Polemik Hak Asuh dan Kehidupan Pribadi Pasca-Perceraian: Ruben Onsu vs. Sarwendah
Konflik pascaperceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah terus menjadi perbincangan hangat di publik. Setelah Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya memberikan keterangan pers, berbagai aspek hubungan mereka kembali menjadi sorotan, mulai dari hak bertemu anak hingga kehidupan pribadi masing-masing setelah resmi berpisah.
Salah satu poin krusial yang diangkat oleh Ruben adalah kedekatan anak-anaknya dengan Giorgio Antonio, sosok yang belakangan dikabarkan memiliki hubungan dekat dengan Sarwendah. Ruben juga menyuarakan kekecewaannya karena merasa tidak mendapatkan hak untuk berkumpul bersama anak-anaknya sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat pasca-perceraian.
Kesepakatan Pertemuan Anak: Realisasi dan Perselisihan
Berdasarkan perjanjian yang disepakati oleh kedua belah pihak, Ruben seharusnya memiliki waktu untuk bertemu dengan anak-anaknya selama dua hingga tiga hari dalam seminggu. Namun, menurut pihak Ruben, pelaksanaan kesepakatan ini tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga menimbulkan persoalan yang kini menjadi konsumsi publik.
Spekulasi Hubungan dengan Giorgio Antonio dan Bantahan Kuasa Hukum Sarwendah
Seiring berkembangnya polemik ini, muncul anggapan dari sebagian masyarakat yang mengaitkan perubahan sikap Sarwendah dengan kedekatannya bersama Giorgio Antonio. Tak sedikit yang menduga bahwa hubungan baru ini menjadi faktor yang memengaruhi dinamika komunikasi antara Sarwendah dan Ruben.
Menanggapi berbagai spekulasi yang beredar, Sarwendah melalui tim kuasa hukumnya membantah keras anggapan tersebut. Kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon, menegaskan bahwa persoalan yang sedang diperdebatkan seharusnya tidak dikaitkan dengan kehidupan pribadi kliennya setelah bercerai.
Abraham menilai dugaan yang menghubungkan perubahan sikap Sarwendah dengan kehadiran pasangan baru berada di luar pokok permasalahan yang sebenarnya.
“Itu di luar konteks,” ujar Abraham.
Lebih lanjut, Abraham menekankan bahwa kehidupan pribadi masing-masing pihak setelah perceraian adalah hal yang wajar dan tidak seharusnya dijadikan dasar untuk menilai persoalan yang sedang berlangsung.
“Kalau buat saya, saya enggak bisa memastikan terkait itu ya, mungkin klien kami sudah punya kehidupan dengan pasangan lain, kan normal-normal saja karena memang sudah bercerai ya.”
Abraham memandang bahwa kemungkinan yang sama juga bisa terjadi pada pihak lain, sehingga hal tersebut tidak relevan untuk diperdebatkan dalam polemik yang ada saat ini.
“Begitu pun mungkin dari pihak klien Bang Minola juga sudah punya pasangan hidup lain, kan kita enggak tahu juga ya. Tapi itu tidak mempermasalahkan,” jelasnya.
Abraham kemudian menegaskan bahwa fokus utama yang seharusnya menjadi perhatian adalah pelaksanaan kesepakatan yang telah dibuat oleh kedua belah pihak. Menurutnya, seluruh pembahasan perlu didasarkan pada fakta dan dokumen hukum yang sudah disepakati bersama.
“Kita semua berbicara berdasarkan fakta dan akta kesepakatan yang memang sudah disepakati. Nah, itu sebenarnya tidak ada masalah ya. Jadi enggak usah keluar dari situ,” pungkasnya.
Ruben Onsu Merasa Terhalangi Bertemu Anak dan Kedekatan dengan Giorgio Antonio
Di sisi lain, presenter Ruben Onsu merasa Sarwendah justru menghalangi dirinya untuk bertemu dengan anak-anaknya.
“Ruben merasa bukannya ada upaya untuk memberikan waktu anak-anak berkumpul dengan Ruben sebagai seorang ayah, sehingga ikatan batin, ikatan emosional itu tetep tidak hilang. Tapi faktanya Ruben merasa dia dihalang-halangi untuk bertemu,” kata kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang.
Ruben merasa sang mantan istri justru mendekatkan anak-anaknya dengan Giorgio Antonio, dan secara sengaja menjauhkan mereka darinya.
“Ini bukan didekatkan pada Ruben, Ruben merasa seperti itu, tapi justru ada suatu kondisi, patut diduga anak-anak ingin didekatkan dengan teman prianya,” ungkap Minola.
Menurut presenter berusia 42 tahun itu, Sarwendah seharusnya tidak bersikap demikian.
“Kalau dari kacamata Ruben kan, ini nggak patut,” ujarnya.
Ruben juga menegaskan bahwa harus ada batasan yang jelas antara anak-anaknya dengan Giorgio Antonio, terlebih lagi Gio, sapaan akrabnya, belum sah menjadi suami Sarwendah.
“Dia mengatakan, ada aturan-aturan, ada batasan-batasan, ada yang namanya muhrim karena anak-anaknya perempuan semua. Dan itu masih belum menjadi seorang ayah yang legal,” jelasnya.
Kini, kata Minola, Ruben memilih berserah pada Tuhan terkait keinginannya untuk bertemu dengan buah hatinya.
“Dalam doa-doa itu tetap menjadi pokok doanya dia untuk bisa memiliki quality time berkumpul dengan anak-anak,” beber Minola.
Latar Belakang Pernikahan dan Perceraian
Ruben Onsu dan Sarwendah menikah pada 22 Oktober 2013 di Bali. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua anak kandung, yaitu Thalia Putri Onsu dan Thania Putri Onsu. Mereka juga mengangkat Betrand Peto Onsu sebagai anak angkat.
Pada September 2024, Ruben Onsu resmi bercerai dengan Sarwendah. Dalam putusan cerainya, hak asuh ketiga anak mereka jatuh ke tangan Sarwendah. Oleh karena itu, setelah putusan tersebut, anak-anak Ruben semua tinggal bersama sang mantan istri. Namun, belum lama ini, Betrand Peto alias Onyo memilih untuk tinggal bersama sang ayah.






