PT Jasa Marga telah mengambil langkah proaktif dalam meningkatkan kesiapan infrastruktur untuk menghadapi lonjakan mobilitas pengguna kendaraan listrik menjelang periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Peningkatan fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan bagi para pengguna kendaraan listrik di jalan tol, seiring dengan tren peningkatan jumlah kendaraan listrik yang diprediksi akan semakin signifikan selama periode libur panjang.
Peningkatan Kapasitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)
Salah satu fokus utama Jasa Marga adalah penambahan jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) jenis fast charging di area istirahat (rest area). Jumlah SPKLU fast charging yang sebelumnya berjumlah 128 unit kini telah ditingkatkan menjadi 172 unit. Penambahan signifikan ini tersebar di 56 rest area yang berada di bawah pengelolaan Jasa Marga.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SPKLU ini bertujuan untuk mengantisipasi tingginya permintaan dan mengurangi potensi antrean yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna. “Kami memastikan infrastruktur kendaraan listrik siap melayani masyarakat. SPKLU fast charging di 56 rest area dari 128 menjadi 172 unit,” ujar Rivan pada Rabu (17/12/2025). Ia menambahkan bahwa kesiapan ini merupakan bagian integral dari upaya Jasa Marga dalam memberikan pelayanan yang optimal selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Fasilitas Pendukung Kenyamanan dan Keamanan Pengguna Jalan
Selain peningkatan SPKLU, Jasa Marga juga memberikan perhatian khusus pada aspek kesehatan dan informasi bagi seluruh pengguna jalan.
Posko Kesehatan:
Jasa Marga telah menyiapkan posko kesehatan di 48 titik rest area. Posko-posko ini berfungsi untuk memberikan layanan kesehatan dasar yang cepat dan sigap bagi para pengguna jalan yang mungkin membutuhkan. Keberadaan posko kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan memberikan ketenangan pikiran bagi para pemudik selama perjalanan mereka.Sistem Manajemen Rest Area Berbasis Digital:
Untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi kepadatan di area istirahat, Jasa Marga mengimplementasikan sistem manajemen rest area yang berbasis digital. Sistem ini memungkinkan pengguna jalan untuk mendapatkan informasi terkini mengenai ketersediaan lahan parkir secara real-time melalui Dynamic Message Sign (DMS) yang terpasang di area tol. Selain itu, informasi ini juga dapat diakses dengan mudah melalui aplikasi Travoy.
“Dan sistem manajemen rest area yang menyediakan informasi ketersediaan parkir melalui DMS dan aplikasi Travoy,” jelas Rivan. Ia menekankan bahwa sistem ini sangat membantu pengguna dalam merencanakan waktu berhenti mereka secara lebih efisien, sehingga potensi penumpukan kendaraan di rest area dapat diminimalkan.
Optimalisasi 62 Rest Area untuk Kenyamanan Maksimal
Perhatian utama Jasa Marga selama masa libur akhir tahun ini adalah memastikan kenyamanan maksimal bagi seluruh pengguna jalan. Untuk itu, perusahaan telah mengoptimalkan sebanyak 62 rest area yang tersebar di berbagai ruas tol kelolaannya. Dari total tersebut, 59 rest area berstatus operasional penuh, sementara tiga lainnya adalah rest area fungsional yang disiapkan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas.
Setiap rest area ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum yang memadai untuk menunjang kebutuhan pengguna, antara lain:
- Toilet yang bersih dan terawat.
- Ruang laktasi yang dilengkapi dengan pendingin udara untuk kenyamanan ibu dan bayi.
- Area duduk (seating area) yang nyaman untuk beristirahat.
- Jalur pedestrian yang aman.
- Taman lalu lintas yang menyegarkan.
“Kenyamanan pengguna jalan pun menjadi perhatian utama Jasa Marga,” ujar Rivan. Ia menegaskan bahwa peningkatan fasilitas ini dilakukan secara menyeluruh dengan tujuan agar setiap pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat memutuskan untuk berhenti dan beristirahat.
Mendukung Kelancaran Arus Lalu Lintas
Optimalisasi fungsi dan fasilitas rest area juga memiliki peran krusial dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan. Dengan fasilitas yang memadai dan informasi yang akurat, diharapkan pengguna jalan tidak akan berlama-lama di area istirahat. Hal ini dinilai sangat efektif dalam mengurangi potensi kepadatan lalu lintas di ruas-ruas tol, terutama saat volume kendaraan diprediksi mengalami lonjakan.
Seluruh upaya peningkatan layanan ini merupakan respons Jasa Marga terhadap prediksi peningkatan volume kendaraan yang signifikan selama periode Nataru. Perusahaan senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, dan menghimbau seluruh pengguna jalan untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia dengan bijak serta memantau informasi lalu lintas melalui kanal resmi Jasa Marga. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama periode libur Natal dan Tahun Baru,” tutup Rivan, menegaskan bahwa seluruh kesiapan telah dilakukan secara terpadu dan terintegrasi.





















