No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

Tiga Berita Terpopuler Padang: Tahun Baru Sepi, Banjir Tabing, Arang Laris

Hidayat by Hidayat
2 Januari 2026 - 15:34
in Lokal
0

Suasana Malam Tahun Baru di Padang: Pantai yang Lebih Sepi, Warga Korban Banjir Meminta Solusi, dan Arang yang Laris Manis

Menjelang pergantian tahun dari 2025 ke 2026, Kota Padang menyajikan berbagai cerita yang menarik perhatian publik. Mulai dari suasana malam tahun baru di Pantai Padang yang terasa berbeda, perjuangan warga yang terus menerus dilanda banjir bandang, hingga lonjakan permintaan arang yang menjadi primadona di pasar tradisional.

Pantai Padang: Perayaan yang Lebih Sunyi di Malam Pergantian Tahun

Suasana Pantai Padang pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025), terlihat mulai dipadati oleh masyarakat yang ingin merayakan momen spesial tersebut. Sejak pukul 18.00 WIB, warga mulai berdatangan bersama keluarga, termasuk anak-anak, untuk menikmati suasana senja hingga malam di sepanjang bibir pantai.

Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, pihak kepolisian menerapkan sistem lalu lintas satu arah di kawasan Pantai Padang. Rekayasa lalu lintas ini dilakukan mulai dari Jalan Masjid Al-Hakim di Samudera hingga pintu keluar di Simpang Hotel Pangeran. Beberapa titik akses menuju pantai juga ditutup untuk mengatur arus kendaraan. Personel lalu lintas dari Polda Sumbar, dibantu oleh Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan unsur Forkopimda Kota Padang, berjaga di setiap simpang.

Sepanjang Jalan Samudera, suasana tampak semarak dengan deretan pedagang yang menjajakan berbagai makanan, minuman, hingga mainan anak-anak. Pengunjung terlihat duduk santai di bibir pantai, sebagian asyik bermain bersama buah hati mereka. Memasuki pukul 21.40 WIB, kepadatan kendaraan mulai meningkat, didominasi oleh sepeda motor dan mobil pribadi, meskipun arus lalu lintas masih terpantau terkendali.

Namun, perayaan tahun ini terasa berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Salah seorang pedagang di Pantai Padang, Indra Syafar, mengungkapkan bahwa keramaian malam itu belum seramai peringatan Tahun Baru 2025. “Kalau dibandingkan tahun lalu, ini jauh bedanya. Sekarang memang terasa lebih sepi,” ujarnya. Ia menilai, minimnya keramaian disebabkan oleh tidak adanya perayaan tahun baru yang digelar oleh Pemerintah Kota Padang maupun Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. “Karena kita masih dalam suasana kemalangan akibat banjir bandang kemarin. Kalau tidak berduka, mungkin sekarang sudah ramai,” tambahnya. Meskipun demikian, Indra tetap optimis jumlah pengunjung akan meningkat menjelang detik-detik pergantian tahun, “Kita sebagai pedagang harus sabar. Mudah-mudahan nanti mendekati tengah malam makin ramai,” harapnya.

Baca Juga  TTU NTT: Pohon Tumbang Hancurkan Tiga Rumah

Ajakan Doa dan Zikir dari Gubernur

Menyikapi kondisi tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, sebelumnya telah mengimbau masyarakat untuk menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan penuh kesederhanaan dan empati. Imbauan ini disampaikan mengingat Sumatera Barat masih dalam suasana duka pasca-bencana banjir bandang yang melanda 16 kabupaten dan kota sekitar satu bulan sebelumnya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak hura-hura dan tidak ada kegiatan pesta kembang api,” kata Mahyeldi. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah mengeluarkan surat edaran resmi terkait imbauan tersebut. Sebagai gantinya, Pemprov Sumatera Barat akan menggelar doa dan zikir bersama di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi pada malam pergantian tahun. “Insyaallah, pada malam tanggal 31 nanti kita akan mengadakan doa dan zikir bersama di Masjid Raya,” ujarnya. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat hingga tingkat kecamatan dan nagari. “Mudah-mudahan dengan zikir dan doa bersama ini, kita bisa mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana serta memohon keselamatan bagi Sumatera Barat,” tutupnya.

Warga Tabing Banda Gadang Terus Berjuang Melawan Banjir Berulang

Di sisi lain Kota Padang, warga yang terdampak banjir bandang di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Sumatera Barat, menyampaikan keluhan dan permintaan mendesak kepada pemerintah. Mereka menuntut langkah konkret untuk mengatasi banjir yang terus berulang sejak akhir November 2025.

