No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Yudo Sadewa Tolak Pengawalan: Hemat Anggaran, Bukan Buang Uang

Rizki by Rizki
30 Desember 2025 - 06:26
in Pemerintahan
0

Yudo Sadewa: Sang Anak Menteri yang Menolak Kemewahan dan Mengkritik Pemborosan Anggaran

Yudo Sadewa, putra dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, belakangan ini menjadi sorotan publik bukan karena kekayaan atau statusnya sebagai anak pejabat tinggi, melainkan karena sikapnya yang sangat sederhana dan kritiknya terhadap pemborosan anggaran negara. Penolakannya terhadap fasilitas pengawalan, yang dianggapnya hanya menambah beban anggaran, serta gaya hidupnya yang jauh dari kesan mewah, telah memicu kekaguman dan diskusi luas di masyarakat.

Kejutan di Sesi Live Streaming: Motor Xmax dan Ketiadaan Pengawalan

Kejadian yang membuat Yudo Sadewa viral bermula saat ia menjadi narasumber dalam sebuah sesi live streaming yang dipandu oleh influencer ternama, Bigmo. Sejak awal pertemuan, Bigmo sudah merasakan ada yang berbeda dari sosok Yudo. Alih-alih datang dengan mobil mewah atau diiringi rombongan pengawal layaknya anak pejabat pada umumnya, Yudo justru tiba di lokasi acara dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Xmax.

Bigmo menceritakan keterkejutannya, “Dia ke sini naik Xmax.” Ia menambahkan bahwa Yudo mengendarai motor tersebut seorang diri, bahkan menempuh perjalanan dari Bogor. “Dari Bogor nyetir sendiri,” ungkap Bigmo. Yang semakin mengejutkan adalah ketiadaan pengawalan atau rombongan protokoler yang menyertai Yudo dalam perjalanannya.

Menghadapi keheranan Bigmo, Yudo justru menanggapinya dengan santai. “Emang kenapa naik motor?” tanyanya dengan nada ringan, seolah hal tersebut bukanlah sesuatu yang luar biasa. Bigmo pun kembali mengungkapkan rasa herannya, “Lu bayangin naik motor, man.” Perilaku Yudo ini kontras dengan citra umum anak pejabat yang seringkali diasosiasikan dengan gaya hidup mewah dan penggunaan fasilitas negara secara berlebihan.

Transparansi Harta dan Sindiran Pedas untuk Gaya Hidup Pejabat

Dalam percakapan yang kemudian beralih ke topik investasi, Yudo mengaku baru saja mengalami kerugian yang cukup signifikan dalam trading Bitcoin. Ia menyebutkan, “Gue 10 Oktober ini loss hampir Rp22 miliar, tapi dari 8 juta dolar AS kecil lah.” Keterbukaan Yudo mengenai jumlah hartanya ini kembali membuat Bigmo takjub.

Baca Juga  Kementerian PU: Tim Siaga Darurat untuk Sumatra

Meskipun memiliki kekayaan yang berlimpah, Yudo menegaskan preferensinya untuk hidup sederhana. Ia kemudian melontarkan sindiran halus terhadap anak-anak pejabat lain yang memilih menggunakan pengawalan ketat untuk aktivitas sehari-hari. “Kalau anak pejabat yang lain kan naik, ‘tot tot tot’,” imbuhnya, menggambarkan suara sirene pengawalan yang kerap terdengar. Sikap Yudo ini menunjukkan kesadaran etika publik yang tinggi, di mana fasilitas negara seharusnya digunakan dengan bijak dan tidak untuk kepentingan pribadi yang berlebihan.

Kritik Tajam Terhadap Pemborosan Anggaran Negara

Lebih jauh, Yudo Sadewa tidak hanya menyoroti gaya hidup pribadi, tetapi juga mengkritik keras kebiasaan para pejabat yang dinilainya gemar menghambur-hamburkan anggaran negara. Menurutnya, pemborosan ini seringkali terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari rapat yang tidak efisien hingga fasilitas penginapan yang mewah saat perjalanan dinas.

Yudo berpendapat bahwa korupsi tidak selalu berbentuk penggelapan uang secara langsung. Penyalahgunaan anggaran untuk rapat dan perjalanan dinas, menurutnya, juga merupakan bentuk korupsi terselubung yang tidak boleh diremehkan. “Jadi orang-orang itu kebanyakan korupsi-korupsi itu dari situ. Anggaran rapat, perjalanan dinas, masa bisa sampai miliaran sih,” ungkapnya prihatin.

Ia bahkan memberikan contoh konkret mengenai pilihan penginapan pejabat. Yudo berargumen bahwa pejabat seharusnya tidak selalu merasa perlu menginap di hotel bintang lima. “Lu tidur di Oyo aja udah nyaman kali harusnya. Enggak usah di hotel bintang 5,” sarannya.

Kritik ini semakin relevan di era digital saat ini. Yudo menekankan bahwa banyak agenda pemerintahan yang sebenarnya bisa dilakukan secara daring melalui platform seperti Zoom, sehingga dapat menghemat biaya besar yang seharusnya bisa dialihkan ke sektor yang lebih produktif. “Kalau mau mengabdi masyarakat, kan kita sekarang udah ada teknologi. Emang enggak bisa pakai Zoom atau misalnya enggak bisa apa lebih jauh efisiensi lagi,” ujarnya.

Baca Juga  Aceh: Harapan Akselerasi Infrastruktur dan Hunian

Ia menyarankan agar anggaran yang terbuang percuma dialihkan untuk sektor-sektor yang lebih berdampak bagi perekonomian. “Daripada buang anggaran enggak jelas, mendingan buat suntikin ke bank-bank BUMN atau apapun itu yang penting ekonomi muter lah,” pungkasnya.

Yudo juga mengungkapkan bahwa ayahnya, Purbaya Yudhi Sadewa, telah mengambil langkah signifikan dalam memotong anggaran rapat-rapat yang dianggap tidak jelas. Inisiatif ini diklaim berhasil menghemat anggaran negara hingga puluhan triliun rupiah. “Misalkan kemarin tuh bapak dapat 60 triliun dari potong anggaran-anggaran, rapat-rapat itu yang enggak jelas. Bahkan, 60 triliun itu cuman dari potong rapat enggak jelas itu loh, makanya negara Indonesia itu susah majunya karena enggak efisien. Udah enggak efisien, pejabatnya kebanyakan maling gitu,” tegasnya.

Sikap dan pernyataan Yudo Sadewa ini menjadi pengingat penting bagi para pejabat publik dan masyarakat luas mengenai pentingnya efisiensi anggaran, transparansi, dan kesadaran etika dalam menggunakan fasilitas negara.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Destinasi Wisata Kembali Ramai: Rahasia Daya Tariknya yang Menggoda
Pemerintahan

Pemko Batam Luncurkan Program Baru, Warga Rasakan Dampaknya Mulai Bulan Ini

2 Juni 2026 - 08:19
Sejumlah Pejabat Hadiri Rapat Penting Bahas Percepatan Pembangunan Daerah
Pemerintahan

Sejumlah Pejabat Hadiri Rapat Penting Bahas Percepatan Pembangunan Daerah

2 Juni 2026 - 05:23
Aceh: Harapan Akselerasi Infrastruktur dan Hunian
Pemerintahan

Aceh: Harapan Akselerasi Infrastruktur dan Hunian

31 Desember 2025 - 20:29
Natal 2025: Kemenag Perkuat Kerukunan
Pemerintahan

Natal 2025: Kemenag Perkuat Kerukunan

31 Desember 2025 - 17:15
MoU Pekerja Migran: KP2MI & Pemkab Deli Serdang Bersinergi
Pemerintahan

MoU Pekerja Migran: KP2MI & Pemkab Deli Serdang Bersinergi

31 Desember 2025 - 11:19
2025: Puncak Kerukunan Indonesia
Pemerintahan

2025: Puncak Kerukunan Indonesia

31 Desember 2025 - 07:16
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Destinasi Wisata Kembali Ramai: Rahasia Daya Tariknya yang Menggoda

Pemko Batam Luncurkan Program Baru, Warga Rasakan Dampaknya Mulai Bulan Ini

2 Juni 2026 - 08:19
Pengguna Smartphone Wajib Tahu: Fitur Baru Ini Tingkatkan Keamanan Data Anda

Pengguna Smartphone Wajib Tahu: Fitur Baru Ini Tingkatkan Keamanan Data Anda

2 Juni 2026 - 07:50
Polisi Ungkap Sindikat Penipuan Investasi Bodong, Korban Rugi Ratusan Juta

Polisi Ungkap Sindikat Penipuan Investasi Bodong, Korban Rugi Ratusan Juta

2 Juni 2026 - 07:20
Pemimpin Klasemen MotoGP 2026 Beri Pengakuan Penting

Pemimpin Klasemen MotoGP 2026 Beri Pengakuan Penting

2 Juni 2026 - 07:16
10 Rekomendasi Tempat Nongkrong Nyaman di Akhir Pekan: Dijamin Bikin Betah!

10 Rekomendasi Tempat Nongkrong Nyaman di Akhir Pekan: Dijamin Bikin Betah!

2 Juni 2026 - 06:51

Pilihan Redaksi

Destinasi Wisata Kembali Ramai: Rahasia Daya Tariknya yang Menggoda

Pemko Batam Luncurkan Program Baru, Warga Rasakan Dampaknya Mulai Bulan Ini

2 Juni 2026 - 08:19
Pengguna Smartphone Wajib Tahu: Fitur Baru Ini Tingkatkan Keamanan Data Anda

Pengguna Smartphone Wajib Tahu: Fitur Baru Ini Tingkatkan Keamanan Data Anda

2 Juni 2026 - 07:50
Polisi Ungkap Sindikat Penipuan Investasi Bodong, Korban Rugi Ratusan Juta

Polisi Ungkap Sindikat Penipuan Investasi Bodong, Korban Rugi Ratusan Juta

2 Juni 2026 - 07:20
Pemimpin Klasemen MotoGP 2026 Beri Pengakuan Penting

Pemimpin Klasemen MotoGP 2026 Beri Pengakuan Penting

2 Juni 2026 - 07:16
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.