Dua Wanita Terbakar di Rumah Sendiri, Pelaku Diduga Mantan Suami
Sebuah kejadian tragis terjadi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Dua wanita menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh seorang pria di rumahnya. Korbannya adalah Sriningsih (55) dan ibunya, Margi (90), yang tinggal di Desa Tubanan, Kecamatan Kembang.
Pelaku kejadian tersebut adalah Wardoyo (46), warga Desa Tuban. Ia dulu pernah menjadi suami dari Sriningsih, namun kini keduanya telah bercerai. Saat ini, mereka tinggal terpisah.
Kedua korban mengalami luka bakar hingga 90 persen dan kini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Kartini Jepara. Mereka diduga menjadi korban pembakaran oleh Wardoyo, mantan suami Sriningsih.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi yang diperoleh, kejadian dugaan penganiayaan dengan cara membakar orang terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Pelaku, Wardoyo, masuk ke dalam rumah korban. Ia kemudian menuju kamar korban, yang saat itu sedang tidur bersama dengan mantan ibu mertuanya.
Wardoyo datang ke rumah korban dengan membawa jeriken berisi bahan bakar minyak. Bahan bakar jenis Pertalite tersebut disiramkan ke tubuh korban yang sedang tertidur. Selanjutnya, pelaku membakar kedua korban yang masih terlelap menggunakan kayu.
“Pelaku menyulutkan api menggunakan kayu yang dibungkus kain sehingga menyebabkan kedua korban terbakar,” ujar Kasatreskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar Rela.
Setelah terbakar, Sriningsih terbangun dan berteriak meminta pertolongan. Kedua korban kemudian dilarikan oleh warga sekitar ke RSUD Kartini Jepara untuk mendapatkan penanganan medis.
“Warga sekitar datang untuk membantu memadamkan api dan melarikan korban ke rumah sakit,” tambahnya.
Penanganan Kasus
Kasus ini kini sedang ditangani oleh Satuan Reskrim Polres Jepara. Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif dan alur kejadian secara lengkap.
Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat. Para korban kini tengah berjuang melawan luka bakar yang sangat parah. Mereka membutuhkan dukungan moral dan medis untuk pemulihan kondisi kesehatan mereka.



















