Stadion Rp1 T Kalimantan: Pesaing Segiri & Batakan Rampung 2028

Diposting pada

Kalimantan Selatan akan segera memiliki sebuah kebanggaan baru di bidang olahraga, yaitu sebuah stadion internasional yang diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas termegah di Pulau Kalimantan. Terletak di Jalan Gubernur Syarkawi, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, pembangunan stadion ini ditargetkan akan selesai pada tahun 2028.

Perencanaan dan Pembebasan Lahan

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), saat ini tengah fokus pada tahapan krusial yaitu pembebasan lahan. Proses ini menjadi pondasi penting untuk mewujudkan mega proyek pembangunan stadion tersebut. Kepala Dinas PUPR Kalsel, M Yasin Toyib, menjelaskan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar kurang lebih Rp65 miliar khusus untuk keperluan pembebasan lahan. Lahan yang dibutuhkan mencakup hak atas tanah dari 88 pemilik yang berbeda.

“Sudah ada pematokan persil-persil tanah,” ungkap Yasin, menandakan dimulainya tahapan identifikasi dan penandaan fisik lahan yang akan dibebaskan.

Proses Administrasi dan Penilaian

Proses administrasi yang berkaitan dengan pembebasan lahan ini masih terus berjalan di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalimantan Selatan. Setelah proses pematokan selesai dilakukan, tim dari BPN akan turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi. Tahap verifikasi ini sangat penting untuk memastikan keabsahan dan kelengkapan data kepemilikan lahan.

Selanjutnya, setelah verifikasi lapangan selesai, proses akan berlanjut ke tahap penilaian harga oleh tim appraisal independen. Tim appraisal inilah yang akan menentukan nilai ganti rugi yang adil bagi para pemilik tanah.

“Kalau appraisal sudah selesai, baru kami melakukan pembayaran kepada pemilik. Targetnya bulan Oktober seluruh proses pembebasan lahan sudah clean and clear,” tegas Yasin, memberikan kepastian mengenai target waktu penyelesaian tahapan ini.

Tahapan Konstruksi dan Anggaran

Setelah lahan dinyatakan bebas sepenuhnya, pemerintah akan segera melanjutkan ke tahapan pengadaan fisik dan konstruksi stadion itu sendiri. Proyek stadion internasional ini diperkirakan akan menelan biaya total yang signifikan, yaitu sekitar Rp1 triliun.

Pembangunannya direncanakan akan menggunakan skema pendanaan multiyears, yang berarti anggaran akan dicicil selama beberapa tahun. Skema ini akan berlangsung selama tiga tahun, dimulai dari tahun 2026 hingga 2028.

Untuk tahap awal, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah mengalokasikan anggaran sebesar kurang lebih Rp150 miliar pada tahun 2026. Anggaran yang lebih besar disiapkan untuk tahun-tahun berikutnya, dengan Rp450 miliar dialokasikan pada tahun 2027, dan Rp400 miliar pada tahun 2028.

“Targetnya tahun 2028 stadion sudah rampung,” ujar Yasin, menegaskan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan proyek sesuai jadwal yang ditetapkan.

Dampak dan Potensi Stadion Baru

Jika pembangunan stadion internasional Banjarbaru ini terealisasi sesuai dengan jadwal yang direncanakan, maka Kalimantan Selatan akan semakin memperkaya daftar stadion berstandar tinggi di Pulau Kalimantan. Fasilitas ini akan menambah deretan stadion berkualitas yang sudah ada, seperti Stadion Segiri Samarinda yang baru saja direnovasi, Stadion Batakan di Balikpapan, serta Stadion Palaran yang pernah menjadi tuan rumah utama Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII pada tahun 2008.

Kehadiran stadion internasional ini diharapkan tidak hanya akan mendukung pengembangan dunia olahraga di Kalimantan Selatan, tetapi juga berpotensi menjadi sebuah ikon baru yang membanggakan bagi provinsi tersebut. Dengan fasilitas modern dan berstandar internasional, diharapkan dapat menarik berbagai ajang olahraga bergengsi, baik tingkat nasional maupun internasional, serta meningkatkan minat masyarakat terhadap berbagai cabang olahraga. Selain itu, stadion ini juga dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat dan hiburan, memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.

Gambar Gravatar
Hendra merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan