• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Waka BGN: Peralatan Dapur Bekas Mitra SPPG Kurang Ajar!

Hidayat by Hidayat
10 Februari 2026 - 03:52
in politik
0

Pentingnya Kualitas Peralatan Dapur dan Bahan Baku dalam Program Gizi Nasional

Pacitan, Februari 2026 – Isu keamanan pangan kembali mencuat dalam sebuah forum penting yang dihadiri oleh para ahli gizi, akuntan, dan juru masak dari Kabupaten Pacitan, Ponorogo, dan Trenggalek. Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, menegaskan kembali pentingnya standar kualitas dalam penyediaan fasilitas dan bahan baku untuk program pelayanan gizi.

Sorotan utama Nanik tertuju pada kualitas peralatan dapur yang digunakan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menyoroti insiden keamanan pangan yang terjadi di salah satu SPPG di Boyolali pada pekan sebelumnya, di mana ditemukan penggunaan peralatan dapur bekas yang kondisinya memprihatinkan.

“Pasalnya, kejadian di salah satu SPPG di Boyolali yang pekan lalu mengalami insiden keamanan pangan, Ia menemukan mitra SPPG yang menyediakan chiller bekas, kulkas bekas dalam kondisi bermasalah,” ujar Nanik dalam pengarahannya di Hurya Ballroom, Pacitan.

Ia menekankan bahwa tanggung jawab utama penyediaan peralatan dapur yang baru dan berkualitas berada di tangan para mitra. Juru masak, sebagai pihak yang paling memahami kondisi alat, diminta untuk proaktif melaporkan kepada Kepala SPPG apabila ditemukan peralatan yang rusak atau tidak layak pakai. Kepala SPPG kemudian harus segera meminta penggantian kepada mitra.

“Kalau ada alat rusak, harus Mitra yang ganti. Peralatan minta yang bagus, seperti apa di juknisya. Jangan kayak di Boyolali, chillernya bekas, kulkasnya bekas, semuanya bekas. Ini kan kurang ajar. Dia terima Rp6 juta sehari tapi barang bekas ditaruh,” tegas Nanik, menunjukkan kekecewaannya terhadap praktik yang tidak profesional tersebut.

Nanik juga mengancam akan memberikan sanksi tegas berupa penangguhan (suspend) kepada mitra yang lalai dalam memenuhi kewajibannya untuk memperbarui peralatan dapur. Sanksi ini akan berlaku hingga kewajiban tersebut terpenuhi.

Baca Juga  DPRD Pekanbaru Setujui Perda SOTK, Tambah 3 Dinas Baru

Selain peralatan, Nanik juga memberikan instruksi kepada para ahli gizi, akuntan, dan Asisten Lapangan (Aslap) untuk melakukan pemeriksaan yang sangat teliti terhadap semua bahan makanan yang akan diolah di dapur SPPG. Ketelitian ekstra ini krusial untuk mencegah insiden keamanan pangan sejak dini.

Pemeriksaan Bahan Baku: Garis Depan Keamanan Pangan

Proses seleksi bahan baku menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan pangan. Nanik Sudaryati Deyang menekankan pentingnya kejelian dalam mengidentifikasi potensi risiko pada setiap bahan yang akan digunakan.

“Bahan baku kalau memang dari awal sudah ada tanda-tanda ayam itu nggak sehat, sayuran nggak sehat, tahu mungkin nggak sehat, segera kembalikan ke mitra,” imbaunya.

Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa penolakan terhadap bahan baku yang meragukan bukanlah sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan demi melindungi kesehatan masyarakat yang menjadi sasaran program.

Menolak Intervensi Mitra: Menjaga Integritas Menu Gizi

Lebih lanjut, Nanik memberikan instruksi yang sangat tegas kepada para ahli gizi dan akuntan untuk menolak segala bentuk intervensi yang dilakukan oleh mitra SPPG di dapur-dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Intervensi ini sering kali muncul dengan dalih bahwa para ahli gizi masih junior, kurang berpengalaman, atau tidak memahami harga pangan.

Nanik menegaskan bahwa praktik mengubah-ubah menu yang telah disusun oleh Pengawas Gizi oleh mitra adalah tindakan yang tidak dapat ditoleransi.

“Kalau ada yang berani mengubah, saya suspend! Biar mereka rasakan,” serunya dengan tegas.

Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program MBG ini meyakini bahwa intervensi tersebut sering kali berujung pada pemilihan produk yang kurang berkualitas demi meraup keuntungan yang lebih besar.

Baca Juga  Menlu Iran: Selamat Idul Fitri, Terima Kasih atas Solidaritas Indonesia

“Karena saya tahu, mereka akan memilihkan produk yang kurang bagus, supaya bisa ambil untung banyak. Awas saja! Ini yang bikin keracunan mulai dari pemilihan bahan baku yang nggak bener,” pungkasnya, yang disambut dengan sorak sorai riuh dan tepuk tangan dari para hadirin.

Tindakan tegas ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kasus keracunan pangan yang seringkali berakar dari keputusan-keputusan yang mementingkan keuntungan semata, mengesampingkan kualitas dan keamanan bahan baku. Komitmen terhadap standar tinggi dalam setiap aspek pelaksanaan program gizi menjadi kunci utama untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program ini.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax
Batam

Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax

18 Juni 2026 - 18:02
politik

Nadiem: Jaket Gojek di Sidang Pledoi

18 Juni 2026 - 14:42
Dampak Perjanjian Dagang Baru: Peningkatan Hubungan Diplomatik Indonesia-Australia
Bisnis

Dampak Perjanjian Dagang Baru: Peningkatan Hubungan Diplomatik Indonesia-Australia

18 Juni 2026 - 13:24
politik

Sinergi Lintas Sektor: Beltim Komitmen SPMB 2026

18 Juni 2026 - 11:40
UU PDP Disahkan: Surabaya Siap Hadapi Era Perlindungan Data Pribadi yang Lebih Ketat
berita

UU PDP Disahkan: Surabaya Siap Hadapi Era Perlindungan Data Pribadi yang Lebih Ketat

18 Juni 2026 - 11:17
Bos Maktour Dipanggil KPK Terkait Kasus Haji Era Yaqut
politik

Bos Maktour Dipanggil KPK Terkait Kasus Haji Era Yaqut

18 Juni 2026 - 10:22
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Pemko Banda Aceh Cairkan Gaji ke-13 ASN

Pemko Banda Aceh Cairkan Gaji ke-13 ASN

18 Juni 2026 - 18:35
Terobosan Baterai Solid-State: Mobil Listrik Capai 2.000 KM, Kapan Hadir di Indonesia?

Terobosan Baterai Solid-State: Mobil Listrik Capai 2.000 KM, Kapan Hadir di Indonesia?

18 Juni 2026 - 18:21
Aiptu Najahi: Pelopor Fardu Kifayah Polres Melawi

Aiptu Najahi: Pelopor Fardu Kifayah Polres Melawi

18 Juni 2026 - 18:09
Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax

Komisi II DPRD Kota Batam Datangi Kemenkeu, Soroti Anjloknya DBH PPh 21 dan Persoalan NITKU di Coretax

18 Juni 2026 - 18:02
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In