• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Trending

Viral! Jutaan Melayang Saat Main HP Papa, Ini Cara Amannya

Hendra by Hendra
17 Juni 2026 - 10:35
in Trending
0

Waspada Orang Tua: Anak Asyik Main HP, Puluhan Paket Belanja Datang Tanpa Sadar

Fenomena anak-anak yang tanpa sengaja melakukan transaksi belanja online akibat bermain ponsel orang tua belakangan ini semakin sering terdengar. Salah satu kisah yang viral di Instagram melalui akun @uve_uma_uza, menampilkan seorang ayah yang terkejut menerima puluhan paket pesanan yang ternyata semua dipesan oleh anaknya saat bermain handphone. Kejadian ini, meskipun terdengar lucu bagi sebagian orang, menjadi pengingat krusial bagi para orang tua mengenai pentingnya mengawasi akses gadget pada anak. Total kerugian yang timbul bisa mencapai jutaan rupiah, seperti yang dialami ayah dalam video tersebut, yang diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Kejadian ini menggarisbawahi bahwa kecanggihan teknologi, jika tidak diimbangi dengan pengawasan yang tepat, dapat menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan, terutama bagi anak-anak yang belum sepenuhnya memahami nilai uang dan cara kerja transaksi digital. Penting bagi orang tua untuk proaktif dalam mencegah hal serupa terjadi dan memastikan anak-anak tumbuh melek digital secara bertanggung jawab.

Untuk membantu para orang tua mengantisipasi kejadian serupa dan membentengi anak dari potensi pembelian impulsif melalui gadget, berikut adalah tujuh langkah penting yang perlu diperhatikan:

7 Langkah Pencegahan Agar Anak Tidak “Bikin” Ongkos Kirim

  1. Keluar dari Akun Aplikasi Belanja Secara Berkala

    Banyak orang tua merasa lebih praktis jika akun aplikasi belanja seperti marketplace selalu dalam kondisi login. Kemudahan ini, sayangnya, juga membuka celah bagi anak-anak untuk dengan mudah mengakses keranjang belanja hingga menyelesaikan transaksi tanpa orang tua menyadarinya. Jika perangkat handphone tersebut sering digunakan oleh anak, sangat disarankan untuk secara rutin melakukan logout dari aplikasi belanja. Alternatif lain adalah memanfaatkan fitur keamanan tambahan yang mungkin disediakan oleh aplikasi atau sistem operasi ponsel.

  2. Aktifkan Fitur Verifikasi Sebelum Pembayaran

    Hampir semua aplikasi belanja daring saat ini telah dilengkapi dengan fitur keamanan tambahan sebelum transaksi selesai. Fitur-fitur seperti PIN, pemindaian sidik jari (fingerprint), atau verifikasi wajah adalah lapisan keamanan ekstra yang sangat efektif. Dengan mengaktifkan fitur ini, anak tidak akan bisa menyelesaikan pembelian hanya dengan beberapa kali ketukan layar. Ini menjadi penghalang penting yang memaksa anak untuk tidak bisa melanjutkan transaksi tanpa otorisasi orang tua.

  3. Jaga Keamanan Data Pembayaran Anda

    Menyimpan detail kartu kredit, kartu debit, atau informasi pembayaran digital lainnya memang sangat memudahkan proses transaksi. Namun, bagi anak kecil yang belum memahami konsep finansial, tombol “bayar sekarang” bisa saja terlihat seperti bagian dari permainan seru di layar handphone. Jika memungkinkan, matikan fitur pembayaran otomatis atau hapus metode pembayaran yang tidak sedang aktif digunakan untuk mengurangi risiko. Kehati-hatian dalam menyimpan data pembayaran adalah kunci utama.

  4. Tanamkan Pemahaman Nilai Uang Sejak Dini

    Anak-anak, terutama yang masih kecil, sering kali belum memiliki pemahaman yang utuh bahwa setiap barang yang dibeli memerlukan uang sungguhan. Mereka mungkin melihat orang tua berbelanja secara daring dan menganggapnya sebagai aktivitas yang mudah dan tanpa batas. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk mulai mengenalkan konsep uang sesuai dengan usia anak. Jelaskan bahwa uang adalah alat untuk memenuhi kebutuhan dan harus digunakan secara bijak, bukan untuk kesenangan sesaat yang tidak perlu.

  5. Dampingi Anak Saat Menggunakan Gadget

    Meskipun terlihat sedang asyik menonton video edukatif atau bermain gim yang dianggap aman, anak bisa saja beralih ke aplikasi lain dalam hitungan detik. Perpindahan aktivitas ini sering kali tidak disadari oleh orang tua jika tidak melakukan pendampingan langsung. Pendampingan orang tua adalah salah satu cara paling efektif untuk memastikan anak menggunakan gadget sesuai dengan tujuannya, tidak mengakses konten yang belum sesuai usia, dan tidak melakukan tindakan yang tidak diinginkan seperti memesan barang.

