No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home berita

Korban Dituduh Aniaya, Keluarga Pelaku Minta Rp 250 Juta

Rizki by Rizki
7 Februari 2026 - 09:10
in berita
0

Konflik Berdarah di Medan: Dari Laporan Pencurian Hingga Dugaan Penganiayaan, Mediasi Gagal

Sebuah kasus yang awalnya bermula dari laporan pencurian telepon genggam di Medan telah berkembang menjadi isu serius yang melibatkan dugaan penganiayaan. Peristiwa ini menarik perhatian publik dan memicu berbagai diskusi, terutama setelah beredar di media sosial. Pihak kepolisian, dalam hal ini Polrestabes Medan, telah memberikan klarifikasi mendalam mengenai penanganan kasus ini, menekankan bahwa proses hukum dijalankan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada keadilan.

Kronologi Awal: Laporan Pencurian yang Berujung Kekerasan

Semua berawal pada tanggal 22 September 2025. Sebuah laporan pencurian telepon genggam diajukan di wilayah hukum Polsek Pancur Batu. Namun, alih-alih menunggu kehadiran petugas kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, pelapor bersama beberapa individu lain dilaporkan mendatangi lokasi di mana terduga pelaku pencurian berada. Tindakan ini, yang dilakukan tanpa menunggu proses resmi, diduga kuat menjadi pemicu terjadinya tindak kekerasan terhadap para terduga pelaku.

Tidak lama setelah kejadian tersebut, keluarga dari para terduga pelaku dugaan penganiayaan kemudian mengambil langkah dengan melaporkan insiden tersebut ke Polrestabes Medan. Laporan ini membuka babak baru dalam penanganan kasus, yang kini berfokus pada dugaan penganiayaan yang terjadi.

Proses Penyelidikan dan Upaya Mediasi

Menyikapi laporan yang masuk, pihak kepolisian melalui Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, menjelaskan bahwa tim penyidik segera bergerak untuk mengumpulkan berbagai fakta terkait kejadian. Komunikasi intensif dilakukan dengan seluruh pihak yang terlibat. Salah satu fokus utama penyidik adalah menelusuri secara cermat luka-luka yang dialami oleh para korban dugaan penganiayaan.

“Penyidik memastikan bahwa setiap luka yang dialami korban harus ditelusuri secara transparan,” ujar AKBP Bayu, menegaskan komitmen kepolisian untuk menjaga objektivitas dalam penyelidikan.

Baca Juga  BMKG: Jakarta Makin Panas, Ini Biangnya

Sebagai bagian dari upaya penyelesaian yang damai, penyidik sempat memfasilitasi proses mediasi antara pelapor dan terlapor di Polsek Pancur Batu. Mediasi ini diinisiasi sebagai sarana untuk mencapai penyelesaian secara kekeluargaan, sebuah pendekatan yang seringkali diupayakan dalam kasus-kasus yang melibatkan konflik antarindividu.

Namun, upaya mediasi ini sayangnya tidak membuahkan hasil. Perbedaan pandangan yang signifikan muncul terkait nilai penyelesaian perkara. Pihak yang dilaporkan berinisial LS dikabarkan mengajukan permintaan biaya penyelesaian sebesar Rp 250 juta. Angka ini dinilai sangat jauh dari kemampuan pihak berinisial G, yang hanya sanggup menawarkan Rp 5 juta sebagai bentuk penyelesaian. Perbedaan nilai yang begitu mencolok ini membuat kesepakatan tidak tercapai.

Jalur Hukum dan Keadilan Restoratif

Ketika mediasi kekeluargaan menemui jalan buntu, pihak yang merasa dirugikan memutuskan untuk menempuh jalur hukum yang lebih formal. Laporan resmi kembali diajukan ke Polrestabes Medan. Setelah laporan tersebut diterima, tim penyidik kembali mendalami perkara ini. Pemeriksaan ulang terhadap fakta hukum yang ada serta bukti-bukti medis, termasuk hasil visum et repertum, dilakukan secara menyeluruh.

Hasil visum et repertum mengkonfirmasi adanya luka-luka pada korban yang konsisten dengan dugaan tindak pidana penganiayaan. Temuan ini memperkuat dasar bagi kepolisian untuk melanjutkan proses hukum.

Meskipun demikian, kepolisian tidak menutup pintu sepenuhnya terhadap kemungkinan penyelesaian damai. Peluang untuk menerapkan mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice kembali dibuka. Dalam mediasi lanjutan yang difasilitasi oleh kepolisian, pihak LS dikabarkan sempat menurunkan tuntutan penyelesaian menjadi Rp 50 juta. Akan tetapi, pihak G tetap menyatakan ketidakmampuannya untuk memenuhi permintaan tersebut. Akibatnya, mediasi kembali gagal mencapai titik temu.

