Investigasi Kematian Influencer Lula Lahfah: Polisi Periksa Kekasih, Keanu Agl Ungkap Ketakutan Terakhir
Kepergian mendadak influencer Lula Lahfah menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan publik. Sehari setelah dimakamkan, pihak kepolisian segera bergerak untuk mengungkap misteri di balik kematiannya. Sejumlah saksi, termasuk kekasih almarhumah, Reza “Arap” Oktavian, dijadwalkan untuk dimintai keterangan. Fokus penyelidikan akan mencakup pendalaman kondisi kesehatan Lula sebelum ditemukan meninggal dunia.
Sementara itu, cerita menyentuh datang dari selebgram Keanu Agl, yang mengungkap percakapan terakhirnya dengan Lula sehari sebelum influencer tersebut berpulang. Dalam obrolan tersebut, Lula sempat mengungkapkan rasa takutnya menghadapi prosedur medis.
Reza Arap di Tengah Duka dan Hujatan
Kehilangan Lula Lahfah merupakan pukulan berat bagi Reza Arap. Sebagai kekasih, ia merasakan luka yang mendalam atas kepergian Lula. Namun, di tengah fase duka yang sedang dijalani, Reza Arap dihadapkan pada kenyataan pahit lainnya. Ia tidak hanya berjuang mengatasi rasa kehilangan, tetapi juga harus menghadapi tekanan emosional akibat komentar pedas dari warganet yang menyeret kehidupan pribadinya ke ruang publik.
Alih-alih mendapatkan ruang untuk berduka, Reza Arap justru dihujani berbagai sindiran di media sosial. Salah satu komentar yang memicu reaksinya datang dari akun X @jurmeme (ngomul mulu). Akun tersebut menuliskan komentar yang menyinggung masa lalu hubungan Reza Arap dengan mantan istrinya, seolah membuka kembali luka lama yang selama ini berusaha ia pendam.
Reza Arap mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun ia memilih diam meskipun berbagai tudingan negatif terus diarahkan kepadanya. Namun, situasi kali ini terasa berbeda dan jauh lebih berat untuk dihadapi. Dalam balasannya, Reza Arap mengaku kehilangan pegangan. Selama ini, Lula Lahfah adalah sosok yang menjadi penyeimbang emosinya, tempat ia bersandar saat tekanan datang bertubi-tubi.
Ia pun mengisyaratkan tidak akan lagi tinggal diam demi memperbaiki nama baik almarhumah dan dirinya sendiri.
“Syg… maafin aku kalau dalam grief phase aku, suatu saat aku yakin tunangan kamu ini akan hilang kontrol untuk memperbaiki nama kamu dan semuanya, yang sudah bertahun-tahun kamu tau kalau aku sudah menahan diri. begitupun kamu yang menahan aku. waktu kamu masih ada. ily,” tulis Reza Arap menanggapi hujatan tersebut.
Ia berjanji sebisa mungkin menahan diri, namun ia tak memungkiri benteng pertahanannya telah runtuh.
“Sebisa mungkin aku akan menahan diri aku. I have no logic anymore syg. maafin aku,” sambungnya dengan nada putus asa.
Proses Investigasi Kepolisian
Setelah Lula Lahfah meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026), kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta kematian sang influencer. Pihak kepolisian bakal meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk kekasih almarhumah, Reza “Arap” Oktavian, pada Senin (26/1/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan tersebut rencananya akan digelar di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Pihaknya akan mendalami beberapa hal krusial, termasuk kondisi kesehatan Lula sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Tergantung yang bersangkutan, tapi sudah dikomunikasikan untuk bisa hadir di hari Senin (26/1). Sama teman-teman dekat (Lula) yang datang ke lokasi kejadian,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan foto maupun membuat asumsi liar terkait meninggalnya Lula Lahfah. “Kami juga mengimbau untuk kita menjaga empati keluarga almarhum atas kejadian ini,” tegasnya.
Lula Lahfah Sempat Ungkap Ketakutan Sehari Sebelum Meninggal
Selebgram dan pemain film Keanu Agl membagikan cerita mengenai komunikasi terakhirnya dengan Lula Lahfah, sehari sebelum sahabatnya itu meninggal dunia. Keanu Agl mengakui bahwa ia sempat berkomunikasi melalui pesan singkat dengan Lula pada Kamis (22/1/2026) malam.
Dalam percakapan tersebut, Lula mengungkapkan kondisi kesehatannya. “Dia bilang ke saya malamnya jam 10 malam, malam sebelum meninggal, tuh dia ada pembengkakan usus, mau dimasukin kamera (endoskopi),” kata Keanu Agl.
Keanu menambahkan bahwa Lula sangat ketakutan menghadapi tindakan medis tersebut. “Terus saya bilang tenang aja enggak usah takut. Dia takut. Saya bilang, ‘Udah zikir aja’ gitu,” ucapnya. Keanu berusaha menenangkan Lula yang sedang panik, meyakinkan bahwa prosedur endoskopi tidak akan membahayakan nyawanya.
Keanu mengaku sama sekali tidak memiliki firasat bahwa sakit perut yang dialami Lula akan berujung pada kematian. “Ya saya pikir takutnya dia karena ada masalah lain, nggak ada di otak saya, nggak ada opsi buat meninggal. Paling apa sih? Berantem sama pacar, ngaret aja, atau enggak lagi ngapain dulu,” jelasnya.
Keanu Agl merasa sangat syok dan aneh ketika mendengar kabar Lula Lahfah meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026) pukul 18.44 WIB. Pasalnya, di hari yang sama, ia dan Lula Lahfah dijadwalkan bertemu untuk memberikan kejutan ulang tahun kepada teman mereka. “Karena hari itu dia pergi, kita rencana mau ke rumah Dara Arafah. Dara ulang tahun mau kasih kejutan, pas mau jemput Lula dapat kabar dia meninggal, syok banget pasti,” ujar Keanu Agl.
Penemuan di Apartemen Lula Lahfah
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen yang ditempati oleh influencer Lula Lahfah di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru, pada Jumat (23/1) malam.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda penganiayaan. “Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” katanya.
Kompol Murodih menjelaskan bahwa awalnya saksi curiga karena Lula sakit dan pintu apartemen dalam keadaan terkunci. Lula Lahfah diketahui baru saja berobat pada malam sebelumnya. Akhirnya, saksi meminta bantuan pengelola apartemen untuk membuka pintu. Di dalam, Lula ditemukan dalam keadaan terlentang di kasur, berselimut putih, mengenakan kaos putih dan celana pendek hitam. “Cek denyut nadi, detak jantung sudah tidak berjalan atau bergerak,” pungkasnya.
















