami Sesali Istri Tewas Terjebak Asap

11 Juni 2026 - 03:40
Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Halmahera Barat: Analisis Dampak dan Pencegahan
berita

Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Halmahera Barat: Analisis Dampak dan Pencegahan

11 Juni 2026 - 03:23
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Damai Siska: Wali Kota Kendari dan Suami KDRT Akhiri Perkara

Damai Siska: Wali Kota Kendari dan Suami KDRT Akhiri Perkara

11 Juni 2026 - 09:43
Indeks Bisnis-27 Menguat, AMRT, MEDC, TAPG Meroket

Indeks Bisnis-27 Menguat, AMRT, MEDC, TAPG Meroket

11 Juni 2026 - 09:17
Menguasai Ekonomi, Bisnis, dan Finansial: Panduan Lengkap untuk Pertumbuhan Anda

Menguasai Ekonomi, Bisnis, dan Finansial: Panduan Lengkap untuk Pertumbuhan Anda

11 Juni 2026 - 09:12
Gua Sulawesi Ungkap Fosil Manusia Purba Baru: Apa Artinya Bagi Sejarah Evolusi?

Gua Sulawesi Ungkap Fosil Manusia Purba Baru: Apa Artinya Bagi Sejarah Evolusi?

11 Juni 2026 - 09:10
Aussie Slush Fund for Trump’s ‘Anti-Weaponization’ Cut

Aussie Slush Fund for Trump’s ‘Anti-Weaponization’ Cut

11 Juni 2026 - 09:04

Pilihan Redaksi

Damai Siska: Wali Kota Kendari dan Suami KDRT Akhiri Perkara

Damai Siska: Wali Kota Kendari dan Suami KDRT Akhiri Perkara

11 Juni 2026 - 09:43
Indeks Bisnis-27 Menguat, AMRT, MEDC, TAPG Meroket

Indeks Bisnis-27 Menguat, AMRT, MEDC, TAPG Meroket

11 Juni 2026 - 09:17
Menguasai Ekonomi, Bisnis, dan Finansial: Panduan Lengkap untuk Pertumbuhan Anda

Menguasai Ekonomi, Bisnis, dan Finansial: Panduan Lengkap untuk Pertumbuhan Anda

11 Juni 2026 - 09:12
Gua Sulawesi Ungkap Fosil Manusia Purba Baru: Apa Artinya Bagi Sejarah Evolusi?

Gua Sulawesi Ungkap Fosil Manusia Purba Baru: Apa Artinya Bagi Sejarah Evolusi?

11 Juni 2026 - 09:10
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.