jatim.
SURABAYA – Polrestabes Surabaya berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap seorang satpam berinisial D (34) yang ditemukan tewas bersimbah darah di pos penjagaan. Pelaku ternyata merupakan rekan kerja korban, sesama petugas keamanan.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengungkapkan bahwa pelaku ditangkap pada Senin (11/5) sekitar pukul 13.00 WIB.
“Benar, tadi pukul 13.00 WIB,” ujar Edy saat dikonfirmasi, Senin (11/5) malam.
Menurutnya, pelaku hanya satu orang dan bertindak sendirian. Selain itu, pelaku sudah dikenal oleh korban karena bekerja dalam profesi yang sama sebagai satpam.
“Iya pelaku tunggal dan masih teman korban, sama-sama satpam,” tambahnya.
Meski demikian, polisi belum mengungkap identitas maupun motif pembunuhan tersebut. Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian.
“Pelaku sedang kami interogasi,” ucap Edy.
Sebelumnya, korban ditemukan meninggal dunia di pos sekuriti Perumahan Graha Darmo Satelit, Jalan Sukomanunggal Jaya, Surabaya.
Kapolsek Sukomanunggal Kompol M Akhyar menyampaikan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya sekitar pukul 05.30 WIB.
“Kami menerima laporan pagi tadi. TKP di pos sekuriti,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan enam luka tusuk di tubuh korban. Luka tersebut berada di bagian leher, punggung, lengan, dada, hingga perut.
“Enam luka tusuk di beberapa bagian tubuh korban,” jelas Akhyar.
Selain itu, telepon genggam milik korban diketahui hilang dan diduga dibawa kabur oleh pelaku. Sementara itu, sepeda motor serta dompet korban tidak disentuh.
“Yang hilang hanya handphone pribadi korban,” tuturnya.
Fakta-Fakta Terkait Pembunuhan
Berikut beberapa fakta yang telah terungkap dari kasus ini:
- Pelaku adalah rekan kerja korban yang juga bekerja sebagai satpam.
- Korban ditemukan tewas dengan enam luka tusuk di berbagai bagian tubuh.
- Telepon genggam korban hilang dan diduga dibawa oleh pelaku.
- Pelaku kini sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian.
- Lokasi kejadian berada di pos sekuriti Perumahan Graha Darmo Satelit.
Proses Penanganan Kasus
Setelah mendapatkan laporan, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti.
Korban ditemukan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, dengan luka-luka yang cukup parah. Pihak kepolisian juga mencatat bahwa tidak ada barang penting lain yang hilang selain handphone korban.
Saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Tujuannya adalah untuk memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam kasus ini.
Komentar dari Petugas
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas.
“Kami akan terus memeriksa pelaku dan mencari informasi lebih lanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukomanunggal, Kompol M Akhyar, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya.
Kesimpulan
Kasus pembunuhan terhadap seorang satpam di Surabaya ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan keamanan di lingkungan kerja. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi semua petugas keamanan untuk tetap waspada dan melaporkan segala hal yang mencurigakan.
Polisi masih terus menggali informasi untuk memastikan bahwa kasus ini dapat diselesaikan secara adil dan transparan.


















