Sinyal Perombakan Besar Persebaya Surabaya: Kontrak Sembilan Pemain Berakhir, Sorotan Tajam untuk Bruno Moreira
Persebaya Surabaya menghadapi periode krusial jelang akhir musim 2025/2026. Sembilan pemain kunci tim berjuluk Bajul Ijo ini akan segera mengakhiri masa baktinya, dengan kontrak yang berakhir pada periode yang berbeda hingga akhir musim mendatang. Situasi ini membuka potensi kepergian sejumlah pemain secara gratis, yang memaksa manajemen untuk segera mengambil langkah strategis dalam mengamankan aset tim.
Dari sembilan nama tersebut, enam di antaranya merupakan pemain yang kerap menghiasi daftar sebelas pemain utama Persebaya di paruh kedua musim ini. Yang lebih menarik perhatian, dua di antaranya berposisi sebagai penjaga gawang, posisi yang sangat vital dalam sebuah tim.
Namun, perhatian publik, khususnya Bonek Mania—suporter setia Persebaya—tidak hanya tertuju pada masalah kontrak. Satu nama yang notabene telah menjadi ikon tim selama beberapa musim terakhir kini justru menjadi sasaran kritik tajam. Penurunan performa yang signifikan, terutama pasca kekalahan telak Persebaya 5-1 dari Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda, membuat sang kapten, Bruno Moreira, menjadi sorotan.
Kritik dari Bonek Mania terhadap Bruno Moreira tidak terlepas dari penampilannya yang dinilai menurun. Berbagai komentar di media sosial menunjukkan ketidakpuasan para pendukung.
- “Bruno gae nomer 10 ga enak blass. Cobak kongkon balek nomer 99,” keluh akun @yusril__14, menyarankan perubahan posisi.
- Akun @bosesteh52 mengungkapkan keprihatinan, “Mas @brunomoreira99 ada apakah denganmu…are you ok bro? Kenapa mainnya skrng kyk kurang semangat bgt.”
- Kritik lebih keras datang dari @lukman_kuswanto yang menyatakan, “Bruno ojok dadi kapten kaboten, mending pemain liane ae…semenjak dadi kapten gak konsisten main’e bruno, eman enko ngerusak ritme tim.”
- Senada, @fajar_militanculture berpendapat, “Mending kapten ganti liane Bruno kabotan ban lengan.”
- Sementara itu, @dyantzzhidayat secara tegas menyatakan, “Wes wayahe Bruno Moreira CADANGAN. Under Perform. Lupat Luput ae terlalu Sering. Matos Blunder.”
Daftar Pemain dengan Kontrak yang Segera Berakhir:
Berikut adalah daftar sembilan pemain Persebaya Surabaya yang kontraknya akan segera habis pada akhir musim 2025/2026:
- Francisco Rivera: Kontrak berakhir pada 31 Mei 2026.
- Bruno Moreira: Kontrak berakhir pada 30 April 2026.
- Ernando Ari: Kontrak berakhir pada 31 Mei 2026.
- Andhika Ramadhani: Kontrak berakhir pada 30 Juni 2026.
- Bruno Paraiba: Kontrak berakhir pada akhir musim 2025/2026.
- Leo Lelis: Kontrak berakhir pada akhir musim 2025/2026.
- Risto Mitrevski: Kontrak berakhir pada akhir musim 2025/2026.
- Pedro Matos: Kontrak berakhir pada akhir musim 2025/2026.
- Riyan Ardiansyah: Status pinjaman, berakhir pada akhir musim 2025/2026.
Bonek Desak Persebaya Boyong Striker Tajam
Kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC tidak hanya menyoroti performa individu, tetapi juga kelemahan struktural di lini depan Persebaya. Lima gol yang bersarang di gawang Persebaya dicetak oleh empat pemain berbeda dari kubu tuan rumah: Juan Villa (dua gol), Mariano Peralta, Koldo Obieta, dan Marcos Astina. Satu-satunya gol balasan Persebaya dicetak oleh Leo Lelis.
Pasca pertandingan, sebagian Bonek menerima kekalahan sebagai dinamika sepak bola. Namun, sebagian lainnya melancarkan kritik tajam ke sektor penyerangan tim. Absennya striker murni, Mihailo Perovic, yang mengalami cedera, sangat terasa. Aliran bola ke lini depan seolah kehilangan arah, diperparah dengan minimnya opsi penyerang selain Perovic di skuad musim ini.
