Dukungan Penuh DPRD Medan untuk Digitalisasi UMKM: Langkah Strategis Menyongsong Era Digital
Pemerintah Kota (Pemko) Medan menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong kemajuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui program pelatihan digitalisasi. Langkah ini disambut antusias oleh Komisi III DPRD Kota Medan yang memberikan dukungan penuh, melihatnya sebagai strategi krusial untuk meningkatkan daya saing para pelaku usaha di era yang serba digital ini.
Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Faisal Arbie, mengapresiasi inisiatif Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) yang menggagas pelatihan strategi digital. Ia menekankan bahwa perkembangan zaman yang pesat menuju digitalisasi menuntut adaptasi dari seluruh sektor, termasuk UMKM.
“Dunia terus bergerak ke arah digitalisasi, termasuk dalam pemasaran produk UMKM. Kita sangat mendukung pelatihan ini agar pelaku usaha mampu mengembangkan bisnisnya,” ujar Faisal Arbie. Ia menambahkan bahwa digitalisasi bukan hanya tentang peningkatan penjualan semata, tetapi juga menjadi katalisator bagi pelaku UMKM untuk terus berinovasi. Inovasi ini mencakup peningkatan kualitas produk hingga penyempurnaan tampilan kemasan (packaging) agar lebih menarik dan memikat perhatian konsumen di pasar daring.
Faisal Arbie juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program pelatihan ini. Ia berpendapat bahwa evaluasi berkala perlu dilakukan secara rutin untuk memastikan bahwa manfaat dari pelatihan tersebut benar-benar dapat dirasakan secara maksimal oleh para pelaku usaha. “Ke depan, sosialisasi harus menjangkau hingga tingkat kecamatan dan kelurahan agar tidak ada kesenjangan informasi,” tegasnya, menekankan perlunya jangkauan yang lebih luas agar seluruh UMKM di Kota Medan dapat terinformasi dan terfasilitasi.
Pelatihan Digitalisasi: Membekali UMKM dengan Keterampilan Pemasaran Modern
Sebelumnya, Kepala Diskop UKM Perindag Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar, menjelaskan bahwa program pelatihan digitalisasi ini telah dilaksanakan pada 27 Maret 2026. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memasarkan produk mereka secara online, menghadapi persaingan digital yang kian ketat.
Pelatihan ini dirancang secara komprehensif dengan menghadirkan narasumber yang sangat kompeten di bidangnya. Peserta berkesempatan belajar langsung dari trainer profesional yang berasal dari platform e-commerce terkemuka seperti Lazada. Selain itu, kehadiran fotografer profesional turut memperkaya materi pelatihan, memberikan wawasan mendalam mengenai teknik visual produk yang efektif.
Materi yang disampaikan tidak hanya terbatas pada strategi berjualan online, tetapi juga mencakup aspek krusial lainnya. Peserta dibekali kemampuan mumpuni dalam membuat konten visual yang menarik, sebuah elemen penting untuk memperkuat identitas merek (brand) di berbagai platform digital. Konten visual yang kuat dapat meningkatkan daya tarik produk, membangun kesadaran merek, dan pada akhirnya mendorong keputusan pembelian konsumen.
“Harapannya, UMKM di Kota Medan bisa bangkit kembali dan naik kelas melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujar Hendra Ridho Gunawan Siregar, optimis terhadap dampak positif pelatihan ini. Ia meyakini bahwa dengan bekal keterampilan digital yang memadai, UMKM akan mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan meningkatkan skala bisnis mereka.
Kolaborasi Legislatif dan Eksekutif untuk Kemajuan UMKM
Dukungan yang diberikan oleh Komisi III DPRD Kota Medan menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam upaya memajukan sektor UMKM. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting bagi keberhasilan program-program pemerintah yang menyasar para pelaku usaha.
Dengan adanya dukungan legislatif yang kokoh dan program pelatihan yang dirancang secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Medan semakin optimistis. Para pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan zaman menuju era digital, tetapi juga dapat secara signifikan meningkatkan kontribusi mereka terhadap perekonomian daerah.
Pemanfaatan teknologi digital membuka peluang baru bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Inovasi dalam pemasaran, peningkatan kualitas produk, dan strategi branding yang efektif melalui platform digital menjadi kunci utama untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan demikian, digitalisasi UMKM bukan hanya sekadar tren, melainkan sebuah keharusan strategis untuk memastikan kelangsungan dan kemajuan bisnis di masa depan.