  6. Manfaatkan Fitur Parental Control

    Perangkat smartphone modern dan berbagai aplikasi kini telah menyediakan fitur parental control atau kontrol orang tua. Fitur ini memungkinkan orang tua untuk membatasi akses anak ke aplikasi tertentu, mengatur batas waktu penggunaan, atau bahkan memblokir unduhan aplikasi baru. Dengan pengaturan yang tepat, anak tidak akan bisa sembarangan membuka aplikasi belanja, mengunduh aplikasi yang tidak semestinya, atau melakukan transaksi tanpa izin orang tua.

  7. Ajarkan Etika Digital: Selalu Minta Izin

    Salah satu aturan paling sederhana namun sangat efektif adalah membiasakan anak untuk selalu bertanya dan meminta izin sebelum menekan tombol apa pun yang belum mereka pahami sepenuhnya. Kebiasaan ini tidak hanya mencegah terjadinya belanja yang tidak disengaja, tetapi juga secara bertahap mengajarkan anak untuk memiliki rasa tanggung jawab saat berinteraksi dengan teknologi. Ini adalah fondasi penting dalam membangun kebiasaan digital yang positif.

Baca Juga  Kumpulan ucapan Waisak 2026 yang bisa dibagikan dalam bahasa Inggris dan Indonesia

Peristiwa puluhan paket belanja yang datang akibat ulah anak memang bisa menjadi cerita yang mengundang tawa dan bahan obrolan keluarga. Namun, di balik kelucuan tersebut, tersimpan pelajaran berharga bahwa anak-anak sangat membutuhkan pendampingan dan pengawasan yang intensif saat menggunakan gadget dan internet. Fenomena “demam parfume” yang sempat viral belakangan ini, di mana anak-anak terdorong untuk melakukan check out tanpa pertimbangan, menunjukkan betapa mudahnya mereka terpengaruh dan melakukan tindakan impulsif.

Teknologi dapat menjadi sarana pembelajaran yang luar biasa bagi anak-anak, namun tanpa pengawasan yang tepat, mereka berisiko melakukan hal-hal yang konsekuensinya belum mereka pahami. Oleh karena itu, selain mengaktifkan berbagai fitur keamanan yang tersedia, orang tua tidak boleh lupa untuk terus menerus mengajarkan literasi digital sejak dini. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh menjadi pengguna teknologi yang lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab.

Rekomendasi Tambahan untuk Orang Tua:

  • Rekomendasi Tontonan yang Aman dan Mengedukasi si Kecil
  • 12 Rekomendasi Mainan Edukasi Anak 5 Tahun
  • Sesi Makan Anak Menjadi Lebih Seru dan Tenang dengan Permainan Edukasi
Tags: melayangtrending
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Trending

Senggol Ruben & Betrand, Adik Sarwendah Disebut ‘Banci’ Meradang

17 Juni 2026 - 10:09
Deddy Corbuzier Operasi Mendadak, Minta Doa
Trending

Deddy Corbuzier Operasi Mendadak, Minta Doa

17 Juni 2026 - 07:34
Swifties Puzzled: Gracie Abrams’ New Track Echoes Toy Story Tune
Trending

Swifties Puzzled: Gracie Abrams’ New Track Echoes Toy Story Tune

17 Juni 2026 - 01:56
Teror Pocong Mandau Medsos: Polres Lamandau Ungkap Fakta Sebenarnya
Trending

Teror Pocong Mandau Medsos: Polres Lamandau Ungkap Fakta Sebenarnya

16 Juni 2026 - 15:59
Senyum Lebar Emak: 7 Meme Diskon Bikin Ngakak!
Trending

Senyum Lebar Emak: 7 Meme Diskon Bikin Ngakak!

16 Juni 2026 - 10:22
berita

Kominfo Blokir 5 Aplikasi Medsos Populer Akibat Pelanggaran Privasi di Makassar, Viral di Media Sosial

16 Juni 2026 - 08:28
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Boozed-Up Cop’s Shameful Fall From Grace

Boozed-Up Cop’s Shameful Fall From Grace

17 Juni 2026 - 11:40
Debat Demokrasi Bawaslu Nunukan: 26 Sekolah Beradu Argumen

Debat Demokrasi Bawaslu Nunukan: 26 Sekolah Beradu Argumen

17 Juni 2026 - 11:27
Waspada Varian Baru Flu Burung: Gejala, Pencegahan, dan Imbauan Kemenkes

Waspada Varian Baru Flu Burung: Gejala, Pencegahan, dan Imbauan Kemenkes

17 Juni 2026 - 11:17
Upacara 17 Hari Bulan di Batam, Kajari Batam: Perbedaan Pendapat Jangan Menjadi Sumber Perpecahan Bangsa

Upacara 17 Hari Bulan di Batam, Kajari Batam: Perbedaan Pendapat Jangan Menjadi Sumber Perpecahan Bangsa

17 Juni 2026 - 11:01
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.