Kondisi ini memicu diskusi di kalangan suporter mengenai kebutuhan mendesak akan striker berkualitas.
- Akun @sony_setyawan23 menyoroti ketergantungan tim pada Bruno Moreira dan Francisco Rivera: “Resiko maine cuma ngandelno Bruno & Riveira, wong 2 iku dikunci wes gak iso lapo2. Musuh Persib & Borneo dadi contoh nyata, permainan e saiki cuma ngandelno Bruno & Riveira. Gak duwe target man, bek lawan dadi gak perlu cemas. Fokus mateni pergerakan Bruno, Riveira & Gali.”
- Komentar singkat namun padat dari @emosijiwakucom: “Ompong!!!!”
- @akmalotta menggambarkan kondisi lini depan yang buruk: “Seng ngarep remek, seng mburi katutan remek. Akhir musim tambah digawe yak yakan.”
- Kekecewaan terhadap minimnya striker tajam diungkapkan oleh @dedywibowo83: “Goleko striker sing nggenah ngono loh.. trakhir striker mu sing enak cm david da silva. Giliran da silva nganggur g dtawarin maneh.”
- Akun @serdadulokajaya mengenang ketajaman David da Silva: “Kpan iso ndue striker tajam David da Silva wes tuek ae isek ganas,!”
Ramadhan Sananta: Solusi Potensial di Lini Depan?
Melihat urgensi di lini depan, muncul nama Ramadhan Sananta, mantan pemain yang pernah diasuh oleh Bernardo Tavares. Persebaya dikabarkan sempat hampir berhasil mendatangkan pemain Timnas Indonesia ini pada paruh musim lalu.
Sananta, yang saat ini bermain untuk DPMM FC di Liga Super Malaysia, sempat menjadi incaran serius Persebaya. Namun, keputusannya untuk bertahan hingga akhir musim bersama klubnya menggagalkan transfer tersebut. Padahal, kedatangannya sangat dinantikan untuk mengatasi krisis striker yang dialami Persebaya.
Kabar kegagalan transfer ini dibagikan oleh akun basis penggemar Persebaya, @mbahboyo.cuk, yang menyatakan: “Sang pemain lebih memilih fokus dengan timnya yang sekarang. Di tengah krisis striker yang di alami Persebaya Surabaya usai laga melawan BUFC pekan kemarin, bajul ijo gagal menambah slot di lini depan setelah salah satu pemain incarannya memilih tetap mendampingi klub yang saat ini di belanya.”
Meskipun demikian, harapan Bonek dan Bonita untuk melihat Ramadhan Sananta berseragam Persebaya belum pupus. Kabar terbaru dari akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @transfernews__ft, mengindikasikan peluang Sananta bergabung di akhir musim atau awal musim depan.
@transfernews__ft melaporkan, “RUMOR Persebaya Surabaya, kabarnya tertarik untuk mendatangkan striker lokal Indonesia, Ramadhan Sananta (23) foot. Ramadhan Sananta saat ini bermain untuk DPMM FC Malaysia (1tier), dan telah mencatatkan 2 Gol 1 Assist dalam 15 Pertandingan. Namun tetapi, Ada 2 kemungkinan Sananta bergabung dengan Persebaya, Ntah pada paruh musim Super League Indonesia 2025/26, atau Musim Baru Super League Indonesia 2026/27. Dengan demikian kontrak Sananta bersama DPMM FC akan berakhir pada 30 Juni 2026. MENARIK UNTUK DITUNGGU.!”
Peluang Persebaya Mengamankan Ramadhan Sananta
Peluang Persebaya Surabaya untuk merekrut Ramadhan Sananta di awal musim 2026/2027 mendatang terlihat lebih terbuka lebar. Kontrak Sananta bersama DPMM FC akan berakhir pada 30 Juni 2026, menyisakan setengah musim kompetisi. Hal ini membuka peluang bagi Persebaya untuk mendapatkan tanda tangan eks pemain asuhan Bernardo Tavares di PSM Makassar tersebut secara gratis.
Selain itu, hubungan historis yang baik antara Sananta dan Bernardo Tavares, yang berperan dalam perkembangan karier sang pemain, dapat menjadi faktor pendorong bagi Persebaya untuk memuluskan proses transfer ini. Jika terwujud, kehadiran Sananta bisa menjadi solusi krusial untuk mengatasi masalah lini depan yang selama ini menghantui Persebaya.



















