• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

PSN: Keputusan Terbatas

Hendra by Hendra
10 Juni 2026 - 19:01
in politik
0

Polemik Proyek Strategis Nasional di Papua: Suara Aspirasi dan Kebutuhan Dialog Mendalam

Hingga saat ini, berbagai kalangan di Tanah Papua terus menyuarakan penolakan terhadap pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN). Gelombang protes ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai sikap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua yang dinilai belum mengeluarkan pernyataan resmi, baik secara kelembagaan maupun dari masing-masing anggotanya, terkait isu krusial ini.

Menanggapi kebuntuan dan kekhawatiran yang muncul, Anggota DPR Papua, Alberth Merauje, memberikan pandangannya yang menekankan pentingnya pendekatan dialogis dan kajian komprehensif. Menurutnya, penolakan atau penerimaan PSN tidak bisa dilakukan secara gegabah, melainkan harus melalui proses yang melibatkan masyarakat adat sebagai pemangku hak ulayat.

Prinsip Keterwakilan dan Aspirasi Rakyat

Alberth Merauje menegaskan bahwa peran utama DPR sebagai wakil rakyat adalah untuk mendengarkan dan menyalurkan aspirasi masyarakat. “Kalau saya prinsipnya, sebagai wakil rakyat kita harus mendengar aspirasi masyarakat. Jangan memaksakan kehendak, karena DPR itu representatif dari rakyat,” ujarnya kepada awak media di Jayapura. Sikap ini menekankan bahwa kepentingan dan suara rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan, terutama yang berkaitan dengan proyek pembangunan yang memiliki dampak langsung pada kehidupan mereka.

Kebutuhan Kajian Menyeluruh

Lebih lanjut, Alberth menggarisbawahi perlunya pemerintah melakukan kajian mendalam sebelum mengimplementasikan PSN di Papua. Kajian tersebut harus mencakup berbagai aspek krusial, meliputi:

  • Dampak Sosial: Bagaimana proyek akan memengaruhi struktur sosial, tradisi, dan kebiasaan masyarakat lokal.
  • Dampak Ekonomi: Potensi perubahan mata pencaharian, peluang kerja, serta distribusi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
  • Dampak Budaya: Pengaruh terhadap nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan identitas masyarakat adat.
  • Dampak Lingkungan: Potensi kerusakan ekosistem, sumber daya alam, dan keberlanjutan lingkungan hidup.
Baca Juga  Pemerintah Antisipasi Skenario Terburuk

Dialog dengan Pemangku Kepentingan

Proses dialog yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dianggap sebagai langkah fundamental untuk memastikan pembangunan yang inklusif dan tidak merugikan masyarakat setempat. Pihak-pihak yang krusial untuk dilibatkan dalam dialog ini meliputi:

  • Masyarakat Adat: Sebagai pemilik hak ulayat dan pihak yang paling terdampak secara langsung.
  • Tokoh Agama: Untuk memberikan perspektif moral dan spiritual dalam setiap keputusan.
  • Akademisi: Untuk memberikan analisis ilmiah dan rekomendasi berbasis penelitian.
  • Berbagai Komponen Masyarakat: Termasuk organisasi masyarakat sipil, pemuda, dan perempuan.

Alberth menjelaskan bahwa masyarakat adat di Papua memiliki hubungan yang erat dengan alam dan hutan, yang menjadi sumber kehidupan dan mata pencaharian mereka. Oleh karena itu, negara tidak boleh seenaknya mengambil alih wilayah adat tanpa memberikan jaminan perlindungan yang memadai terhadap hak-hak mereka. “Papua ini bukan tanah kosong. Masyarakat sudah hidup nyaman dengan alamnya, mendapatkan kehidupan dari tanah dan hutan mereka,” tegasnya.

Pembangunan yang Berpihak pada Kesejahteraan

DPR Papua, menurut Alberth, pada prinsipnya tidak menolak pembangunan maupun PSN. Namun, prioritas utama haruslah keselamatan dan kesejahteraan masyarakat adat. “Bukan berarti kita melarang PSN, tetapi dampaknya harus dikaji. Manusianya harus diamankan dulu, disejahterakan dulu,” katanya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah konkret, antara lain:

  • Menyiapkan Kawasan Pemukiman Baru yang Layak: Memberikan alternatif tempat tinggal yang memadai bagi masyarakat yang terdampak relokasi.
  • Menyediakan Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan: Memastikan akses yang memadai terhadap layanan dasar bagi masyarakat.
  • Memberikan Jaminan Ekonomi: Menciptakan skema ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat yang terdampak proyek.

Pemberdayaan dan Keterlibatan Masyarakat

Selain itu, pemberdayaan dan keterlibatan aktif masyarakat adat dalam setiap proyek pembangunan yang masuk ke wilayah mereka adalah kunci. “Kalau proyek masuk, masyarakat jangan hanya jadi penonton. Mereka harus dilibatkan, diberi pelatihan, pendidikan, dan kesempatan bekerja sehingga mereka merasa memiliki,” ujar Alberth. Keterlibatan ini penting agar masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang turut merasakan manfaat dan memiliki rasa kepemilikan terhadap proyek tersebut.

