Pemain Asing Persija Jakarta Diperkirakan Akan Berpindah
Bek asing Brasil, Paulo Ricardo, menjadi nama yang paling kuat dalam prediksi akan meninggalkan skuad Macan Kemayoran. Prediksi ini muncul berdasarkan hasil polling yang dilakukan melalui akun Instagram resmi klub. Persija Jakarta memiliki 11 pemain asing dalam mengarungi kompetisi Super League 2025/2026. Ke-11 pemain tersebut adalah Carlos Eduardo, Thales Lira, Gustavo Almeida, Fabio Calonego, Van Basty Sousa, Maxwell Souza, Allano Lima, Bruno Tubarao, Jean Mota, Paulo Ricardo, dan Alaeddine Ajaraie.
Tiga nama terakhir baru datang di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Namun, hanya Alaeddine Ajaraie saja yang berstatus sebagai pemain pinjaman dari klub India, NothEast United. Pemain berpaspor Maroko itu hanya dipinjam hingga akhir musim, artinya ia sudah harus kembali ke klub asalnya.
Menariknya, dari 11 pemain asing Persija Jakarta, hanya Gustavo Almeida saja yang masih terikat kontrak hingga 2027 mendatang. Sementara 10 pemain lainnya termasuk Alaeddine, kontraknya akan habis seiring kompetisi Super League yang telah berakhir.
Hingga kini, masa depan para pemain asing Persija Jakarta masih menjadi tanda tanya besar. Untuk mengetahui aspirasi netizen mengenai legiun asing yang layak dilepas musim depan, klub melakukan polling melalui media sosial Instagram pada Sabtu (23/5).

Dari 11 nama, mengerucutkannya menjadi tiga nama berdasarkan penampilan paling minim musim ini. Ketiga pemain itu adalah Jean Mota, Paulo Ricardo, dan Gustavo Almeida. Sebenarnya, ada juga nama Alaeddine Ajaraie yang hanya mencatat 15 penampilan, tapi namanya tidak dimasukkan karena berstatus sebagai pinjaman.
Jean Mota tercatat baru tampil sebanyak 12 kali, Paulo Ricardo 11 penampilan, sementara Gustavo Almeida 20 penampilan. Catatan Gustavo Almeida sedianya sama seperti Thales Lira, namun ketika melakukan voting, bomber asal Brasil itu masih mencatatkan 19 penampilan.
Gustavo Almeida mencatatkan penampilan ke-20 nya bersama Persija Jakarta dalam laga terakhir kontra Semen Padang (23/5), bertepatan saat membuka polling. Dalam laga tersebut, eks striker Arema FC itu tampil moncer dengan mencatat dua gol dalam pesta kemenangan 3-0 Macan Kemayoran. Maka itu, namanya masuk ke dalam polling.
Nah, dari hasil polling yang diikuti oleh 61 voters tersebut menunjukkan hasil yang cukup kontras. Nama Paulo Ricardo menduduki posisi puncak sebagai pemain yang diprediksi kuat untuk meninggalkan Jakarta. Bek asal Brasil itu meriah persentase suara sebesar 52 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa performa sang pemain bertahan belum mampu memikat hati para penggemar.
Meski demikian, bukan berarti Paulo Ricardo benar-benar cabut, mengingat performanya cukup apik dalam mengawal pertahanan Persija Jakarta dengan berduet bersama Rizky Ridho. Bahkan ia telah mencatatkan satu gol.
Kemudian Jean Mota menempati posisi kedua dengan memperoleh 26 persen suara. Eks rekan Lionel Messi di Inter Miami itu bisa dibilang telat panas, mengingat baru masuk di paruh musim. Pasalnya, gelandang asal Brasil itu baru bisa unjuk gigi di beberapa laga terakhir dengan kontribusi satu gol dan empat assist bersama skuad Macan Kemayoran.
Sementara Gustavo Almeida tampaknya masih mendapatkan kepercayaan dari para fans. Bomber asal Brasil itu hanya mendapatkan 21 persen suara dalam polling ‘siapa yang akan meninggalkan tim?’. Kemungkinan besar, persentase kecil yang diraihnya karena status kontraknya yang baru berakhir Juni 2027.
Minimnya penampilan Gustavo Almeida juga tak luput karena cedera lutut yang mengharuskannya absen dalam beberapa laga di putaran pertama. Namanya juga sempat menghilang dalam daftar susunan pemain di awal musim.
Kendati begitu, Gustavo Almeida berhasil membuktikan ketajamannya bersama Persija Jakarta. Meski hanya main 20 dari 34 pertandingan Super League 2025/2026, ia total mencatat 11 gol. Maka itu, tampaknya fans masih akan mempercayakannya sebagai juru gedor Macan Kemayoran musim depan.
Kini, bola panas ada di tangan manajemen Persija Jakarta dan tim pelatih. Apakah mereka akan melakukan perombakan besar-besaran mengingat 10 kontrak pemain asing akan kedaluwarsa, atau tetap mempertahankan kerangka tim yang ada?
Sementara itu, dalam konferensi pers pasca laga kontra Semen Padang kemarin, pelatih Mauricio Souza angkat bicara soal nasib para pemain, khususnya legiun asing. Juru taktik asal Brasil itu mengatakan bahwa hal tersebut adalah urusan pemain yang bersangkutan, apakah ingin memperpanjang kontrak atau tidak.
“Para pemain sekarang sedang menjalani masa libur, itu tadi sudah saya sampaikan. Dan untuk saat ini saya juga belum tahu apa yang akan terjadi dengan seluruh skuad. Saya rasa itu adalah urusan masing-masing pemain, apakah mereka akan bertahan atau tidak,” ujar Souza.
Pembersihan skuad atau cuci gudang tampaknya menjadi opsi yang masuk akal jika melihat hasil polling dan durasi kontrak yang tersisa. Menarik untuk ditunggu langkah apa yang akan diambil Macan Kemayoran menjelang bursa transfer musim depan.



















