Seleksi Pemain Bola Voli Putri untuk Popda Kabupaten Lingga 2026
Puluhan pelajar putri terlihat memenuhi lapangan, untuk mengikuti seleksi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Lingga 2026 cabang olahraga bola voli, pada hari Sabtu (30/5/2026). Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Lingga. Sebanyak 23 peserta dari berbagai kecamatan mengikuti proses seleksi yang berlangsung di salah satu Lapangan Futsal yang berada di Jalan Pahlawan, Dabo Singkep.
Para peserta datang dengan semangat tinggi untuk memperebutkan sembilan posisi dalam tim yang akan mewakili Kabupaten Lingga pada ajang Popda Kepri, di Kabupaten Karimun pada 2 hingga 8 Juli 2026 mendatang. Sejak seleksi dimulai, para peserta tampak antusias menjalani setiap tahapan yang diberikan oleh tim penilai.
Kegiatan dimulai dengan pemanasan bersama, kemudian para atlet muda tersebut mengikuti serangkaian tes kemampuan dasar bola voli. Suara instruksi pelatih dan pantulan bola yang terus bergema di lapangan menambah semarak suasana seleksi. Satu per satu peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka, mulai dari passing, servis, smash hingga blocking.
Beberapa peserta terlihat berusaha keras menarik perhatian tim penyeleksi, dengan penampilan maksimal saat simulasi pertandingan berlangsung. Di luar lapangan, sejumlah orang tua dan warga tampak menyaksikan jalannya seleksi. Mereka duduk di bangku penonton, sambil memberikan dukungan kepada para peserta yang tengah berjuang meraih kesempatan membela daerahnya.
Proses seleksi dipimpin oleh tim penyeleksi yang terdiri dari Munzilin Hasibuan atau yang akrab disapa Moro, Mayardi atau Jayak, serta Joni Ardi. Ketiganya merupakan perwakilan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Lingga yang ditunjuk oleh Disdikpora Kabupaten Lingga untuk menjaring atlet-atlet terbaik.
Menurut Munzilin Hasibuan, seluruh peserta yang mengikuti seleksi berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Lingga, di antaranya Kecamatan Lingga, Kecamatan Singkep Barat, Kecamatan Singkep, dan hingga Kecamatan Singkep Selatan. “Ada tujuh kriteria yang kami nilai, mulai dari passing, blocking, smash, interaksi mereka di lapangan, game, disiplin, hingga fisik,” kata Moro kepada di sela kegiatan.
Ia menjelaskan, proses seleksi tidak hanya melihat kemampuan teknik individu, tetapi juga kemampuan peserta dalam bekerja sama sebagai sebuah tim saat pertandingan berlangsung. Semua peserta yang mengikuti seleksi merupakan atlet pelajar yang memenuhi batas usia yang telah ditetapkan, yakni kelahiran tahun 2009.
Setelah seluruh tahapan seleksi selesai, tim penilai akan menentukan sembilan pemain terbaik yang akan memperkuat kontingen bola voli putri Kabupaten Lingga pada Popda 2026. “Sembilan atlet yang terpilih nantinya akan mengikuti training center atau pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi pertandingan di Karimun,” ujarnya.
Melalui seleksi tersebut, diharapkan Kabupaten Lingga dapat membentuk tim bola voli putri yang solid dan kompetitif sehingga mampu bersaing dengan daerah lain serta meraih prestasi pada ajang Popda tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2026.











