Manchester City Kembali Memperketat Persaingan dengan Arsenal
Skenario di mana Manchester City kembali menghalangi Arsenal meraih gelar juara Liga Inggris kembali mencuat musim ini. Hal ini semakin terlihat setelah pasukan Pep Guardiola berhasil mengalahkan Chelsea di markas mereka pada Minggu (13/4/2026) dini hari WIB. Skor akhir 0-3 menjadi bukti bahwa City saat ini sangat sulit dikalahkan.
Meskipun saat ini posisi Manchester City masih di bawah Arsenal dengan selisih enam poin, mereka masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan. Dengan pertemuan antara kedua tim yang akan digelar di Stadion Etihad pada Minggu (19/4/2026), situasi bisa berubah drastis jika City mampu meraih tiga poin dalam laga tersebut dan mengalahkan Arsenal.
Jeremy Doku, penyerang asal Belgia, memberikan komentarnya usai laga Chelsea vs Manchester City pada pekan ke-32 Liga Inggris 2025-2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (12/4/2026) malam WIB tersebut berakhir dengan skor 0-3. Doku sukses mencetak satu gol pada menit ke-68, setelah Nico O’Reilly (51′) dan Marc Guehi (57′) lebih dahulu membuka skor.
Kemenangan ini sangat penting bagi The Citizens yang saat ini tengah mengejar ketertinggalan poin dari Arsenal yang berada di puncak klasemen. Sebelumnya, City terpaut sembilan poin, kini jaraknya berkurang menjadi enam poin, dan masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan.
Doku mengatakan bahwa ia menyadari bahwa Liga Premier benar-benar tidak dapat diprediksi. Ia juga menyebut bahwa timnya fokus pada permainan sendiri. “Kemenangan di sini bukanlah hal yang pasti, jadi keberhasilan kami hari ini sungguh luar biasa,” ujarnya.
Menjawab pertanyaan tentang persaingan menuju gelar juara, Doku tidak menampik dan dengan tegas menyetujui anggapan tersebut. “Saya akan gila jika tidak percaya. Saya yakin persaingan sudah dimulai. Kita punya pertandingan besar sekarang, kita akan pulih dengan baik dan menantikannya,” tambahnya.
Meski begitu, Doku sadar jika hal tersebut tidak akan mudah baginya dan tim karena Arsenal juga memiliki misi yang serupa dengan Man City. “Mereka akan datang dengan membawa makanan. Mereka tidak ingin memberikannya begitu saja kepada kita, jadi kita harus mengambilnya sendiri. Percayalah, kita akan siap sedia,” ujarnya.
Laga Manchester City vs Arsenal yang akan digelar di Stadion Etihad pada Minggu (19/4/2026) diyakini akan menentukan siapa yang akan meraih gelar juara di akhir musim ini. “Saya rasa begitu. Jika Anda memenangkan pertandingan ini, itu akan menjadi pukulan telak bagi mereka. Jika kita kalah, itu ada di tangan mereka dan kita harus menunggu mereka kalah. Tetapi jika kita menang, itu ada di tangan kita dan saya lebih suka memegang kendali,” tandasnya.
Fokus pada Laga Berikutnya
Sementara itu, Marc Guehi memilih tetap tenang dan memilih fokus pada laga selanjutnya sebelum berbicara tentang gelar juara. “Kami tetap berpijak pada kenyataan, memulihkan diri, dan fokus pada pertandingan berikutnya. Yang terpenting adalah kita telah menyelesaikan tugas hari ini dan sekarang kita fokus pada pertandingan yang akan datang,” ujarnya.
Mantan kapten Crystal Palace itu memuji penampilan rekan-rekannya pada laga ini dan meminta agar secepatnya mengalihkan fokus ke partai krusial kontra Arsenal. “Semua orang telah menjalankan tugasnya dengan baik hari ini, dan mari kita lanjutkan ke tugas berikutnya,” tambahnya.
Mendukung pernyataan dari Marc Guehi, Rayan Cherki juga menyoroti laga hidup mati kontra Arsenal pekan depan. Cherki merasa jika tugasnya hanya berkontribusi pada tim dan mengabaikan tekanan untuk meraih juara. “Sekarang kita bisa pergi dan bermain melawan Arsenal, yang merupakan pertandingan besar bagi kita. Saya tidak merasakan tekanan. Saya hanya ingin bermain bersama rekan-rekan setim, memberikan kesenangan [kepada para penggemar], memberikan umpan-umpan bagus… untuk semua pemain karena kami membutuhkan gol,” tuturnya.



















