
Satu korban tewas akibat kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tk. 1 Pusdokkes Polri, Brigjen Pol Prima Heru Yuliharyono, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima satu jenazah dari insiden tersebut.
“Ada satu korban meninggal. Sudah ada (di RS Polri),” ujar Prima saat dikonfirmasi, Selasa (28/4).
Namun demikian, Prima mengungkapkan bahwa pihaknya masih memastikan apakah jenazah tersebut sudah dipulangkan ke keluarga atau masih berada di rumah sakit.
Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini, jumlah korban yang meninggal dunia yang ditangani di RS Polri hanya satu orang.
“Betul (baru satu korban),” ucapnya.
Sebelumnya, petugas kamar jenazah RSUD Kota Bekasi menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal akibat tabrakan tersebut mencapai tujuh orang.
Salah satu korban adalah warga Grogol yang telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Proses Penanganan Korban
Setelah kecelakaan terjadi, tim medis segera melakukan evakuasi terhadap para korban. Jenazah korban yang meninggal langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Proses identifikasi korban juga sedang berlangsung. Petugas memastikan setiap korban dapat dikenali dengan baik agar dapat diserahkan kepada keluarga secara tepat.
Selain itu, pihak rumah sakit juga memberikan perawatan intensif kepada korban yang masih dalam kondisi kritis. Semua pasien mendapatkan perhatian maksimal dari tenaga medis.
Peristiwa Tabrakan
Kejadian tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur. Insiden ini menimbulkan banyak korban luka dan meninggal.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan. Diperkirakan, faktor kesalahan manusia atau kerusakan teknis menjadi kemungkinan utama penyebab kejadian tersebut.
Tindakan yang Dilakukan
Setelah kejadian, pihak kepolisian dan dinas kesehatan segera turun tangan. Mereka membantu proses evakuasi dan pengamanan lokasi kejadian.
Selain itu, pihak stasiun juga memberikan informasi terkini kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap waspada.
Situasi Terkini
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian mulai stabil. Para korban yang masih dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil dan terus diberi perawatan.
Pihak rumah sakit juga bersiap untuk menerima korban tambahan jika diperlukan. Semua langkah dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan korban serta keluarga mereka.


















