Kemenangan Dramatis Persib Bandung atas Bali United
Kemenangan Persib Bandung atas Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/26 ternyata menyimpan kisah yang tidak mudah. Pertandingan antara kedua tim berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/4/2026) malam WIB, dan berakhir dengan skor 3-2. Meskipun hasil ini terasa manis bagi Maung Bandung, jalannya pertandingan menunjukkan perjuangan berat yang harus mereka lalui.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui bahwa kemenangan tersebut diraih melalui perjuangan keras dan penuh tekanan. Menurutnya, situasi permainan berubah total setelah Persib kehilangan satu pemain di tengah babak kedua. Kartu kuning kedua yang diterima Patricio Matricardi pada menit ke-66 nyaris menjadi bencana bagi tim.
Setelah insiden itu, Bali United meningkatkan intensitas serangan ke gawang Persib Bandung. Hodak mengungkapkan bahwa sebelum adanya kartu merah, Persib sebenarnya memegang kendali permainan. Ia menilai anak asuhnya tampil sesuai rencana di awal pertandingan. Bahkan, Persib dinilai bisa menang lebih nyaman jika tetap bermain dengan 11 pemain.
“Dengan jumlah pemain yang sama, peluang kami untuk menuntaskan pertandingan lebih cepat sangat terbuka,” ujarnya.
Namun, situasi berbalik ketika Bali United unggul jumlah pemain. Intensitas permainan meningkat, sementara kondisi fisik para pemain Maung Bandung mulai menurun. Hodak mengakui faktor kelelahan menjadi salah satu penyebab Persib kebobolan pada menit akhir pertandingan.
“Ketika mereka unggul jumlah pemain dan kondisi kami mulai menurun, di situlah kami kemasukan,” tambah Hodak.
Persib benar-benar harus menderita dalam pertandingan ini. Meski begitu, Hodak memberikan apresiasi atas mental dan kerja keras anak asuhnya. Pelatih asal Kroasia ini menilai Thom Haye dan kawan-kawan mampu bertahan dalam tekanan hingga akhirnya memastikan tiga poin tetap berada di tangan.
“Kami tetap bisa mengamankan kemenangan dan sekarang fokus kami beralih ke pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Tiga poin memang berhasil diamankan, tetapi laga ini menjadi pengingat bahwa setiap detik bisa mengubah segalanya bagi Persib Bandung. Dari pertandingan ini, tampak jelas bahwa persiapan mental dan fisik sangat penting dalam menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Bali United.




















