No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus Human Interest

Sangjit: Lamaran Tionghoa yang Penuh Makna

Erwin by Erwin
20 Januari 2026 - 15:38
in Human Interest
0

Sangjit: Tradisi Seserahan Penuh Makna dalam Adat Tionghoa Menjelang Pernikahan

Setiap budaya memiliki kekayaan tradisi yang unik, terutama dalam rangkaian upacara pernikahan. Di Indonesia sendiri, berbagai ritual telah mengakar kuat, mulai dari lamaran, pengajian, hingga prosesi ijab kabul. Tak terkecuali, tradisi Tionghoa juga memiliki sebuah prosesi penting yang digelar sebelum pernikahan, yaitu Sangjit.

Sangjit merupakan sebuah upacara adat yang memiliki kemiripan dengan tradisi seserahan yang umum dikenal di Indonesia, namun dengan kekhasan dan makna mendalam yang terkandung di dalamnya. Untuk memahami lebih jauh mengenai tradisi ini, mari kita selami lebih dalam.

Mengenal Lebih Dekat Tradisi Sangjit

Secara harfiah, Sangjit dapat diartikan sebagai “seserahan” atau “pemberian”. Prosesi ini dilakukan menjelang hari pernikahan bagi mereka yang memiliki keturunan Tionghoa. Inti dari Sangjit adalah kedatangan calon pengantin pria beserta keluarga besarnya ke kediaman calon pengantin wanita. Dalam pertemuan ini, calon mempelai pria akan membawa sejumlah seserahan yang telah dipersiapkan secara khusus untuk pihak wanita.

Dalam pelaksanaannya, calon mempelai pria dan keluarganya kerap mengenakan busana tradisional Tionghoa yang dikenal dengan nama cheongsam atau qipao. Pakaian ini seringkali dihiasi dengan motif-motif yang memiliki makna simbolis tertentu, menambah kekayaan visual dan filosofis dari tradisi ini.

Secara tradisional, Sangjit diadakan setelah prosesi pertunangan yang dalam istilah Tionghoa disebut dinghun. Namun, seiring perkembangan zaman, banyak pasangan yang memilih untuk menggabungkan kedua acara ini menjadi satu kesatuan. Waktu pelaksanaan Sangjit biasanya bervariasi, mulai dari satu bulan hingga beberapa bulan sebelum hari bahagia pernikahan dilangsungkan. Jarak waktu ini memberikan ruang yang cukup bagi kedua keluarga untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang.

Baca Juga  Depresi Pensiun: Pria Ditemukan Tewas di Rel Purwosari

Makna Mendalam di Balik Prosesi Sangjit

Lebih dari sekadar pertukaran barang, Sangjit memiliki makna filosofis yang sangat kaya. Prosesi ini sejatinya merupakan sebuah perayaan atas penyatuan dua keluarga yang akan segera terjalin melalui ikatan pernikahan. Simbolisasi dari penyatuan ini terlihat jelas melalui pertukaran hadiah atau hantaran yang umumnya dibalut dengan warna-warna cerah seperti merah dan emas. Warna merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran, sementara emas identik dengan kekayaan dan kemuliaan.

Sangjit juga menjadi momen penting untuk menunjukkan keseriusan kedua calon mempelai dalam melangkah ke jenjang pernikahan. Melalui pemberian seserahan ini, calon mempelai pria membuktikan komitmennya dan niat baiknya untuk membangun rumah tangga. Selain itu, prosesi ini juga menjadi ajang untuk mendapatkan restu dan doa dari keluarga besar kedua belah pihak, yang merupakan elemen krusial dalam setiap tradisi pernikahan.

Sebagai salah satu warisan budaya Tionghoa, Sangjit juga berperan penting dalam upaya pelestarian tradisi dan kearifan lokal. Melalui acara ini, nilai-nilai luhur dan kebudayaan Tionghoa dapat terus diturunkan dari generasi ke generasi, menjaga keunikan identitas budaya di tengah arus globalisasi.