Salah seorang warga Perumahan Banda Gadang Permai, Ibet (50), mengaku rumahnya telah terendam banjir sebanyak lima kali sejak peristiwa banjir bandang pada 27 November 2025. Menurutnya, sedikitnya lebih dari 60 rumah di kawasan tersebut terdampak setiap kali hujan lebat mengguyur Kota Padang selama satu hingga dua jam. “Sejak akhir November itu sudah sekitar lima kali kami kebanjiran, termasuk kemarin. Hujan lebat satu sampai dua jam saja, air pasti naik dan rumah kembali terendam,” ujar Ibet.

Saat banjir kembali terjadi pada Selasa (30/12/2025) sore, Ibet bersama suami dan kelima anaknya berada di rumah yang baru beberapa hari selesai dibersihkan dari lumpur sisa banjir sebelumnya. Ia menyebut, pascabanjir bandang, keluarganya terpaksa tidur di rumah hanya beralaskan tikar dan kasur bantuan. Kasur lama yang biasa mereka gunakan terpaksa dibuang karena dipenuhi lumpur dan tidak bisa dibersihkan.

Baca Juga  Korban Umang Direlokasi ke Lahan PT THL

Terjebak di Atas Plafon, Menanti Kepastian Hunian

Ketika air kembali naik, Ibet dan keluarganya tidak sempat mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan memilih bertahan di atas plafon rumah. “Air datang terlalu cepat, jadi kami tidak sempat mengungsi. Kami naik ke plafon rumah, sebelumnya suami sudah membuat semacam lantai, jadi kami bisa duduk dan berbaring di sana,” jelasnya. Pilihan ini diambil karena tidak ada lagi tempat berlindung. Sejak masa tanggap darurat bencana berakhir, posko pengungsian yang sebelumnya digunakan warga telah dibongkar. Ibet juga mengaku enggan menumpang ke rumah saudara karena keterbatasan tempat.

Hingga kini, Ibet dan sejumlah warga terdampak lainnya belum mendapatkan hunian sementara (huntara) meskipun banjir terus berulang. Menurutnya, hunian yang disediakan pemerintah sudah penuh. “Kalau ke rumah orang tua atau saudara, saya segan karena sudah penuh. Kemarin sempat ada tawaran huntara, tapi sampai sekarang belum jelas, katanya yang disediakan pemerintah sudah penuh,” ungkapnya. Ia menambahkan, meskipun mendapatkan bantuan uang hunian sementara sekitar Rp600 ribu per bulan, dana tersebut terpaksa dialihkan untuk kebutuhan lain, seperti memperbaiki sepeda motor yang rusak akibat terendam banjir. “Kami pakai uang itu untuk memperbaiki motor karena dipakai untuk bekerja. Jadi sementara kami bertahan saja tinggal di rumah,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Rini (44), warga lainnya di kawasan tersebut. Ia bersama keluarga terpaksa naik ke atap rumah saat banjir kembali melanda. “Kemarin kami naik ke atap, sudah tidak tahu lagi mau mengungsi ke mana. Setelah dievakuasi, kami sempat menginap di posko rumah warga semalam. Pagi harinya air surut, kami kembali ke rumah untuk bersih-bersih,” katanya. Rini menyebut hingga saat ini belum ada kejelasan terkait hunian sementara yang dijanjikan. “Katanya ada di rusunawa, tapi ternyata penuh. Kami diminta bersabar dan menunggu,” ujarnya.

Baca Juga  Agenda Solo 23 Maret 2026: Dari SAM Bakdan hingga Jazz Triwindu

Meskipun demikian, warga mengakui bantuan logistik seperti sembako masih mencukupi, baik melalui posko maupun diantar langsung oleh relawan. “Kalau bantuan sembako aman, masih ada. Kadang kalau tidak sempat ke posko, ada yang mengantarkan,” ujar Ibet. Namun, warga berharap pemerintah tidak hanya memberikan bantuan darurat, tetapi juga segera menangani akar permasalahan banjir agar kejadian serupa tidak terus berulang dan mengancam keselamatan serta kehidupan mereka.

Arang Laris Manis Jelang Pergantian Tahun, Pedagang Buka Hingga Malam

Di tengah berbagai isu yang berkembang, aktivitas ekonomi di Pasar Raya Padang menjelang pergantian tahun 2025 menuju 2026 menunjukkan geliat yang positif. Permintaan arang dilaporkan meningkat secara signifikan, mendorong para pedagang untuk membuka lapak mereka hingga malam hari. Tradisi bakar-bakar bersama keluarga pada malam pergantian tahun menjadi pemicu utama lonjakan kebutuhan arang sebagai bahan perapian.

