• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal Kriminal

Saksi Kunci Bongkar Sindikat Bayi Medan: Ibu Hamil Disekap

Hendra by Hendra
21 Januari 2026 - 18:36
in Kriminal
0

Penggerebekan Sindikat Perdagangan Bayi Gemparkan Medan: Warga Tak Percaya Kampungnya Jadi Sarang Kejahatan

Sebuah penggerebekan yang mengungkap sindikat perdagangan bayi di Jalan Kampung Tengah, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, telah mengejutkan dan menggemparkan warga setempat. Lingkungan yang sebelumnya dikenal tenang dan damai, yang merupakan ciri khas kehidupan kampung di tengah perkotaan, ternyata menyimpan rahasia kelam. Salah satu rumah kontrakan di kawasan tersebut disalahgunakan sebagai tempat transit oleh jaringan kriminal yang memperdagangkan bayi.

Kejadian ini bermula dari laporan warga kepada pihak kepolisian. Kepala Lingkungan (Kepling) 8 Kelurahan Kwala Bekala, Jaminta Sitepu, mengungkapkan bahwa ia pertama kali mengetahui adanya penggerebekan setelah diinformasikan oleh warga dan personel kepolisian. Penggerebekan yang terjadi pada Sabtu, 13 Desember 2025, ini berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya dugaan penyekapan seorang wanita hamil.

“Awalnya saya mendapat informasi ada wanita (ibu hamil) yang disekap di rumah kontrakan ujung (lokasi kejadian). Warga sudah melapor ke polisi, kemudian barulah polisi datang ke sini,” ujar Jaminta Sitepu.

Setelah menerima laporan, personel kepolisian dari unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan segera bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di rumah kontrakan yang dihuni oleh salah satu tersangka berinisial HT, polisi menemukan seorang ibu hamil di dalamnya.

“Begitu sampai di rumah itu, kami ketuk pintu dan langsung bertemu dengan penghuni rumahnya (HT). Saat itu ada dua orang di dalam rumah: satu wanita muda itu dan satu ibu hamil. Disebutkan juga ada anak kecil yang merupakan anak dari ibu hamil tersebut,” jelas Jaminta.

Pengembangan Kasus Berlanjut ke Hotel: Tiga Tersangka dan Bayi Diamankan

Penyelidikan tidak berhenti di rumah kontrakan tersebut. Pihak kepolisian melakukan pengembangan kasus lebih lanjut dengan menyisir salah satu hotel di kawasan Padang Bulan. Dalam proses pengembangan ini, personel kepolisian bersama pemilik rumah kontrakan bergerak menuju hotel tersebut.

Baca Juga  Polisi Gerebek Tambang Ilegal

Jaminta Sitepu menceritakan kronologisnya, “Saya awalnya menunggu di sini bersama ibu hamil itu. Kemudian, setelah dikabari, saya menyusul ke sana bersama ibu hamil yang berada di rumah kontrakan. Di hotel tersebut, kami menemukan dua tersangka lagi, satu perempuan berinisial HD dan satu laki-laki berinisial J, serta seorang bayi.”

Ketika ditanya mengenai komunikasi dengan wanita hamil yang mengaku disekap, Jaminta Sitepu menjelaskan bahwa berdasarkan pengakuan wanita tersebut, ia dibawa dari Kota Pematangsiantar ke Medan. Wanita itu mengaku merasa ketakutan. Namun, setelah dilakukan penelusuran lebih mendalam oleh kepolisian, terungkap bahwa wanita hamil berinisial BS tersebut sebenarnya telah bersepakat dengan tersangka berinisial HD untuk menyerahkan bayinya.

Kehidupan di Kontrakan yang Mencurigakan: Aktivitas Tersembunyi

Selama HT menghuni rumah kontrakan tersebut sejak Juni 2025, Jaminta Sitepu mengaku tidak pernah berkomunikasi dengannya dan HT pun tidak pernah melaporkan keberadaannya kepada pihak lingkungan. Hal ini sangat berbeda dengan kebiasaan penghuni kontrakan lainnya yang biasanya akan melapor kepada pemerintah setempat, khususnya kepada dirinya, saat pertama kali pindah.