Rangkaian Acara dan Aturan dalam Sangjit

Pelaksanaan Sangjit memiliki tata cara yang terstruktur dan penuh hormat. Pihak keluarga calon pengantin wanita, termasuk para penerima seserahan, akan menunggu kedatangan rombongan calon pengantin pria. Pihak pria kemudian akan membawa sejumlah baki berisi seserahan yang jumlahnya biasanya genap, menandakan keseimbangan dan kelengkapan. Para pembawa baki ini umumnya merupakan anggota keluarga atau sahabat dekat yang belum menikah, yang diharapkan segera menyusul dalam kebahagiaan.

Setelah baki seserahan diterima oleh perwakilan dari pihak wanita, ada sebuah tradisi unik. Pihak keluarga wanita memiliki pilihan untuk menerima seluruh seserahan yang diberikan, atau mengembalikan sebagian. Jika seluruh seserahan diterima, ini menyimbolkan bahwa pihak keluarga wanita sepenuhnya menyerahkan calon pengantin putrinya kepada pihak keluarga pria. Namun, jika sebagian seserahan dikembalikan, ini mengindikasikan bahwa keluarga wanita masih akan tetap memiliki peran dan dapat ikut andil dalam kehidupan keluarga pengantin di masa mendatang.

Prosesi Sangjit kemudian dilanjutkan dengan serangkaian acara seperti sambutan dari kedua keluarga, ritual penghormatan, serta sesi ramah tamah. Di penghujung acara, calon pengantin wanita biasanya akan memberikan angpao kepada para pembawa baki seserahan. Pemberian angpao ini merupakan bentuk doa dan harapan agar mereka yang menerimanya juga segera menemukan jodoh dan merasakan kebahagiaan yang sama.

Baca Juga  Ammar Zoni Sebut Irish Bella dalam Pledoi, Ingat Momen Diminta Jatuhkan Talak: Saya Menolak

Daftar Hantaran Wajib dalam Sangjit

Isi dari seserahan dalam Sangjit tidaklah sembarangan, setiap item memiliki makna dan simbolismenya sendiri. Umumnya, hantaran yang diberikan dari pihak pria kepada pihak wanita meliputi:

  • Pakaian atau Kain: Diberikan untuk calon pengantin wanita sebagai simbol perhatian dan persiapan untuk kehidupan barunya.
  • Seperangkat Perhiasan: Meliputi cincin, gelang, kalung, dan anting. Perhiasan melambangkan kemakmuran dan nilai yang berharga.
  • Uang Angpao dan Uang Pesta: Uang ini disiapkan untuk berbagai keperluan pesta pernikahan dan sebagai bentuk bantuan finansial.
  • Tiga Baki Seserahan Buah-buahan: Berisi total 18 buah dengan rasa manis. Angka 18 dalam budaya Tionghoa memiliki arti “pasti kaya” atau “pasti makmur”. Buah-buahan melambangkan kesuburan dan kelimpahan.
  • Kue Mangkuk Merah: Berjumlah 18 potong. Kue berwarna merah ini juga melambangkan keberuntungan dan kemakmuran.
  • Dua Pasang Lilin Merah Besar: Lilin ini biasanya dihiasi dengan gambar naga dan burung phoenix. Naga melambangkan kekuatan dan keberuntungan pria, sementara phoenix melambangkan keanggunan dan kecantikan wanita. Keduanya bersama-sama melambangkan harmoni dalam pernikahan.
  • Peralatan Kosmetik atau Kebutuhan Pribadi: Melambangkan perhatian pada penampilan dan perawatan diri calon pengantin wanita.
  • Satu Pasang Kaki Babi atau Makanan Kaleng: Simbol kemakmuran dan ketersediaan makanan. Pilihan makanan kaleng seringkali menjadi alternatif modern.
  • Dua Botol Arak, Sampanye, atau Wine Merah: Melambangkan perayaan dan kemeriahan.