Salah seorang pedagang di Blok I Pasar Raya Kota Padang, Raful, menyediakan arang siap pakai yang dijual per kantong. Ia memprediksi, penjualan arangnya akan terus meningkat hingga malam jelang tahun baru 2026. “Sebab, beberapa masyarakat pekerja kantoran selalu membeli pada malam hari jelang tahun baru. Mereka kan pulangnya sore, kalau tahun kemarin sering membeli saat malam. Kebetulan khusus tahun baru ini, saya buka sampai jam 20.00 WIB,” tutur Raful. Ia memastikan harga per kantong tetap sama dengan hari biasa, yaitu Rp10.000, tanpa kenaikan harga meski momennya adalah tahun baru.

Raful melaporkan bahwa penjualannya kembali meningkat jelang pergantian tahun. Hari ini, ia telah berhasil menjual sekitar 200 kantong plastik arang siap pakai. “Sudah laku sekitar 200 kantong plastik, di dalamnya sudah arang siap pakai,” sebutnya. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Pada Selasa (30/12/2025), ia berhasil menjual sebanyak 120 kantong plastik. “Naik dari kemarin, sekitar 80 kantong plastik atau ditotal mencapai 5 karung. Kalau kemarin terjual sekitar 120 kantong jelang tutup,” jelasnya. Peningkatan penjualan ini tentu menjadi kabar baik bagi para pedagang arang di tengah kesibukan persiapan menyambut tahun baru.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Kisah Hamidun Diko, Tukang Sepatu Berusia 29 Tahun di Boalemo Gorontalo
Lokal

Kisah Hamidun Diko, Tukang Sepatu Berusia 29 Tahun di Boalemo Gorontalo

28 April 2026 - 19:06
Atasi Banjir Ketintang-Margorejo, Surabaya Bangun Rumah Pompa Baru
Lokal

Atasi Banjir Ketintang-Margorejo, Surabaya Bangun Rumah Pompa Baru

28 April 2026 - 16:53
Pengenalan Sumatra: Sejarah, Budaya, dan Keunikan Wilayah Indonesia
Daerah

Pengenalan Sumatra: Sejarah, Budaya, dan Keunikan Wilayah Indonesia

28 April 2026 - 15:39
Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Berawan dan Kabur
Lokal

Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Berawan dan Kabur

28 April 2026 - 14:56
Anak Kecil Jadi Saksi Pencurian Orang Tuanya di Parung Bogor
Lokal

Anak Kecil Jadi Saksi Pencurian Orang Tuanya di Parung Bogor

28 April 2026 - 14:13
Prakiraan Cuaca Maluku April 2026: Berawan dan Hujan
Lokal

Prakiraan Cuaca Maluku April 2026: Berawan dan Hujan

28 April 2026 - 13:58
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

35 Soal Tes Excel: Dasar, Rumus, Fungsi & Jawaban

20 Desember 2025 - 16:45
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

Gaji ke-13 PNS, PPPK, dan Pensiunan Cair Juni 2026: Besaran dan Komponen

26 April 2026 - 03:19
Kangen Band Jadi Film, Kolaborasi Dua Produser

Kangen Band Jadi Film, Kolaborasi Dua Produser

28 April 2026 - 21:46
BNI Bongkar Penyelewengan Dana Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar dari Audit Internal Februari 2026

BNI Bongkar Penyelewengan Dana Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar dari Audit Internal Februari 2026

28 April 2026 - 21:40
Injil Katolik Hari Ini: April 2026 dan Mazmur Tanggapan

Injil Katolik Hari Ini: April 2026 dan Mazmur Tanggapan

28 April 2026 - 21:21
Start tertunda bikin deg-degan? MotoGP ubah aturan Jerez untuk keselamatan pembalap

Start tertunda bikin deg-degan? MotoGP ubah aturan Jerez untuk keselamatan pembalap

28 April 2026 - 21:19
Review Lengkap Pixel 8 Pro: Fitur, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Pixel 8 Pro: Fitur, Harga, dan Keunggulan Terbaru

28 April 2026 - 21:16

Pilihan Redaksi

Kangen Band Jadi Film, Kolaborasi Dua Produser

Kangen Band Jadi Film, Kolaborasi Dua Produser

28 April 2026 - 21:46
BNI Bongkar Penyelewengan Dana Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar dari Audit Internal Februari 2026

BNI Bongkar Penyelewengan Dana Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar dari Audit Internal Februari 2026

28 April 2026 - 21:40
Injil Katolik Hari Ini: April 2026 dan Mazmur Tanggapan

Injil Katolik Hari Ini: April 2026 dan Mazmur Tanggapan

28 April 2026 - 21:21
Start tertunda bikin deg-degan? MotoGP ubah aturan Jerez untuk keselamatan pembalap

Start tertunda bikin deg-degan? MotoGP ubah aturan Jerez untuk keselamatan pembalap

28 April 2026 - 21:19
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.