No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home info

Ujaran Kebencian: Ancaman Nyata di Masyarakat Menurut Prof. Nasaruddin Umar

Rizki by Rizki
3 Maret 2026 - 05:33
in info
0

Ancaman Ujaran Kebencian: Memahami dan Menangkal Dampaknya bagi Kemanusiaan

Ujaran kebencian, sebuah istilah yang secara harfiah berarti “ungkapan kebencian”, telah menjadi fenomena yang semakin mengkhawatirkan dalam tatanan sosial. Kamus mendefinisikannya sebagai ungkapan yang menyerang individu atau kelompok berdasarkan ras, agama, gender, atau orientasi seksual. Namun, dalam konteks sosiologi masyarakat Indonesia, makna ujaran kebencian meluas mencakup ungkapan dan siaran kebencian yang ditujukan kepada perorangan, kelompok, atau bahkan lembaga. Sasaran kebencian ini bisa beragam, meliputi agama, kepercayaan, aliran, etnis, ras, golongan, gender, orientasi seksual, serta hal-hal lain yang berpotensi memicu kemarahan publik.

Istilah “ujaran kebencian” sendiri merupakan terjemahan dari “hate speech” yang digunakan dalam Surat Edaran Kapolri Nomor: SE/6/X/2015 tentang Penanganan Ujaran Kebencian. Ujaran kebencian dapat bermanifestasi dalam berbagai bentuk, mulai dari pernyataan lisan, tulisan, karikatur, hingga berbagai isyarat lain yang secara inheren memompa semangat kebencian dan antipati terhadap kelompok tertentu.

Ancaman Spesifik: Ujaran Kebencian Berlatar Belakang Agama

Di antara berbagai bentuk ujaran kebencian, Religiuos-Hate Speech (RHS) atau ujaran kebencian berlatar belakang agama menempati posisi yang paling sensitif. RHS merujuk pada ungkapan kebencian yang berakar dari perbedaan agama, kepercayaan, aliran, mazhab, sekte, atau atribut keagamaan lainnya. Suatu tindakan dapat dikategorikan sebagai RHS jika memenuhi tiga unsur krusial: adanya pelaku yang terbukti melakukan RHS, adanya perbuatan yang dapat dikategorikan sebagai RHS, dan adanya kelompok yang menjadi sasaran tudingan serta mengalami kerugian akibat ungkapan tersebut.

Ujaran kebencian, terutama RHS, merupakan tindakan tercela yang memiliki potensi destruktif luar biasa. Ia mampu merusak ketenangan dan ketenteraman masyarakat, mengoyak persatuan dan kesatuan bangsa, serta yang paling berbahaya, dapat memicu konflik bahkan perang terbuka. Jika ujaran kebencian dibiarkan tumbuh subur tanpa adanya pengaturan yang memadai, maka dampaknya akan mengarah pada kekacauan sosial (social disorder) yang pada akhirnya akan merugikan kemanusiaan secara luas.

Baca Juga  Doa Ibadah PKB GMIM: Dari Pembuka Hingga Penutup

Menangani Ujaran Kebencian: Keseimbangan Antara Ketegasan dan Kehati-hatian

Mengingat potensi bahayanya, ujaran kebencian memerlukan penanganan yang terukur. Keterukuran ini penting karena penanganan yang berlebihan justru dapat menimbulkan dampak kontraproduktif dalam masyarakat yang demokratis. Kita tidak ingin penanganan ujaran kebencian justru berujung pada:

  • Kevakuman dinamisme masyarakat: Terlalu banyak pembatasan dapat membuat masyarakat menjadi pasif dan kehilangan semangat untuk berinovasi.
  • Pemasungan kreativitas intelektual: Kebebasan berpikir dan berekspresi sangat penting untuk kemajuan intelektual.
  • Pengurangan kebebasan mimbar: Ruang publik untuk berdiskusi dan menyampaikan pendapat harus tetap terjaga.
  • Penutupan era keterbukaan: Keterbukaan adalah hasil perjuangan panjang yang patut dipertahankan.

Menemukan keseimbangan yang tepat dalam menangani ujaran kebencian merupakan tantangan besar yang dihadapi oleh masyarakat modern.

Perspektif Islam terhadap Ujaran Kebencian

Dalam khazanah literatur Islam, ujaran kebencian memiliki beberapa padanan kata yang maknanya berdekatan. Salah satu yang paling relevan adalah istilah hasud. Dalam bahasa Arab, hasud berarti menghasut atau memprovokasi orang lain agar ikut membenci musuhnya. Pelaku hasud akan merasa puas ketika melihat musuhnya terpuruk dan tak berdaya.

Perbuatan hasud sangat dicela dalam Islam, bahkan mungkin dalam seluruh ajaran agama. Al-Qur’an mengajarkan perlindungan dari sifat pendengki dalam Surah Al-Falaq ayat 5: “Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”

Dalam sebuah hadits Nabi Muhammad SAW, disebutkan bahwa kebencian terhadap para penghasud dianalogikan dengan api yang memakan kayu bakar: “Sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan seperti mana api memakan kayu bakar.”