Baca Juga  Prabowo: Janji Pertahankan MBG hingga 2029, Pertaruhkan Kepemimpinan

Perbaikan Pola Komunikasi

Alberth juga menyoroti pola pembangunan yang sering kali dilakukan tanpa komunikasi yang memadai dengan masyarakat adat. Hal ini kerap memicu penolakan karena masyarakat merasa hak ulayat mereka diabaikan. “Jangan sampai pemerintah datang lalu babat hutan, ambil hak masyarakat, sementara kehidupan mereka tidak diperhatikan,” kritiknya. Komunikasi yang transparan dan partisipatif harus menjadi landasan utama dalam setiap tahapan proyek.

Melibatkan Para Ahli untuk Kebijakan yang Tepat

Untuk memastikan kajian yang objektif dan rekomendasi yang akurat, Alberth mendesak pemerintah untuk melibatkan berbagai ahli, seperti antropolog, ekonom, akademisi, hingga tokoh budaya. “Negara ini tidak kekurangan orang pintar. Profesor, doktor, ahli antropologi, ahli ekonomi, semua harus dilibatkan supaya kebijakan yang diambil tidak merugikan rakyat,” pungkasnya. Dengan kolaborasi para ahli, diharapkan kebijakan yang dihasilkan dapat benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat Papua dan menjaga kelestarian alam serta budaya lokal.

Tags: keputusanpolitikterbatas
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut
Batam

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna Penjelasan Walikota tentang Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun 2025, Apresiasi Pemko Raih WTP ke-14 Berturut-turut

10 Juni 2026 - 17:00
Pertemuan PBB di Jenewa: Ketegangan Geopolitik Global Memasuki Babak Baru
berita

Pertemuan PBB di Jenewa: Ketegangan Geopolitik Global Memasuki Babak Baru

10 Juni 2026 - 14:07
Memahami Hukum Korupsi di Indonesia: Pencegahan, Sanksi, dan Upaya Pemberantasan
berita

Memahami Hukum Korupsi di Indonesia: Pencegahan, Sanksi, dan Upaya Pemberantasan

10 Juni 2026 - 13:49
Dampak Pertemuan PBB Jenewa: Analisis Mendalam Ketegangan Geopolitik Global Memasuki Babak Baru
Berita Utama

Dampak Pertemuan PBB Jenewa: Analisis Mendalam Ketegangan Geopolitik Global Memasuki Babak Baru

10 Juni 2026 - 12:42
Analisis Mendalam: Dampak Pertemuan PBB Jenewa Terhadap Ketegangan Geopolitik Global
berita

Analisis Mendalam: Dampak Pertemuan PBB Jenewa Terhadap Ketegangan Geopolitik Global

10 Juni 2026 - 11:59
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK: Dampak dan Kelanjutan Pelayanan Publik
Berita Utama

Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK: Dampak dan Kelanjutan Pelayanan Publik

10 Juni 2026 - 11:52
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Mantan Legislator Kepri Widiastadi Nugroho Wafat di Batam

Mantan Legislator Kepri Widiastadi Nugroho Wafat di Batam

10 Juni 2026 - 19:47
Panduan Lengkap: Jaga Kesehatan Mental di Era Digital yang Cepat

Panduan Lengkap: Jaga Kesehatan Mental di Era Digital yang Cepat

10 Juni 2026 - 19:45
Analisis Mendalam: Perjalanan Rachel/Febi Menuju Semifinal Indonesia Open 2026 dan Dampaknya

Analisis Mendalam: Perjalanan Rachel/Febi Menuju Semifinal Indonesia Open 2026 dan Dampaknya

10 Juni 2026 - 19:38
Jack White’s Private Art Unveiled: A Rocker’s Public Debut

Jack White’s Private Art Unveiled: A Rocker’s Public Debut

10 Juni 2026 - 19:27
Juni 2026: Weton Jawa, Hijriyah & Cek Tanggal Merah!

Juni 2026: Weton Jawa, Hijriyah & Cek Tanggal Merah!

10 Juni 2026 - 19:27

Pilihan Redaksi

Mantan Legislator Kepri Widiastadi Nugroho Wafat di Batam

Mantan Legislator Kepri Widiastadi Nugroho Wafat di Batam

10 Juni 2026 - 19:47
Panduan Lengkap: Jaga Kesehatan Mental di Era Digital yang Cepat

Panduan Lengkap: Jaga Kesehatan Mental di Era Digital yang Cepat

10 Juni 2026 - 19:45
Analisis Mendalam: Perjalanan Rachel/Febi Menuju Semifinal Indonesia Open 2026 dan Dampaknya

Analisis Mendalam: Perjalanan Rachel/Febi Menuju Semifinal Indonesia Open 2026 dan Dampaknya

10 Juni 2026 - 19:38
Jack White’s Private Art Unveiled: A Rocker’s Public Debut

Jack White’s Private Art Unveiled: A Rocker’s Public Debut

10 Juni 2026 - 19:27
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.