Pandangan Idol KPop soal Patungan Saat Kencan, dari Lee Joon hingga Baek Ji Young

Diposting pada

Perdebatan soal siapa yang seharusnya membayar biaya kencan masih terus muncul, termasuk di kalangan idol KPop. Sejumlah nama besar pernah diminta menanggapi apakah mereka nyaman dengan sistem split bill atau patungan saat berkencan, dan jawaban mereka ternyata tidak seragam. Ada yang melihatnya sebagai hal wajar, ada pula yang menilai konteks hubungan dan kondisi keuangan jauh lebih penting daripada aturan kaku.

Salah satu yang pernah membahas topik ini adalah Lee Joon dalam program Happy Together pada 2013. Saat itu, ia mengaku tidak membatasi diri ketika mengeluarkan uang untuk pacar. Meski begitu, hubungan mereka kala itu dijalani saat keduanya masih berstatus pelajar dan belum punya penghasilan sendiri, sehingga pembagian biaya menjadi pilihan yang masuk akal.

Lee Joon menjelaskan bahwa dalam sejumlah momen, ia dan pasangannya sama-sama terlibat dalam pembayaran. Contohnya, ketika pergi makan malam dan menonton film, ia cenderung menanggung bagian yang biayanya lebih besar. Ketika ditanya apakah sang pacar kadang enggan ikut membayar, ia memberi penegasan bahwa situasi mereka setara. Ia mengatakan, “Kami berada dalam situasi yang sama, sebagai pelajar yang belum menghasilkan uang. Memaksa laki-laki untuk membayar semuanya itu adalah tindakan seksis.”

Pandangan serupa, meski dengan penekanan berbeda, juga pernah disampaikan Cream dari M.I.B pada 2012. Kala itu, grupnya merilis lagu berjudul Dutch Pay yang memang menyinggung soal bayar sendiri-sendiri. Cream menyebut dirinya tidak keberatan dengan sistem tersebut karena menurutnya hubungan yang sehat membutuhkan dua pihak yang sama-sama hadir dan seimbang. Baginya, konsep patungan justru bisa menggambarkan hubungan yang adil.

Namun, Cream juga tidak menutup kemungkinan bahwa pada situasi tertentu, pihak yang lebih mapan secara finansial bisa membayar lebih besar. Menurut dia, yang terpenting tetap keseimbangan perasaan, bukan sekadar pembagian nominal. Dengan kata lain, patungan tidak harus selalu berarti angka yang sama persis, melainkan pembagian yang terasa nyaman bagi kedua orang dalam hubungan.

Berbeda lagi dengan Baek Ji Young yang membagikan pengalamannya di program Lee Seung Yeon and 100 Women pada 2012. Saat itu, ia mengakui kondisi keuangannya lebih stabil dibanding Jung Suk Won, yang kala itu masih menjadi kekasihnya. Meski demikian, ia biasanya tetap meminta Jung Suk Won membayar saat mereka berkencan, walau sesekali ia ikut menanggung karena biayanya tidak terlalu besar.

Baek Ji Young mengatakan ia tidak ingin Jung Suk Won terbiasa melihat dirinya ikut menutup biaya terlalu sering. Di sisi lain, ia juga menyadari hubungan tidak bisa berjalan jika hanya satu pihak yang terus memberi. Karena itu, ia memilih bentuk perhatian lain, seperti membelikan barang saat Jung Suk Won bepergian ke luar negeri. Sementara untuk pengeluaran tunai saat kencan, peran itu umumnya dipegang Jung Suk Won. Pasangan ini kemudian menikah pada 2013. Dari tiga contoh tersebut, terlihat bahwa cara membagi biaya kencan di kalangan idol KPop sangat bergantung pada situasi, prinsip, dan kenyamanan masing-masing pasangan.

Sumber: www.idntimes.com

Tinggalkan Balasan