Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan Ritel Signifikan di Awal 2026
PT Astra Daihatsu Motor melaporkan performa penjualan ritel yang menggembirakan pada Februari 2026, menunjukkan peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Total penjualan yang berhasil dibukukan mencapai 12.336 unit. Angka positif ini utamanya ditopang oleh kontribusi dari tiga segmen kendaraan yang secara konsisten menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu, menyumbang lebih dari 90 persen dari total keseluruhan.
Ketiga segmen krusial tersebut meliputi kategori kendaraan niaga, khususnya segmen Commercial Low, serta dua segmen mobil penumpang yang sangat populer, yaitu Low Cost Green Car (LCGC) dan Sport Utility Vehicle (SUV) Medium.
Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor, menyatakan bahwa pencapaian di bulan Februari 2026 ini semakin memperkuat komitmen Daihatsu dalam memenuhi berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. “Capaian pada Februari 2026 ini memperkuat konsistensi Daihatsu dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, baik untuk penggunaan harian maupun menunjang aktivitas usaha. Kami berkomitmen dalam menyediakan pilihan kendaraan yang best value sesuai kebutuhan pelanggan, serta memastikan kemudahan layanan purnajual agar pelanggan makin tenang memiliki Daihatsu,” ujarnya dalam sebuah keterangan pers pada Selasa, 3 Maret.
Dominasi Segmen Mobil Penumpang: LCGC dan SUV Medium Jadi Primadona
Segmen mobil penumpang memegang peranan penting dengan menyumbang 51 persen dari total penjualan Daihatsu pada periode tersebut. Dua kategori yang menjadi penopang utama di segmen ini adalah LCGC dan SUV Medium.
Model-model LCGC seperti Daihatsu Sigra dan Ayla berhasil mencatatkan angka penjualan gabungan sebanyak 3.906 unit. Performa ini menunjukkan betapa tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan yang menawarkan efisiensi bahan bakar, harga yang terjangkau, serta biaya operasional yang rendah, menjadikannya pilihan ideal untuk mobilitas keluarga sehari-hari.
Sementara itu, di segmen SUV Medium, Daihatsu Terios membuktikan popularitasnya dengan mencatatkan penjualan sebanyak 1.351 unit. Keberhasilan Terios mencerminkan preferensi konsumen yang semakin meningkat terhadap kendaraan dengan kemampuan jelajah yang mumpuni, desain tangguh, namun tetap menawarkan nilai yang kompetitif di kelasnya. Kombinasi antara efisiensi LCGC dan performa SUV Medium ini secara efektif menjawab kebutuhan pasar yang beragam.
Kendaraan Niaga Tetap Menjadi Pilihan Utama Pelaku Usaha
Di sisi lain, segmen kendaraan niaga tidak kalah gemilang, menyumbang 49 persen dari total penjualan Daihatsu. Kontribusi terbesar datang dari lini Gran Max, yang merupakan pilihan utama bagi para pelaku usaha di Indonesia.
Daihatsu Gran Max Pick Up mencatatkan angka penjualan yang impresif sebanyak 4.010 unit. Keandalan dan kapasitas angkutnya menjadikan Gran Max Pick Up sebagai mitra bisnis yang tak tergantikan bagi para pengusaha, mulai dari sektor UMKM hingga perusahaan yang lebih besar, dalam mendukung kelancaran operasional dan distribusi barang.
Tidak hanya model Pick Up, Daihatsu Gran Max Mini Bus juga menunjukkan performa yang solid dengan terjual sebanyak 2.033 unit. Model ini menjadi solusi transportasi yang efisien dan ekonomis untuk berbagai kebutuhan, baik untuk angkutan penumpang maupun sebagai kendaraan operasional perusahaan.
Performa kuat dari Gran Max, baik dalam varian Pick Up maupun Mini Bus, secara tegas mengukuhkan posisinya sebagai pilihan utama bagi para pelaku usaha di Indonesia. Kendaraan ini terbukti mampu mendukung berbagai skala bisnis, mulai dari wirausaha pemula yang membutuhkan kendaraan niaga handal dengan biaya terjangkau, hingga perusahaan skala besar yang membutuhkan armada efisien untuk menunjang operasional bisnis mereka.
Konsistensi Daihatsu di Puncak Pasar Otomotif Nasional
Pencapaian penjualan pada Februari 2026 ini melanjutkan tren positif Daihatsu yang telah berlangsung lama. Sebagai informasi, pada akhir tahun 2025 lalu, Daihatsu kembali menegaskan posisinya sebagai peringkat kedua dalam penjualan ritel otomotif nasional. Prestasi ini bukanlah pencapaian semusim, melainkan sebuah keberhasilan yang diraih secara konsisten selama 17 tahun berturut-turut.
Keberhasilan jangka panjang Daihatsu ini didorong oleh berbagai faktor strategis yang terintegrasi. Pertama, kemampuan perusahaan untuk menghadirkan produk-produk yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan selera pasar Indonesia. Kedua, penetapan harga yang kompetitif menjadikan produk Daihatsu sangat terjangkau bagi berbagai lapisan masyarakat.
Selain itu, Daihatsu juga fokus pada efisiensi biaya kepemilikan dalam jangka panjang, memastikan bahwa pelanggan tidak hanya mendapatkan kendaraan yang baik saat pembelian, tetapi juga hemat dalam perawatan dan operasional. Jaringan layanan purnajual yang luas dan mudah diakses di seluruh Indonesia juga menjadi nilai tambah yang signifikan, memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemilik kendaraan Daihatsu. Terakhir, nilai jual kembali yang stabil membuat kendaraan Daihatsu tetap diminati di pasar mobil bekas, menjadikannya aset yang memiliki nilai investasi.




