Pelatih Timnas U-17 China, Bin Ukishima, kini menghadapi berbagai bentuk kritik yang sangat keras dari media dan para pakar sepak bola di Negeri Tirai Bambu. Kritik ini muncul setelah kekalahan Timnas U-17 China dari Timnas U-17 Indonesia dalam ajang Piala Asia U17 2026.
Meskipun dianggap sebagai tim favorit, China harus menerima hasil yang mengecewakan dengan kekalahan 0-1 dari Indonesia dalam laga perdana Grup B. Kekalahan ini membuat posisi China menjadi sangat sulit untuk mencapai target lolos ke babak perempat final.
Kini, mimpi China untuk melaju ke Piala Dunia U-17 2026 terancam sirna karena mereka masih harus bertemu Jepang dan Qatar. Jepang saat ini memimpin klasemen sementara Grup B setelah mengalahkan Qatar dengan skor 3-1. Sementara itu, Indonesia berada di posisi kedua dengan selisih gol yang lebih baik dibandingkan Qatar.
Hanya dua tim teratas dari setiap grup yang berhak melaju ke babak perempat final sekaligus meraih tiket Piala Dunia U-17 2026. Oleh karena itu, kekalahan ini membuat Bin Ukishima menghadapi kritik tajam dari berbagai pihak.
Salah satu pakar sepak bola yang menyayangkan kekalahan China dari Indonesia adalah Miao Yuan. Menurutnya, China memiliki tim muda yang sangat menjanjikan dengan persiapan yang jauh lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
“Tim muda paling menjanjikan ini melakukan kesalahan besar sejak awal,” ujar Miao Yuan. “Mereka kurang kompak mulai dari susunan pemain inti hingga jalannya pertandingan. Meskipun mereka belum tersingkir, jelas ada masalah.”
Menurutnya, jika generasi pemain kelahiran 2009 ini tidak bisa lolos ke Piala Dunia, itu akan menjadi bencana yang besar. “Persiapan kali ini jauh lebih baik daripada generasi sebelumnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Miao Yuan juga menyoroti perbedaan performa Timnas U-17 China di pertandingan resmi dan persahabatan. Sebelum turnamen, China berhasil mengalahkan Indonesia dua kali dengan skor 7-0 dan 3-2 dalam laga uji coba. Selain itu, mereka juga mengalahkan Uzbekistan dan Tajikistan dalam laga uji coba.
Namun, performa mereka di pertandingan resmi dinilai rata-rata. “Performa tim dalam pertandingan resmi dan pertandingan persahabatan sangat berbeda. Pasti ada masalah di dalam tim itu sendiri,” kata Miao Yuan.
Seorang blogger terkenal asal China juga mengkritik Bin Ukishima karena dianggap merusak potensi generasi pemain muda berbakat. Ia menanyakan beberapa hal seperti alasan Pan Chaowei tidak dimainkan, penggunaan Xu Zhengpeng yang tidak optimal, serta perubahan formasi yang tidak jelas.
“Banyak pertanyaan yang muncul. Mengapa Xu Zhengpeng, mantan gelandang kunci, tidak diberi satu menit pun waktu bermain? Mengapa dua pilar lini tengah, Xu Zhengpeng dan Zhou Yuno, dipisahkan?” tanya blogger tersebut.
Ia juga mengkritik taktik yang digunakan oleh pelatih, termasuk penggunaan striker jangkung dan perubahan posisi pemain. “Siapa yang akan mengendalikan lini tengah? Lini tengah benar-benar tidak terkoordinasi. Formasi 5-0-5? Siapa yang mengajarinya itu?” tanya blogger tersebut.
China akan menghadapi Jepang di laga kedua pada 9 Mei mendatang, sedangkan Indonesia bakal menantang Qatar.



