“Tidak pernah ada komunikasi, dia juga tidak pernah melapor,” ungkap Jaminta.

Akibatnya, Jaminta tidak pernah mengetahui aktivitas yang dilakukan HT di rumah kontrakan tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang ia peroleh dari warga sekitar, rumah tersebut dalam enam bulan terakhir sering didatangi oleh ibu-ibu hamil dan terkadang terdengar suara tangisan bayi.

“Saat ditanya, mereka mengaku itu adalah saudara. Tapi saya tidak begitu yakin seberapa sering ibu hamil datang ke sini,” tambahnya.

Keterkejutan Perangkat Desa dan Imbauan Waspada

Adanya penggerebekan sindikat perdagangan bayi ini menimbulkan keterkejutan yang mendalam bagi Jaminta Sitepu selaku perangkat desa. Ia mengaku baru pertama kali mendengar kasus serupa terjadi, terlebih lagi di lingkungan tempat tinggalnya.

Baca Juga  Pekan Kelam Bali: 3 Turis Korban Kekerasan Seksual di Lokasi Tak Terduga

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Pihak berwenang terus berupaya mengungkap jaringan perdagangan bayi ini secara tuntas demi melindungi anak-anak dan mencegah kejahatan serupa terulang kembali.

Kejadian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi melanggar hukum kepada pihak berwajib demi terciptanya lingkungan yang aman dan tertib.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

berita

Polisi Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Kurir Tergiur Bayaran Menggiurkan

7 Juni 2026 - 06:18
Dugaan Penipuan Travel Umrah Seret Nama Selebritis, Korban Bertambah: Waspada Modus Baru!
Kriminal

Dugaan Penipuan Travel Umrah Seret Nama Selebritis, Korban Bertambah: Waspada Modus Baru!

3 Juni 2026 - 21:03
berita

Heboh! Oknum ASN Diduga Gelapkan Dana Proyek Besar-besaran, Begini Kronologinya

3 Juni 2026 - 19:06
KPK Dalami Dugaan Korupsi Impor: Pejabat Diperiksa Terkait Aliran Dana
berita

KPK Dalami Dugaan Korupsi Impor: Pejabat Diperiksa Terkait Aliran Dana

3 Juni 2026 - 16:39
KPK Geledah 20 Petinggi Forwarder: Dalami Kasus Korupsi Bea Cukai
Hukum

KPK Geledah 20 Petinggi Forwarder: Dalami Kasus Korupsi Bea Cukai

3 Juni 2026 - 15:40
Kasus Dugaan Penggelapan Viral: Korban Ungkap Kerugian Miliaran Rupiah
Kriminal

Kasus Dugaan Penggelapan Viral: Korban Ungkap Kerugian Miliaran Rupiah

3 Juni 2026 - 15:11
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

    Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Investasi Asing Masuk IKN Tembus Ratusan Triliun Rupiah: Masyarakat Heboh

Investasi Asing Masuk IKN Tembus Ratusan Triliun Rupiah: Masyarakat Heboh

24 Juni 2026 - 04:56
5 Tunjangan Alternatif yang Bisa Dinegosiasikan Saat Gaji Ditolak

5 Tunjangan Alternatif yang Bisa Dinegosiasikan Saat Gaji Ditolak

24 Juni 2026 - 04:49
Leo’s June 4th Wellbeing Forecast

Leo’s June 4th Wellbeing Forecast

24 Juni 2026 - 04:32
Analisis Mendalam: Dampak Investasi Asing Rp100 Triliun di IKN dan Kontroversinya

Analisis Mendalam: Dampak Investasi Asing Rp100 Triliun di IKN dan Kontroversinya

24 Juni 2026 - 04:14
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In