• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Daerah Batam

Pemko Batam Perkuat Sistem Pengaduan Publik, Sekda: Harus Responsif dan Akuntabel

Wafaul by Wafaul
29 April 2026 - 12:00
in Batam
0

Sekda Batam, Firmansyah. HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis digital melalui pengelolaan pengaduan yang terintegrasi.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengelolaan Pengaduan bertema “Penguatan Pengelolaan SP4N-LAPOR! dalam Tata Kelola Mikro”, Rabu (29/4/2026), di Kantor Wali Kota Batam.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Ombudsman RI. Rapat diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik secara langsung maupun daring dari masing-masing instansi.

Dalam sambutannya, Firmansyah menegaskan bahwa penguatan sistem pengaduan publik menjadi bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah.

“Pengelolaan pengaduan yang efektif bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi cerminan kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemko Batam menempatkan SP4N-LAPOR! sebagai instrumen strategis untuk menampung aspirasi masyarakat secara cepat, transparan, dan terukur. Penguatan pada level mikro dinilai penting agar setiap perangkat daerah mampu mengelola aduan secara sistematis, mulai dari penerimaan, verifikasi, hingga tindak lanjut.

Sementara itu, dalam sambutan Wali Kota Batam yang dibacakan, ditegaskan bahwa kualitas pelayanan publik merupakan hak masyarakat yang wajib dipenuhi pemerintah melalui sistem pengaduan yang responsif dan akuntabel.

Selain itu, penguatan peran admin instansi, admin pengawas, dan admin evaluasi pelayanan publik dinilai krusial untuk memastikan setiap laporan tidak hanya ditindaklanjuti, tetapi juga menjadi bahan evaluasi kebijakan.

Pemerintah Kota Batam juga terus melakukan berbagai langkah strategis, antara lain meningkatkan koordinasi lintas OPD, menyempurnakan standar operasional prosedur (SOP), memperkuat mekanisme eskalasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan data pengaduan sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Kita harus melampaui pola kerja reaktif. Ke depan, Batam harus menjadi pemerintah yang prediktif, mampu membaca pola pengaduan sebagai sistem peringatan dini dalam merumuskan kebijakan pelayanan publik yang lebih tepat sasaran,” tegas Firmansyah.

Ia menambahkan, pengaduan masyarakat bukanlah beban, melainkan sumber informasi penting untuk mendorong inovasi layanan dan peningkatan kinerja pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi, peningkatan kapasitas aparatur, serta pertukaran praktik baik antarinstansi. Dengan demikian, pengelolaan pengaduan publik di Kota Batam dapat semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan transformasi, Batam terus melangkah menuju tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, dan adaptif, serta berdaya saing di tingkat nasional. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

Baca Juga  Strategi Pemprov Kepri: Perkuat Daya Saing SDM dan Industri untuk Pertumbuhan Ekonomi

Sekda Batam, Firmansyah. HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis digital melalui pengelolaan pengaduan yang terintegrasi.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengelolaan Pengaduan bertema “Penguatan Pengelolaan SP4N-LAPOR! dalam Tata Kelola Mikro”, Rabu (29/4/2026), di Kantor Wali Kota Batam.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Ombudsman RI. Rapat diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik secara langsung maupun daring dari masing-masing instansi.

Dalam sambutannya, Firmansyah menegaskan bahwa penguatan sistem pengaduan publik menjadi bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah.

“Pengelolaan pengaduan yang efektif bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi cerminan kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemko Batam menempatkan SP4N-LAPOR! sebagai instrumen strategis untuk menampung aspirasi masyarakat secara cepat, transparan, dan terukur. Penguatan pada level mikro dinilai penting agar setiap perangkat daerah mampu mengelola aduan secara sistematis, mulai dari penerimaan, verifikasi, hingga tindak lanjut.

Sementara itu, dalam sambutan Wali Kota Batam yang dibacakan, ditegaskan bahwa kualitas pelayanan publik merupakan hak masyarakat yang wajib dipenuhi pemerintah melalui sistem pengaduan yang responsif dan akuntabel.

Selain itu, penguatan peran admin instansi, admin pengawas, dan admin evaluasi pelayanan publik dinilai krusial untuk memastikan setiap laporan tidak hanya ditindaklanjuti, tetapi juga menjadi bahan evaluasi kebijakan.

