Persib Bandung Siap Mengibarkan Merah Putih di Kancah Asia, Tantangan Ganda Menanti
Persib Bandung, sang juara Indonesia Super League (ISL) 2025/2026, telah mengkonfirmasi kesiapannya untuk kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Pangeran Biru akan berlaga di ajang prestisius antar klub Asia Tenggara, Asean Club Championship (ACC) Shopee Cup, musim depan. Kepastian ini didapat setelah Persib meraih tiket utama sebagai juara liga, bersama Borneo FC yang menempati posisi kedua.
Partisipasi Persib di ACC Shopee Cup musim depan sejatinya merupakan penegasan atas ambisi yang tertunda. Deputy PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan bahwa klub berjuluk Maung Bandung ini seharusnya telah berlaga di edisi sebelumnya. Namun, kendala administratif di tingkat domestik pada musim lalu menggagalkan rencana tersebut.
“Seharusnya tahun lalu juga sempat ikut ya, cuma karena ada miskomunikasi dengan operator/federasi jadi gagal ikut,” ujar Adhitia. Meskipun berstatus juara, fokus Persib pada musim lalu hanya tertuju pada kompetisi AFC Champions League Two (ACL Two).
Membangun Komunikasi yang Kuat
Belajar dari pengalaman pahit musim lalu, manajemen Persib mengambil langkah proaktif untuk memastikan partisipasi mereka di ACC Shopee Cup tidak terhalang lagi. Komunikasi dengan operator liga kini berjalan jauh lebih baik. Adhitia menegaskan bahwa manajemen Persib telah mengambil inisiatif formal untuk memastikan tidak ada lagi hambatan.
“Musim lalu kita berkirim surat ke mereka (federasi) menyatakan bahwa kami siap, jika kami ditunjuk pun kami siap. Secara paralel, kami juga dihubungi sama CEO-nya Shopee Cup. Kita diminta,” jelas Adhitia.
Pada hari Senin (1/6/2026), manajemen Persib secara resmi mengirimkan surat pernyataan ketersediaan dan kesiapan mengikuti Shopee Cup kepada federasi dan operator liga. Adhitia menekankan bahwa Persib selalu mematuhi aturan main yang berlaku.
“Keputusan ada di pihak operator dan federasi. Tugas kami hanya mengirimkan surat ketersediaan kami, kesiapannya kami. Keputusan akhirnya kita ikutin, kita hormati itu,” ucapnya.
Agenda Padat Menanti: Ambisi di Empat Kompetisi
Jika partisipasi di ACC Shopee Cup terkonfirmasi, Persib Bandung akan dihadapkan pada jadwal kompetisi yang luar biasa padat. Skuad asuhan Bojan Hodak ini akan bersaing di empat ajang sekaligus, sebuah tantangan yang dikenal sebagai “Quadruple Competition”. Keempat kompetisi tersebut meliputi:
- Indonesia Super League (ISL)
- Piala Indonesia
- AFC Champions League Two (ACL Two)
- Asean Club Championship (ACC) Shopee Cup
Namun, sebelum merambah ke ajang Asia Tenggara, Persib harus terlebih dahulu menghadapi tantangan nyata di level Asia. Laga play-off ACL Two 2026/27 akan menjadi ujian awal mereka.
Menjamu Manila Digger: Dejavu di GBLA
Persib akan menjamu wakil Filipina, Manila Digger, dalam pertandingan play-off ACL Two 2026/27. Pertandingan krusial ini dijadwalkan akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada tanggal 12 Agustus 2026.
Laga ini menghadirkan sebuah dejavu, mengingat Persib dan Manila Digger pernah saling berhadapan pada musim lalu. Pertandingan tersebut berjalan sangat ketat dan kompetitif. Persib berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 di GBLA, melalui gol bunuh diri Michael Asong pada menit ke-38 dan gol Uilliam Barros pada menit ke-73. Sementara itu, Manila Digger mencetak gol balasan melalui M. Joof pada menit ke-66.
Ambisi Lebih Tinggi dari Sekadar 16 Besar
Setiap musim kompetisi selalu menghadirkan dinamika yang berbeda. Manila Digger yang akan datang ke Bandung kali ini bukanlah tim kuda hitam lagi. Mereka datang dengan status juara Liga Filipina, menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.
Di bawah arahan pelatih Li Haijun, tim tamu tampil impresif sepanjang musim di liga domestik mereka. Mereka berhasil mengumpulkan 63 poin dari 26 pertandingan, dengan catatan 19 kemenangan, 6 hasil imbang, dan hanya 1 kekalahan. Statistik ini menjadi peringatan keras bagi Persib untuk tidak meremehkan lawan yang tangguh dan patut mendapatkan rasa hormat yang tinggi.
Bagi Persib, pertandingan play-off pada 12 Agustus nanti bukan sekadar upaya untuk mengulang hasil positif musim lalu. Ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk mewujudkan ambisi yang lebih besar di kancah Asia. Setelah perjalanan mereka terhenti di babak 16 besar ACL Two pada musim lalu, Persib bertekad untuk melangkah lebih jauh di kompetisi ini. Mereka ingin membuktikan bahwa klub asal Indonesia mampu bersaing dengan tim-tim terbaik di kawasan Asia.
Meskipun pertandingan play-off ini dipastikan akan berlangsung tanpa kehadiran penonton di stadion akibat sanksi yang diterima, dukungan dari para Bobotoh, sebutan untuk pendukung setia Persib, diyakini tetap menjadi energi spiritual yang tak ternilai. Semangat yang selama ini mengiringi setiap langkah Persib tidak hanya terbatas pada kehadiran di tribun, tetapi hidup dalam setiap doa dan harapan dari berbagai penjuru.
Saat peluit pertama dibunyikan di GBLA, seluruh elemen keluarga besar Persib akan bergerak bersama dengan satu tujuan yang sama: membawa Pangeran Biru menorehkan sejarah baru yang membanggakan di pentas Asia, dan semoga, segera di pentas Asia Tenggara melalui ACC Shopee Cup.













