Persib Bandung Kokoh di Puncak Klasemen Paruh Musim, Bojan Hodak Tetap Waspada

Persib Bandung berhasil mengamankan posisi puncak klasemen di akhir paruh musim kompetisi Super League 2025/26 setelah menaklukkan rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor tipis 1-0. Pertandingan yang berlangsung di Stadion GBLA pada Minggu (11/1) tersebut berjalan sengit, namun gol tunggal dari Beckham Putra mampu memastikan tiga poin krusial bagi Maung Bandung. Meskipun meraih predikat juara paruh musim, pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa fokus utama tim tetap tertuju pada pencapaian gelar juara di akhir musim.
Dengan kemenangan ini, Persib kini mengoleksi 38 poin dari 17 pertandingan yang telah dilakoni. Mereka unggul satu poin dari Borneo FC yang berada di peringkat kedua, dan tiga poin dari Persija Jakarta yang tertahan di posisi ketiga. Namun, Hodak enggan terlena dengan posisi menggiurkan ini.
“Ini baru setengah musim. Jadi, saya harap ini [Persib tetap di puncak] akan terjadi di akhir Mei. Karena [juara] paruh musim tidak begitu penting,” tegas eks pelatih Kuala Lumpur FC itu dalam konferensi pers pascalaga. Ia menekankan bahwa pencapaian di pertengahan kompetisi bukanlah jaminan kesuksesan akhir.
Jadwal Padat dan Ancaman Cedera Jadi Tantangan
Hodak juga menyoroti jadwal padat yang dihadapi timnya di paruh pertama musim. Ia mengungkapkan bahwa Persib telah memainkan tujuh pertandingan lebih banyak dibandingkan tim lain di liga. Hal ini menyebabkan beberapa pemain mengalami cedera otot ringan akibat kelelahan.
“Kami memainkan 7 laga lebih banyak daripada tim lain di liga. Beberapa pemain mengalami cedera otot ringan karena terlalu lelah. Jadi kini kami punya waktu dua minggu untuk recovery, melakukan sedikit latihan fisik lagi, dan mempersiapkan diri untuk paruh kedua musim karena masih punya 2 atau mungkin 4 laga tambahan di ACL 2,” tambahnya.
Periode jeda kompetisi ini akan dimanfaatkan Persib secara maksimal untuk memulihkan kondisi fisik para pemain, melakukan evaluasi, serta menyusun strategi untuk menghadapi paruh kedua musim yang diprediksi akan semakin ketat. Selain kompetisi domestik, Persib juga akan menghadapi jadwal padat di kancah internasional, yaitu babak 16 besar AFC Champions League 2 (ACL 2).
Laga Final Melawan Persija: Analisis Bojan Hodak
Mengenai pertandingan melawan Persija, Hodak menggambarkan laga tersebut layaknya sebuah partai final sebuah kompetisi. Ia menilai bahwa pertandingan berjalan sangat ketat, dengan minimnya peluang tercipta bagi kedua tim. Meskipun demikian, ia cukup puas dengan kemenangan tipis yang diraih timnya.
“Jangan berharap terlalu banyak peluang. Ini pertandingan seperti final. Tidak ada yang ingin kalah. Saya pikir pada akhirnya, mereka [Persija] punya satu tembakan dari jarak 20 meter, selain itu mereka tidak pernah punya peluang,” ujar Hodak.
Hodak mengakui bahwa timnya juga tidak menciptakan banyak peluang. “Kami juga tidak punya banyak peluang. Kami mencetak satu gol, mungkin [seharusnya] satu atau dua gol lagi. Dan ini normal dalam pertandingan seperti ini. Jadi, saya senang kami menang. Bagus untuk Beckham [Putra] karena dia mencetak gol,” tandasnya. Gol tunggal Beckham Putra menjadi pembeda dalam laga sarat gengsi ini.

Gol tersebut tidak hanya memberikan tiga poin penting bagi Persib, tetapi juga menjadi sorotan positif bagi penampilan individu Beckham Putra yang semakin menunjukkan performa menjanjikan.
Fokus Beralih ke Babak 16 Besar ACL 2
Setelah menyelesaikan paruh pertama musim dengan manis, fokus Persib kini akan beralih ke kompetisi antarklub Asia. Tim berjuluk Maung Bandung ini dijadwalkan akan menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC, dalam babak 16 besar ACL 2.
Jadwal pertandingan kedua leg ini telah ditetapkan:
* Leg pertama: Akan digelar di kandang Ratchaburi FC, Ratchaburi Stadium, Thailand, pada tanggal 11 Februari.
* Leg kedua: Akan dilaksanakan di Stadion GBLA, Bandung, pada tanggal 18 Februari.
Pertandingan melawan Ratchaburi FC ini akan menjadi ujian berat bagi Persib untuk membuktikan kualitasnya di kancah internasional. Dengan persiapan yang matang dan fokus yang terjaga, Persib bertekad untuk meraih hasil maksimal di kedua leg demi melaju ke babak selanjutnya di ACL 2. Kemampuan tim untuk bangkit dari kelelahan dan beradaptasi dengan tekanan kompetisi yang berbeda akan menjadi kunci keberhasilan mereka.
















