– Sebanyak 16 tim telah memastikan lolos ke babak 16 besar AFC Championship League Two 2025/2026.
Persib Bandung menjadi wakil Indonesia yang tampil di babak 16 besar dengan bertemu wakil Thailand, Ratchaburi FC.
Menurut Footy Rankings peluang Persib Bandung menjadi juara ACL Two musim ini sangat kecil, yakni hanya 1 persen.
Sedangkan peluang Persib Bandung ke final hanya mencapai 7 persen.
Kemudian sebesar 20 persen peluang Persib Bandung bisa menembus babak semifinal.
Selain itu, untuk peluang Persib Bandung lolos ke babak 8 besar masih cukup tinggi, yakni mencapai 45 persen.
Pasalnya di babak 16 besar, Persib Bandung akan menghadapi lawan yang relatif bisa dikalahkan, yakni Ratchaburi FC.
Penampilan Ratchaburi FC di fase grup kurang maksimal meski bisa lolos ke babak 16 besar.
Ratchaburi FC lolos sebagai runner-up Grup F dengan memiliki 9 poin, hasil 3 menang dan 3 kalah.
Selain itu dari kedalaman dan nilai skuad, Persib Bandung juga masih cukup unggul.
Sementara itu, tim yang paling besar peluangnya menjadi juara ACL Two musim ini adalah Al Nassr.
Peluang juara Al Nassr mencapai 45 persen.
Klub Arab Saudi itu memang menjadi jagoan utama untuk menjuarai ACL Two.
Dengan berisikan banyak pemain bintang Eropa seperti Joao Felix, Sadio Mane hingga Cristiano Ronaldo, Al Naasr diprediksi tidak akan kesulitan untuk menjadi juara.
Bahkan harusnya, level Al Nassr adalah bermain di ACL Elite.
Di bawah Al Nassr, Gamba Osaka dan Sepahan menjadi tim dengan peluang juara terbesar menurut Footy Rankings.
Peluang juara Gamba Osaka adalah 12 persen, sedangkan Sepahan sebesar 10 persen.
Berikut Besaran Peluang Juara ACL Two 2025/2026 menurut Footy Rankings:
Al Nassr: 45 persen juara, 53 persen final
Gamba Osaka: 12 persen juara, 41 persen final
Sepahan: 10 persen juara, 14 persen final
Al Wasl: 7 persen juara, 10 persen final
Esteghlal: 5 persen juara, 8 persen final
Al Hussein: 4 persen juara, 7 persen final
Pohang Steelers: 4 persen juara, 17 persen final
Al Zawra’a: 3 persen juara, 5 persen final
Cong An Han Noi: 2 persen juara, 10 persen final
Arkadag: 2 persen juara, 3 persen final
Macarthur: 1 persen juara, 9 persen final
Persib Bandung: 1 persen juara, 7 persen final
Tampines Rovers: 1 persen juara, 7 persen final
Ratchaburi FC: 1 persen juara, 5 persen final
Bangkok United: 1 persen juara, 5 persen final
Al Ahli: 0,2 persen juara, 0,4 persen final
()













