Empat Bintang Muda Dicoret dari Skuad Timnas Voli Putri untuk AVC Nations Cup 2026
Keputusan penting telah diambil oleh tim pelatih Tim Nasional Bola Voli Putri Indonesia dalam mempersiapkan diri menghadapi AVC Nations Cup 2026 for Women’s yang akan diselenggarakan di Candon, Filipina. Sebanyak empat pemain berbakat harus tersingkir dari daftar akhir yang berisikan 14 nama terpilih. Keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam oleh pelatih kepala, Marcos Sugiyama, yang bertujuan untuk membentuk tim yang paling kompetitif.
Para pemain yang harus rela namanya tidak tercantum dalam skuad utama ini adalah Khanza Putri Yansi Ganestri, Salsabila Dara Putri, Shindy Sasgia Dwi Yuniar, dan Kadek Diva Yanti Putri Ardiantana. Meskipun harus menelan pil pahit, perjalanan mereka di dunia voli profesional diprediksi akan terus berlanjut dengan harapan dan potensi yang besar.
Analisis Mendalam Posisi Pemain dalam Skuad
Pelatih Marcos Sugiyama telah menyusun skuad dengan mempertimbangkan keseimbangan antara pengalaman dan potensi pemain muda.
- Setter: Posisi vital ini akan diisi oleh dua nama yang telah terbukti kiprahnya di Proliga 2026, yaitu Arneta Putri Amelian dan Tisya Amalya. Keduanya berhasil membawa tim masing-masing menembus babak grand final, menunjukkan konsistensi dan kualitas permainan yang mumpuni.
- Libero: Duet Indah Guretno dan Fajriahni Ema akan menjadi andalan di lini pertahanan. Mereka akan berbagi tugas dalam memberikan umpan matang kepada penyerang (passing) maupun dalam melakukan penyelamatan krusial (defend).
- Opposite: Sektor opposite akan menjadi arena persaingan antara pemain muda dan senior. Arsela Nuari akan beradu taktik dengan Syelomitha Wongkar. Posisi ini sebelumnya identik dengan Megawati Hangestri Pertiwi, dan persaingan baru ini diharapkan dapat memunculkan talenta-talenta baru yang siap menggantikan peran penting tersebut.
- Outside Hitter: Marcos Sugiyama memilih lima pemain untuk mengisi posisi outside hitter. Mereka adalah Gendis (Azzahra Dwi Febyane), Putri Nur Agustin, Tina Syifa Sabila Salim, Mediol Stiovanny Yoku, dan Ersandrina ‘Caca’ Devega. Keberagaman gaya bermain dari kelima pemain ini diharapkan dapat memberikan banyak opsi serangan bagi tim.
- Quicker (Middle Blocker): Di lini serang tengah, Timnas Voli Putri Indonesia mengandalkan kekuatan para pemain muda. Chelsa Berliana Nurtomo, Maradanti Namira Tegariani, dan Geofanny Eka Chayanintgtyas akan menjadi tulang punggung tim di sektor ini.
Profil Empat Pemain yang Dicoret
Meskipun tidak terpilih dalam skuad utama, keempat pemain yang tersingkir memiliki cerita dan potensi tersendiri.
-
Salsabila Dara Putri
Pemain berusia 20 tahun ini merupakan seorang outside hitter yang dibesarkan oleh tim Kharisma Premium. Penampilannya meroket saat membela Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026. Meskipun gagal membawa Livin Mandiri melaju ke babak final four, performanya yang gemilang membuatnya dipanggil untuk memperkuat Bandung BJB Tandamata di ajang AVC Champions League 2026. Di AVC Nations Cup 2026, Salsabila harus mengakui keunggulan para hitter senior seperti Mediol Yoku, Caca Devega, dan Putri Agustin. -
Shindy Sasgia Dwi Yuniar
Pencoretan middle blocker asal Solo, Jawa Tengah, ini cukup mengejutkan banyak pihak. Shindy Sasgia menjadi salah satu pemain kunci yang membawa Jakarta Pertamina Enduro meraih gelar juara Proliga 2026. Lebih impresif lagi, ia berhasil menyabet penghargaan individu sebagai best middle blocker di musim tersebut. Namun, pencapaian gemilang ini belum cukup untuk mengamankannya satu tempat di antara 14 pemain terpilih. Ia harus tersisih oleh talenta muda yang lebih segar seperti Chelsa Berliana dan Maradanti Namira, yang meskipun lebih muda, memiliki pengalaman rutin bersama timnas. -
Khanza Putri Yansi Ganeshtri
Pencoretan Khanza Putri Yansi Ganeshtri dapat dikatakan tidak terlalu mengejutkan. Usianya yang belum genap 16 tahun menjadi pertimbangan utama. Ia dinilai masih terlalu muda untuk menjadi andalan di tim senior, mengingat posisinya sebagai opposite yang memiliki tugas berat sebagai pencetak poin utama. Khanza Putri diproyeksikan sebagai aset masa depan bagi bola voli putri Indonesia, bahkan berpotensi menjadi penerus Megawati Hangestri di masa depan. Setelah tidak terpilih untuk AVC Nations Cup 2026, Khanza Putri akan mengalihkan fokusnya untuk memperkuat Timnas Voli Putri U-18 Indonesia. Ia dijadwalkan untuk berlaga di Princess Cup 2026 dan AVC U-18 Girls Championship 2026 yang akan diselenggarakan pada bulan Juli mendatang. -
Kadek Diva Yanti Putri Ardiantana
Pemain terakhir yang harus tersisih adalah Kadek Diva Yanti Putri Ardiantana, seorang outside hitter asal Bali. Di usianya yang masih 20 tahun, Kadek Diva dipandang sebagai salah satu prospek menjanjikan bagi timnas di masa depan. Namun, persaingan ketat di posisi outside hitter, di mana ia harus bersaing dengan nama-nama seperti Mediol Yoku, Caca Devega, Putri Agustin, Tina Syifa, dan Gendis, membuatnya harus menunda debutnya di ajang AVC Nations Cup 2026.
Daftar Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk AVC Nations Cup 2026
Berikut adalah 14 nama pemain yang terpilih untuk mewakili Indonesia di AVC Nations Cup 2026 for Women’s:
- Arneta Putri Amelian (Setter)
- Tisya Amalya Putri (Setter)
- Indah Guretno Margiani (Libero)
- Fajriahni Ema Herawati (Libero)
- Arsela Nuari (Opposite)
- Azzahra Dwi Febyane / Gendis (Outside Hitter)
- Chelsa Berliana Nurtomo (Middle Blocker)
- Maradanti Namira Tegariani (Middle Blocker)
- Mediol Stiovanny Yoku (Outside Hitter)
- Ersandrina Devega Salsabila (Outside Hitter)
- Tina Syifa Sabila Salim (Outside Hitter)
- Putri Nur Agustin (Outside Hitter)
- Geofanny Eka Cahyaningtyas (Middle Blocker)
- Syelomitha Afrilaviza Wongkar (Opposite)






