Penyebab Ban Mobil Bergetar Setelah Parkir Lama
Ban mobil yang terparkir dalam waktu lama sering kali menimbulkan masalah berupa getaran ketika kendaraan kembali digunakan. Hal ini bisa dirasakan oleh pengemudi yang peka, terutama setelah mobil tidak digunakan selama beberapa minggu atau bahkan bulan.
Apa Itu Flat Spot?
Flat spot adalah kondisi di mana permukaan ban mengalami perubahan bentuk akibat tekanan statis dari beban mobil yang terus-menerus menopang kendaraan dalam posisi diam. Kondisi ini bisa terjadi pada ban yang jarang digunakan, seperti mobil kedua, mobil koleksi, atau kendaraan yang hanya digunakan untuk keperluan tertentu.
Menurut Fachrul Rozi, Product Marketing Manager Michelin Indonesia, flat spot dapat menyebabkan getaran saat mobil kembali melaju. “Ban yang terlalu lama diam dengan beban kendaraan akan mengalami tekanan statis pada satu titik. Ini bisa menyebabkan flat spot, sehingga saat mobil digunakan kembali akan terasa getaran, terutama di awal perjalanan,” jelasnya.
Jenis dan Dampak Flat Spot
Flat spot bisa bersifat sementara atau permanen, tergantung pada durasi dan kondisi ban. Pada kasus ringan, getaran biasanya akan hilang setelah kendaraan digunakan beberapa kilometer. Hal ini karena struktur ban kembali ‘relaksasi’ seiring perputaran dan panas yang dihasilkan selama berkendara.
Namun, jika kondisi sudah parah, bentuk ban bisa sulit kembali normal. Akibatnya, kenyamanan berkendara terganggu dan dalam jangka panjang dapat memengaruhi komponen lain seperti suspensi.
Cara Mencegah Flat Spot
Untuk mencegah flat spot, Rozi menyarankan agar mobil tetap digunakan secara berkala, meski hanya dalam jarak dekat. “Sebaiknya kendaraan digunakan minimal dua pekan sekali. Tujuannya agar posisi tapak ban berubah dan struktur karet tidak terus-menerus tertekan di satu titik,” ujarnya.
Selain itu, menjaga tekanan angin ban tetap sesuai rekomendasi juga penting untuk mengurangi risiko deformasi. Ban dengan tekanan kurang akan lebih mudah mengalami perubahan bentuk saat menopang beban dalam waktu lama.

Langkah Tambahan untuk Mengurangi Risiko
Sebagai langkah tambahan, pemilik kendaraan juga bisa menggeser posisi mobil secara berkala jika memang tidak memungkinkan untuk digunakan di jalan. Cara ini dinilai cukup efektif untuk mendistribusikan beban ke bagian ban yang berbeda.
Dengan perawatan sederhana tersebut, risiko kerusakan ban akibat mobil terlalu lama diam bisa diminimalkan, sekaligus menjaga kenyamanan dan keselamatan saat kendaraan kembali digunakan.
Tips Tambahan untuk Pengemudi
- Pastikan ban dalam kondisi baik sebelum memarkir mobil dalam waktu lama.
- Jika mobil tidak digunakan selama beberapa minggu, pertimbangkan untuk melepas ban atau mengangkat mobil menggunakan jacking.
- Periksa tekanan angin ban secara berkala, bahkan jika mobil tidak digunakan.
- Lakukan pemeriksaan rutin pada komponen-komponen kendaraan, terutama jika mobil jarang digunakan.
Dengan memperhatikan hal-hal di atas, pengemudi dapat menghindari masalah seperti flat spot dan menjaga performa kendaraan dalam kondisi optimal.



