Proses Hukum Berlanjut dan Komitmen Kepolisian

AKBP Bayu Putro Wijayanto kembali menegaskan prinsip penanganan kasus ini. “Restorative justice selalu menjadi opsi sepanjang ada kesepakatan bersama dan memenuhi ketentuan. Ketika tidak tercapai kesepakatan, maka proses hukum harus tetap berjalan,” tegasnya.

Baca Juga  Milan Lepas Permata Muda ke Raksasa Belanda

Saat ini, perkara ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Polisi telah berhasil menahan satu orang tersangka yang diduga terlibat dalam tindak pidana penganiayaan. Selain itu, tiga orang lainnya telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan sedang dalam pengejaran petugas.

Polrestabes Medan secara tegas menyatakan komitmennya untuk menangani kasus ini dengan segenap profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa keadilan dapat ditegakkan bagi seluruh pihak yang terlibat, sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Penanganan kasus ini menjadi contoh bagaimana kepolisian berupaya menyeimbangkan antara upaya penyelesaian damai dan penegakan hukum yang tegas demi terciptanya rasa keadilan di masyarakat.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Kapal Tanpa Awak: Tren Teknologi Masa Depan yang Mengubah Industri Maritim
berita

Kapal Tanpa Awak: Tren Teknologi Masa Depan yang Mengubah Industri Maritim

21 April 2026 - 18:34
Pengertian dan Pentingnya Ekonomi Biru dalam Pemanfaatan Sumber Daya Laut Berkelanjutan
berita

Pengertian dan Pentingnya Ekonomi Biru dalam Pemanfaatan Sumber Daya Laut Berkelanjutan

20 April 2026 - 22:27
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi
berita

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Pentingnya Pelestarian Ekosistem Laut dalam Konservasi Lautan
berita

Pentingnya Pelestarian Ekosistem Laut dalam Konservasi Lautan

17 April 2026 - 13:56
Cerita Ini Menarik Perhatian Banyak Orang: Mengapa Jadi Viral?
berita

Cerita Ini Menarik Perhatian Banyak Orang: Mengapa Jadi Viral?

15 April 2026 - 23:59
Banyak Dibahas Hari Ini, Ini Penjelasan Lengkapnya
berita

Banyak Dibahas Hari Ini, Ini Penjelasan Lengkapnya

15 April 2026 - 22:28
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 133: Tonton Drama Menarik

10 Desember 2025 - 23:01
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
Herman Deru Ajak Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI dalam Lomba Video Ketahanan Pangan

Herman Deru Ajak Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI dalam Lomba Video Ketahanan Pangan

23 April 2026 - 05:07
Hoaks Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos

Hoaks Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos

23 April 2026 - 04:55
Perjalanan Dakwah Aipda Rieswan di Meratus: Awalnya dari Cerita Da’i

Perjalanan Dakwah Aipda Rieswan di Meratus: Awalnya dari Cerita Da’i

23 April 2026 - 04:48
Gorontalo Viral: BBM Tak Pengaruhi, 2 Siswa Tewas Tabrak Truk, Bocah Hanyut Jadi Perhatian

Gorontalo Viral: BBM Tak Pengaruhi, 2 Siswa Tewas Tabrak Truk, Bocah Hanyut Jadi Perhatian

23 April 2026 - 04:29
Sekjen PDIP Hasto Kritik Kadernya, Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kepala Dinas LH

Sekjen PDIP Hasto Kritik Kadernya, Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kepala Dinas LH

23 April 2026 - 04:18

Pilihan Redaksi

Herman Deru Ajak Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI dalam Lomba Video Ketahanan Pangan

Herman Deru Ajak Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI dalam Lomba Video Ketahanan Pangan

23 April 2026 - 05:07
Hoaks Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos

Hoaks Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos

23 April 2026 - 04:55
Perjalanan Dakwah Aipda Rieswan di Meratus: Awalnya dari Cerita Da’i

Perjalanan Dakwah Aipda Rieswan di Meratus: Awalnya dari Cerita Da’i

23 April 2026 - 04:48
Gorontalo Viral: BBM Tak Pengaruhi, 2 Siswa Tewas Tabrak Truk, Bocah Hanyut Jadi Perhatian

Gorontalo Viral: BBM Tak Pengaruhi, 2 Siswa Tewas Tabrak Truk, Bocah Hanyut Jadi Perhatian

23 April 2026 - 04:29
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.