WAMENA – Dalam upaya terus mendorong perekonomian melalui pengembangan ikan air tawar, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melakukan panen ikan jenis mas, mujair, dan nila di Distrik Silokarno Doga. Kegiatan ini menjadi simbol keberhasilan program ketahanan pangan yang berbasis pada potensi lokal di wilayah Kabupaten Jayawijaya, khususnya bagi kelompok pembudidaya ikan.
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyampaikan bahwa dalam kegiatan panen raya ikan air tawar, pemerintah mengapresiasi kerja keras dari kelompok pembudidaya ikan di Distrik Silokarno Doga. Mereka berhasil mengelola kolam-kolam bantuan pemerintah maupun swadaya masyarakat hingga mencapai masa panen yang maksimal.
“Sektor perikanan air tawar merupakan alternatif ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat di Distrik Silokarno Doga. Selain untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Wakil Bupati saat berada di Wamena, Sabtu (9/5).
Menurutnya, budidaya ikan Mas dan Mujair sangat penting untuk memenuhi gizi masyarakat, khususnya dalam mencegah stunting melalui konsumsi protein hewani. Panen hari ini membuktikan bahwa tanah dan air di Silokarno Doga memiliki potensi besar dalam pengembangan perikanan.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus berkelanjutan sehingga distrik ini bisa menjadi penyuplai ikan bagi pasar-pasar di Wamena,” kata Wabub Jayawijaya dalam sela-sela kegiatan tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan melalui dinas terkait, baik dalam bentuk pemberian bibit unggul maupun pelatihan tata cara pemberian pakan yang efisien. Hal ini bertujuan agar dalam pengembangan ikan air tawar, masyarakat bisa mendapatkan hasil yang memuaskan.
“Dinas Pertanian Jayawijaya selama ini terus bekerja keras dalam melakukan pengembangan sektor pertanian maupun perikanan. Oleh karena itu, peran masyarakat juga harus terus ditingkatkan agar hasil panen juga memuaskan,” katanya.
Strategi Pengembangan Perikanan Air Tawar
Untuk mendukung pengembangan sektor perikanan air tawar, pemerintah kabupaten menjalankan beberapa strategi yang terdiri dari:
-
Peningkatan kapasitas masyarakat
Melalui pelatihan dan pendampingan teknis, masyarakat dibimbing untuk mengelola kolam secara optimal. Pelatihan ini mencakup pengetahuan tentang pemilihan bibit, pakan, dan sistem pengelolaan lingkungan kolam. -
Pemenuhan kebutuhan infrastruktur
Pemerintah terus membangun dan memperbaiki infrastruktur seperti saluran air, jalan akses, serta fasilitas penyimpanan hasil panen. Hal ini bertujuan untuk memastikan proses produksi dan distribusi ikan berjalan lancar. -
Pengembangan pasar lokal
Kegiatan panen ini juga menjadi langkah awal dalam memperluas pasar ikan dari Distrik Silokarno Doga. Pemerintah berupaya menghubungkan para pembudidaya dengan pasar-pasar di Wamena dan wilayah sekitarnya. -
Penguatan kerjasama antar lembaga
Dinas Pertanian dan lembaga lainnya bekerja sama untuk memastikan bahwa semua kebijakan dan program yang diterapkan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Potensi Lokal sebagai Fondasi Keberhasilan
Distrik Silokarno Doga memiliki potensi alam yang sangat mendukung pengembangan perikanan air tawar. Tanah yang subur dan ketersediaan air yang cukup memungkinkan masyarakat untuk mengelola kolam secara mandiri. Selain itu, iklim yang stabil juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas dan kuantitas produksi ikan.
Pemerintah kabupaten Jayawijaya percaya bahwa dengan memaksimalkan potensi lokal, masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mampu menjadi contoh bagi distrik-distrik lain di kabupaten ini.
Selain itu, keberhasilan program ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Dengan adanya komitmen dan partisipasi aktif dari masyarakat, keberlanjutan pengembangan perikanan air tawar di Distrik Silokarno Doga akan semakin kuat.



















