Pelatih Timnas U-17 Vietnam Mengakui Kejutan dengan Gaya Permainan Indonesia
Pelatih Timnas U-17 Vietnam, Cristiano Roland, mengungkapkan kekagumannya terhadap gaya permainan yang ditunjukkan oleh Timnas U-17 Indonesia dalam pertandingan terakhir Grup A ASEAN Cup U-17 2026. Pertandingan antara kedua tim berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada Minggu (19/4/2026) malam WIB.
Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi Timnas U-17 Indonesia karena kemenangan mutlak diperlukan untuk memastikan tiket ke babak semifinal. Meskipun memiliki keuntungan sebagai tuan rumah, Timnas U-17 Indonesia hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Vietnam. Hasil tersebut membuat Vietnam lolos ke semifinal sebagai juara Grup A dengan poin 7, sementara Indonesia harus puas di posisi ketiga dengan 4 poin dari tiga pertandingan.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Cristiano Roland menyampaikan selamat kepada para pemainnya atas pencapaian mereka. “Saya ingin mengucapkan selamat kepada para pemain atas pencapaian mencapai semifinal,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pertandingan ini cukup sulit, tetapi seluruh tim berusaha maksimal. “Jadi, jika kita ingin merayakan, seluruh tim perlu melakukannya sekarang juga.”
Gaya Permainan Indonesia yang Membuat Roland Terkejut
Menurut Roland, ia tidak menyangka bahwa Timnas U-17 Indonesia akan bermain dengan cara yang begitu berbeda. Alih-alih tampil menyerang habis-habisan, Indonesia justru lebih memilih bermain bertahan. Faktanya, Vietnam mendominasi pertandingan tersebut. Pasukan Roland menciptakan banyak peluang, namun Van Duong, Nguyen Luc, Minh Thuy, dan Dai Nhan gagal memanfaatkannya.
Roland mengatakan bahwa sebelum pertandingan, seluruh tim telah membahas kemungkinan tekanan yang akan diberikan oleh Indonesia. “Kami memperkirakan tim U-17 Indonesia akan memberikan tekanan besar pada tim U-17 Vietnam,” ujarnya. Namun, ia merasa terkejut dengan cara bermain Indonesia. “Saya bahkan mengira mereka akan mengubah strategi di babak kedua, tetapi tim tersebut terus bermain bertahan.”
Ia menambahkan bahwa setiap pelatih memiliki ide dan strategi masing-masing. Yang penting adalah para pemain U-17 Vietnam dapat memahami situasi dan merespons perubahan taktik lawan.
Persiapan Menuju Babak Semifinal
Di babak semifinal nanti (24 April 2026), Vietnam akan berhadapan dengan Timnas U-17 Australia, jawara Grup C. Sedangkan semifinalis lainnya akan mempertemukan duel antara Timnas U-17 Malaysia melawan Laos.
Menjelang pertandingan tersebut, Cristiano Roland menyadari bahwa Australia U-17 adalah lawan yang sangat kuat. “Setelah pertandingan ini, seluruh tim U-17 Vietnam akan mulai mempersiapkan diri untuk semifinal,” ucapnya. Ia menegaskan bahwa timnya akan beristirahat dan kemudian fokus sepenuhnya pada pertandingan ini.
Strategi dan Tantangan Berikutnya
Meski kalah dalam pertandingan melawan Indonesia, Roland tetap optimis dengan kemampuan timnya. Ia percaya bahwa keberhasilan tim dalam babak semifinal bergantung pada persiapan dan kepercayaan diri. Dengan menghadapi Australia, yang merupakan tim kuat, Vietnam akan membutuhkan strategi yang matang dan kesiapan mental yang baik.
Roland juga menekankan pentingnya adaptasi taktik dalam pertandingan. “Dalam sepak bola, setiap pelatih memiliki ide dan strategi masing-masing. Yang penting adalah para pemain U-17 Vietnam memahami situasi dan merespons perubahan taktik lawan.”
Dengan persiapan yang matang dan semangat tinggi, Timnas U-17 Vietnam siap menghadapi tantangan berikutnya di babak semifinal.



