Kisah lain yang menyoroti bahaya provokasi dan kebencian dapat dilihat dari peristiwa ketika Nabi Muhammad SAW berhenti di atas dua makam baru di Baqi, Madinah. Beliau menjelaskan bahwa kedua penghuni makam tersebut sedang disiksa di alam kubur. Salah satunya disiksa karena tidak membersihkan diri dari kotoran, sementara yang kedua disiksa karena suka membuat onar di dalam masyarakat, alias provokator.

Al-Qur’an juga memberikan gambaran tentang kehancuran Raja Firaun yang senantiasa melancarkan ujaran kebencian terhadap Nabi Musa AS. Lebih jauh lagi, Al-Qur’an mengingatkan umat manusia agar tidak mudah membenci orang lain.

  • “Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.” (Q.S. Al-Maidah/5:8).
  • “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain.” (Q.S. Al-Hujurat/49:12).
Baca Juga  Jadwal & Harga Kapal Bitung-Makassar Maret 2026

Secara tegas, dapat disimpulkan bahwa untuk meraih ketenangan dan keberuntungan, setiap individu dan masyarakat harus menjauhi ujaran kebencian, terutama yang berlatar belakang agama.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Prakiraan Cuaca Selasa 28 April 2026: Maluku Utara Diprediksi Hujan Siang Sampai Sore
info

Prakiraan Cuaca Selasa 28 April 2026: Maluku Utara Diprediksi Hujan Siang Sampai Sore

1 Mei 2026 - 08:06
Cuaca Malang Hari Ini: Hujan Ringan Mengguyur Sepanjang Hari
info

Cuaca Malang Hari Ini: Hujan Ringan Mengguyur Sepanjang Hari

1 Mei 2026 - 04:15
Saldo KKS Kosong? Ini Alasan PKH Tahap 2 Belum Cair Merata
info

Saldo KKS Kosong? Ini Alasan PKH Tahap 2 Belum Cair Merata

1 Mei 2026 - 00:20
PIP 2026 Cair Lagi: Cek Status Cepat di HP
info

PIP 2026 Cair Lagi: Cek Status Cepat di HP

21 Maret 2026 - 22:17
Prediksi Petir Bengkulu Tengah 23 Februari 2026
info

Prediksi Petir Bengkulu Tengah 23 Februari 2026

20 Maret 2026 - 05:08
Kalender Jawa Maret 2026: Weton & Prediksi Lebaran 1447 H
info

Kalender Jawa Maret 2026: Weton & Prediksi Lebaran 1447 H

18 Maret 2026 - 06:51
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

26 April 2026 - 03:19
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Jadi 5 Orang

Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Jadi 5 Orang

1 Mei 2026 - 08:15
Kisah Ibu Amaliyah Mengurangi Limbah di Kampung Masigit Bersama PNM

Kisah Ibu Amaliyah Mengurangi Limbah di Kampung Masigit Bersama PNM

1 Mei 2026 - 08:10
Prakiraan Cuaca Selasa 28 April 2026: Maluku Utara Diprediksi Hujan Siang Sampai Sore

Prakiraan Cuaca Selasa 28 April 2026: Maluku Utara Diprediksi Hujan Siang Sampai Sore

1 Mei 2026 - 08:06
Perbandingan Statistik Mbappe dan Ronaldo dalam 100 Laga Pertama di Real Madrid, Siapa yang Lebih Tajam?

Perbandingan Statistik Mbappe dan Ronaldo dalam 100 Laga Pertama di Real Madrid, Siapa yang Lebih Tajam?

1 Mei 2026 - 07:58
Tersangka Penembakan Makan Malam Gedung Putih Didakwa Ingin Bunuh Trump, Terancam Hukuman Mati

Tersangka Penembakan Makan Malam Gedung Putih Didakwa Ingin Bunuh Trump, Terancam Hukuman Mati

1 Mei 2026 - 07:50

Pilihan Redaksi

Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Jadi 5 Orang

Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Jadi 5 Orang

1 Mei 2026 - 08:15
Kisah Ibu Amaliyah Mengurangi Limbah di Kampung Masigit Bersama PNM

Kisah Ibu Amaliyah Mengurangi Limbah di Kampung Masigit Bersama PNM

1 Mei 2026 - 08:10
Prakiraan Cuaca Selasa 28 April 2026: Maluku Utara Diprediksi Hujan Siang Sampai Sore

Prakiraan Cuaca Selasa 28 April 2026: Maluku Utara Diprediksi Hujan Siang Sampai Sore

1 Mei 2026 - 08:06
Perbandingan Statistik Mbappe dan Ronaldo dalam 100 Laga Pertama di Real Madrid, Siapa yang Lebih Tajam?

Perbandingan Statistik Mbappe dan Ronaldo dalam 100 Laga Pertama di Real Madrid, Siapa yang Lebih Tajam?

1 Mei 2026 - 07:58
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.