Pemerintah Kota Batam juga terus melakukan berbagai langkah strategis, antara lain meningkatkan koordinasi lintas OPD, menyempurnakan standar operasional prosedur (SOP), memperkuat mekanisme eskalasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan data pengaduan sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Kita harus melampaui pola kerja reaktif. Ke depan, Batam harus menjadi pemerintah yang prediktif, mampu membaca pola pengaduan sebagai sistem peringatan dini dalam merumuskan kebijakan pelayanan publik yang lebih tepat sasaran,” tegas Firmansyah.

Ia menambahkan, pengaduan masyarakat bukanlah beban, melainkan sumber informasi penting untuk mendorong inovasi layanan dan peningkatan kinerja pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi, peningkatan kapasitas aparatur, serta pertukaran praktik baik antarinstansi. Dengan demikian, pengelolaan pengaduan publik di Kota Batam dapat semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan transformasi, Batam terus melangkah menuju tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, dan adaptif, serta berdaya saing di tingkat nasional. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

Baca Juga  Sistem Pemilu Digital: Pakar Ingatkan Potensi Risiko Jika Kembali Diusung

Sekda Batam, Firmansyah. HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis digital melalui pengelolaan pengaduan yang terintegrasi.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengelolaan Pengaduan bertema “Penguatan Pengelolaan SP4N-LAPOR! dalam Tata Kelola Mikro”, Rabu (29/4/2026), di Kantor Wali Kota Batam.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Ombudsman RI. Rapat diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik secara langsung maupun daring dari masing-masing instansi.

Dalam sambutannya, Firmansyah menegaskan bahwa penguatan sistem pengaduan publik menjadi bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah.

“Pengelolaan pengaduan yang efektif bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi cerminan kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemko Batam menempatkan SP4N-LAPOR! sebagai instrumen strategis untuk menampung aspirasi masyarakat secara cepat, transparan, dan terukur. Penguatan pada level mikro dinilai penting agar setiap perangkat daerah mampu mengelola aduan secara sistematis, mulai dari penerimaan, verifikasi, hingga tindak lanjut.

Sementara itu, dalam sambutan Wali Kota Batam yang dibacakan, ditegaskan bahwa kualitas pelayanan publik merupakan hak masyarakat yang wajib dipenuhi pemerintah melalui sistem pengaduan yang responsif dan akuntabel.

Selain itu, penguatan peran admin instansi, admin pengawas, dan admin evaluasi pelayanan publik dinilai krusial untuk memastikan setiap laporan tidak hanya ditindaklanjuti, tetapi juga menjadi bahan evaluasi kebijakan.

Pemerintah Kota Batam juga terus melakukan berbagai langkah strategis, antara lain meningkatkan koordinasi lintas OPD, menyempurnakan standar operasional prosedur (SOP), memperkuat mekanisme eskalasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan data pengaduan sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Kita harus melampaui pola kerja reaktif. Ke depan, Batam harus menjadi pemerintah yang prediktif, mampu membaca pola pengaduan sebagai sistem peringatan dini dalam merumuskan kebijakan pelayanan publik yang lebih tepat sasaran,” tegas Firmansyah.

Ia menambahkan, pengaduan masyarakat bukanlah beban, melainkan sumber informasi penting untuk mendorong inovasi layanan dan peningkatan kinerja pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi, peningkatan kapasitas aparatur, serta pertukaran praktik baik antarinstansi. Dengan demikian, pengelolaan pengaduan publik di Kota Batam dapat semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan transformasi, Batam terus melangkah menuju tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, dan adaptif, serta berdaya saing di tingkat nasional. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

Baca Juga  Jokowi dan SBY Absen Upacara Pancasila, Publik Bertanya-tanya: Ada Apa?

Sekda Batam, Firmansyah. HUMAS DISKOMINFO BATAM / ADE RAHMATULLAH

Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat transformasi pelayanan publik berbasis digital melalui pengelolaan pengaduan yang terintegrasi.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, saat mewakili Wali Kota Batam Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengelolaan Pengaduan bertema “Penguatan Pengelolaan SP4N-LAPOR! dalam Tata Kelola Mikro”, Rabu (29/4/2026), di Kantor Wali Kota Batam.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta Ombudsman RI. Rapat diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik secara langsung maupun daring dari masing-masing instansi.

