Putri Monica Laurensia Elias: Pengungkapan Perselingkuhan Suami dan Kekerasan Fisik
Putri Monica Laurensia Elias menjadi sorotan setelah aksinya memasang baliho yang menyindir suaminya, Joshua Sengkey, di kantor tempat ia bekerja. Aksi ini terjadi di Sulawesi Utara (Sulut) dan langsung viral setelah diunggah melalui siaran langsung akun Facebook-nya pada Senin (1/12/2025). Baliho tersebut berisi pesan yang tidak hanya mengucapkan selamat atas pelantikan PPPK suaminya, tetapi juga menyertakan ucapan selamat atas kelahiran anak pertama yang dikaitkan dengan dugaan hubungan suaminya dengan seorang perempuan lain.
Baliho tersebut menulis, “Selamat dan sukses atas dilantiknya PPPK suamikuuh Joshua Sengkey. Selamat atas kelahiran anak pertama bersama selingkuhan Meflita Lengkong. Turut berbahagia.” Pesan ini menimbulkan kehebohan dan membuat unggahan video live-nya cepat menyebar. Hingga Selasa (2/12/2025), video tersebut telah meraih sekitar 6.400 reaksi, 1.100 komentar, dan dibagikan lebih dari 1.200 kali.
PPPK adalah bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang direkrut melalui perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu. Berbeda dari PNS, PPPK memiliki status kepegawaian berbasis kontrak namun tetap mendapatkan gaji, tunjangan, cuti, dan perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Perselingkuhan dan KDRT yang Terungkap
Dalam wawancara yang diunggah melalui akun Facebook-nya, Putri Monica menjelaskan bahwa perselingkuhan suaminya sudah terjadi sejak November 2023. Ia menyebut bahwa awalnya sang suami dan wanita yang disebut sebagai pelakor merupakan staf THL di kantor dewan Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.
Selain diselingkuhi, Putri Monica juga mengaku mendapat kekerasan fisik dari suaminya. Ia menceritakan, “Suami suka KDRT. Saya diusir dari rumah. Pas keluar rumah, mereka dua makin nekat. Ternyata sejak bulan Oktober 2024 saya keluar rumah, perempuan itu sudah hamil dan melahirkan 5 Agustus 2025.”
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya terdampak secara profesional akibat tindakan pasangan tersebut. “Karena mau menutupi aib, perempuan itu posting dan tuduh saya yang selingkuh dengan suaminya. Siang itu juga kita dikeluarkan dari kantor karena reputasi, padahal waktu perempuan itu posting dia sementara hamil dengan suami saya,” jelas Putri.
Respons Publik dan Keberlanjutan Kasus
Kasus ini terus menjadi perbincangan hangat di media sosial warga Sulawesi Utara. Banyak warganet yang memberikan simpati kepada Putri Monica, sementara sebagian lainnya mengkritik tindakan suaminya. Hingga berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari pihak suami maupun wanita yang dituding sebagai selingkuhan.
Putri Monica mengungkapkan rasa sakit dan kesedihan yang ia alami selama masa-masa sulit ini. Ia berharap kasus ini dapat menjadi peringatan bagi orang-orang yang melakukan perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tangga. Dengan keberanian yang dimilikinya, Putri Monica berhasil membuka mata publik tentang masalah yang sering kali diabaikan atau tidak dianggap serius.


















