Jadwal Pertandingan PSMS Medan vs. FC Bekasi City Bergeser ke Malam Hari
Jakarta – Pertandingan krusial antara PSMS Medan melawan FC Bekasi City dalam lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026 mengalami penyesuaian jadwal. Duel yang sangat dinantikan antara “Ayam Kinantan” dan “Kuda Hitam” ini, yang awalnya dijadwalkan berlangsung pada sore hari, kini dipastikan akan digelar pada malam hari. Pertandingan ini tetap akan tersaji di Stadion Utama Sumatra Utara, Deliserdang, pada Jumat, 30 Januari 2026.
Perubahan waktu kick-off ini merupakan hasil dari pengajuan resmi yang dilakukan oleh manajemen PSMS Medan kepada I League, selaku promotor kompetisi sepak bola bergengsi tersebut. Keputusan ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan matang, dengan fokus utama pada kepentingan suporter dan keberlangsungan finansial klub.
Alasan di Balik Perubahan Jadwal
Presiden Direktur PSMS Medan, Fendi Jonathan, menjelaskan bahwa permohonan perubahan jadwal ini didasari oleh sejumlah faktor strategis. Salah satu alasan utama adalah waktu pelaksanaan pertandingan yang semula jatuh pada Jumat sore.
“Itu kita yang memohon, kita membuat surat. Karena memang posisinya di hari Jumat sore, sedangkan itu masih jam kerja. Jadi kita minta agar jadwalnya diubah menjadi malam,” ujar Fendi Jonathan.
Beliau menekankan bahwa PSMS Medan memiliki basis suporter yang sangat besar dan loyal. Kehadiran penonton di stadion tidak hanya memberikan dorongan moral yang signifikan bagi para pemain di lapangan, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang vital bagi klub.
Dukungan Suporter:
PSMS Medan dikenal sebagai salah satu klub dengan jumlah penggemar yang masif. Kehadiran mereka di stadion menjadi elemen krusial yang memberikan energi positif bagi tim.Pendapatan Klub:
Pemasukan klub, terutama dari penjualan tiket, sangat bergantung pada jumlah penonton yang hadir. Dengan memindahkan jadwal ke malam hari, diharapkan lebih banyak suporter yang dapat menyaksikan pertandingan secara langsung, sehingga memaksimalkan potensi pendapatan.Pertandingan yang Lebih Menarik:
Suasana stadion yang penuh sesak dengan penonton yang bersemangat tentu akan menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih hidup dan menarik, baik bagi para pemain maupun penonton yang hadir. Fendi Jonathan menambahkan, “Kita ini salah satu klub yang memiliki fanbase besar. Pendapatan klub salah satunya dari penjualan tiket. Kita ingin klub ini tetap sehat, pemasukan maksimal, dan tontonan juga lebih seru kalau penontonnya banyak.”
Lebih lanjut, Fendi memaparkan bahwa perubahan jadwal ini juga merupakan respons terhadap aspirasi langsung dari para pendukung PSMS Medan. Banyak dari mereka yang menginginkan pertandingan digelar pada malam hari agar lebih mudah untuk dihadiri setelah jam kerja usai.
“Dua-duanya ya (keputusan manajemen dan permintaan suporter), memang suporter juga meminta perubahan jadwal itu,” tegasnya, menggarisbawahi bahwa keputusan ini merupakan kolaborasi antara inisiatif manajemen dan masukan dari para penggemar setia.
Harapan untuk Dukungan Penuh
Dengan penyesuaian jadwal ini, manajemen PSMS Medan memiliki harapan besar agar Stadion Utama Sumatra Utara dipadati oleh lautan hijau suporter “Ayam Kinantan”. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya menjadi bentuk dukungan moral, tetapi juga menjadi suntikan motivasi tambahan bagi PSMS Medan untuk meraih hasil terbaik saat menjamu FC Bekasi City.
Pertandingan pada malam hari dipercaya akan memberikan kesempatan lebih besar bagi para suporter untuk berpartisipasi, menciptakan home advantage yang maksimal bagi PSMS Medan. Semangat juang para pemain diprediksi akan semakin membara dengan dukungan langsung dari ribuan penggemar yang hadir.
Manajemen PSMS Medan terus berupaya menciptakan kondisi yang kondusif bagi tim dan juga para pendukungnya. Perubahan jadwal ini adalah salah satu langkah strategis yang diharapkan dapat berkontribusi pada kesuksesan PSMS Medan di Pegadaian Championship musim 2025/2026. Para penggemar diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan dukungan penuh bagi tim kesayangan mereka.