Dengan demikian, Sangjit bukan hanya sekadar prosesi pernikahan untuk memberikan kompensasi material kepada keluarga pihak perempuan, tetapi juga merupakan momen berharga untuk memperkenalkan dan menyatukan dua keluarga, serta memperkuat ikatan sebelum mengarungi bahtera rumah tangga.


FAQ Seputar Sangjit:

  • Apa itu Sangjit?
    Sangjit adalah sebuah prosesi lamaran dalam adat Tionghoa yang menjadi penanda keseriusan kedua belah pihak untuk melangkah ke jenjang pernikahan.
  • Apa saja isi seserahan dalam Sangjit?
    Isi seserahan dalam Sangjit umumnya meliputi perhiasan, uang angpao, pakaian, kue tradisional, berbagai jenis buah-buahan, lilin simbolis, serta perlengkapan pribadi lainnya yang memiliki makna penting.
  • Kapan prosesi Sangjit dilaksanakan?
    Prosesi Sangjit biasanya dilaksanakan beberapa bulan atau minggu sebelum hari pernikahan, memberikan jeda waktu yang cukup untuk berbagai persiapan.
Baca Juga  Apa yang Membuat Ibu Tiri Viral di Media Sosial?
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Perkembangan Terbaru di Maluku dan Papua: Tantangan dan Peluang
Human Interest

Perkembangan Terbaru di Maluku dan Papua: Tantangan dan Peluang

29 April 2026 - 19:49
Candi Borobudur dan Candi Prambanan: Warisan Budaya Dunia di Yogyakarta yang Menakjubkan
Budaya

Candi Borobudur dan Candi Prambanan: Warisan Budaya Dunia di Yogyakarta yang Menakjubkan

22 April 2026 - 18:46
Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki
Alam

Gunung Rinjani: Keindahan Danau Segara Anak di Puncak yang Menarik Pendaki

21 April 2026 - 14:36
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi
berita

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya
Budaya

Lembah Baliem: Pengalaman Budaya Otentik Suku Asli Papua di Tengah Pegunungan Jayawijaya

13 April 2026 - 09:23
Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan
Human Interest

Raja Ampat: Mengapa Disebut ‘Surga Terakhir di Bumi’ dan Keunikan Wisata Bahari yang Menakjubkan

12 April 2026 - 05:13
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Bintang muda sepak bola putri bersinar dari Kudus dan Malang

Bintang muda sepak bola putri bersinar dari Kudus dan Malang

26 Mei 2026 - 20:59

Peringatan Cuaca Sulut Hari Ini, Senin 25 Mei 2026: BMKG Peringatkan Hujan Deras

26 Mei 2026 - 20:44
Indocement bangun PLTS 71,9 MW, kurangi emisi karbon

Indocement bangun PLTS 71,9 MW, kurangi emisi karbon

26 Mei 2026 - 20:30
Teror Pocong di Gang Gelap Mengganggu Warga, Polisi Tangkap Dua Remaja

Teror Pocong di Gang Gelap Mengganggu Warga, Polisi Tangkap Dua Remaja

26 Mei 2026 - 20:15

PLN, Pilihan Tepat untuk Kebutuhan Listrik Anda

26 Mei 2026 - 19:32

Pilihan Redaksi

Bintang muda sepak bola putri bersinar dari Kudus dan Malang

Bintang muda sepak bola putri bersinar dari Kudus dan Malang

26 Mei 2026 - 20:59

Peringatan Cuaca Sulut Hari Ini, Senin 25 Mei 2026: BMKG Peringatkan Hujan Deras

26 Mei 2026 - 20:44
Indocement bangun PLTS 71,9 MW, kurangi emisi karbon

Indocement bangun PLTS 71,9 MW, kurangi emisi karbon

26 Mei 2026 - 20:30
Teror Pocong di Gang Gelap Mengganggu Warga, Polisi Tangkap Dua Remaja

Teror Pocong di Gang Gelap Mengganggu Warga, Polisi Tangkap Dua Remaja

26 Mei 2026 - 20:15
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.