Dalam sambutannya, Firmansyah menegaskan bahwa penguatan sistem pengaduan publik menjadi bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah.

“Pengelolaan pengaduan yang efektif bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi cerminan kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemko Batam menempatkan SP4N-LAPOR! sebagai instrumen strategis untuk menampung aspirasi masyarakat secara cepat, transparan, dan terukur. Penguatan pada level mikro dinilai penting agar setiap perangkat daerah mampu mengelola aduan secara sistematis, mulai dari penerimaan, verifikasi, hingga tindak lanjut.

Sementara itu, dalam sambutan Wali Kota Batam yang dibacakan, ditegaskan bahwa kualitas pelayanan publik merupakan hak masyarakat yang wajib dipenuhi pemerintah melalui sistem pengaduan yang responsif dan akuntabel.

Selain itu, penguatan peran admin instansi, admin pengawas, dan admin evaluasi pelayanan publik dinilai krusial untuk memastikan setiap laporan tidak hanya ditindaklanjuti, tetapi juga menjadi bahan evaluasi kebijakan.

Pemerintah Kota Batam juga terus melakukan berbagai langkah strategis, antara lain meningkatkan koordinasi lintas OPD, menyempurnakan standar operasional prosedur (SOP), memperkuat mekanisme eskalasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan data pengaduan sebagai dasar pengambilan keputusan.

“Kita harus melampaui pola kerja reaktif. Ke depan, Batam harus menjadi pemerintah yang prediktif, mampu membaca pola pengaduan sebagai sistem peringatan dini dalam merumuskan kebijakan pelayanan publik yang lebih tepat sasaran,” tegas Firmansyah.

Ia menambahkan, pengaduan masyarakat bukanlah beban, melainkan sumber informasi penting untuk mendorong inovasi layanan dan peningkatan kinerja pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi, peningkatan kapasitas aparatur, serta pertukaran praktik baik antarinstansi. Dengan demikian, pengelolaan pengaduan publik di Kota Batam dapat semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi dan transformasi, Batam terus melangkah menuju tata kelola pemerintahan yang modern, responsif, dan adaptif, serta berdaya saing di tingkat nasional. (Humas Diskominfo Batam / Robin F)

Tags: akuntabelpengaduanperkuatpublikresponsifsekda:sistem
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax
Batam

Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax

18 Juni 2026 - 18:02
Validasi IPKD, Batam Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel
Batam

Validasi IPKD, Batam Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

18 Juni 2026 - 15:02
Sekda Firmansyah Buka Pelatihan Desain Kemasan, Dorong IKM Batam Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
Batam

Sekda Firmansyah Buka Pelatihan Desain Kemasan, Dorong IKM Batam Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

18 Juni 2026 - 12:02
Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Yayasan Djuwita Prakarsa
Batam

Komisi IV DPRD Kota Batam Gelar RDPU, Bahas Dugaan Ketidaksesuaian Administrasi KB Yayasan Djuwita Prakarsa

18 Juni 2026 - 09:02
Wakil Ketua I DPRD Batam Hadiri Upacara Bendera 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam
Batam

Wakil Ketua I DPRD Batam Hadiri Upacara Bendera 17 Hari Bulan Tingkat Kota Batam

18 Juni 2026 - 09:01
Ketua DPRD Batam Terima Aspirasi Mahasiswa, Siap Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat
Batam

Ketua DPRD Batam Terima Aspirasi Mahasiswa, Siap Teruskan Tuntutan ke Pemerintah Pusat

18 Juni 2026 - 00:02

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Job Scams Skyrocket: Aussies Miss Out on Real Roles

Job Scams Skyrocket: Aussies Miss Out on Real Roles

18 Juni 2026 - 18:48
Pemko Banda Aceh Cairkan Gaji ke-13 ASN

Pemko Banda Aceh Cairkan Gaji ke-13 ASN

18 Juni 2026 - 18:35
Terobosan Baterai Solid-State: Mobil Listrik Capai 2.000 KM, Kapan Hadir di Indonesia?

Terobosan Baterai Solid-State: Mobil Listrik Capai 2.000 KM, Kapan Hadir di Indonesia?

18 Juni 2026 - 18:21
Aiptu Najahi: Pelopor Fardu Kifayah Polres Melawi

Aiptu Najahi: Pelopor Fardu Kifayah Polres Melawi

18 Juni 2026 - 18:09
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In