bali.
, DENPASAR – Klasemen Super League 2025-2026 terus mengalami perubahan setelah dua pertandingan pekan ke-26 digelar di dua lokasi berbeda kemarin.
Persik menghadapi Persijap Jepara di Stadion Brawijaya, Kediri, sedangkan Bali United menjajal PSBS Biak di Stadion Kapten Dipta, Gianyar.
Di laga terakhir yang digelar di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Bali United tampil sangat dominan dan berhasil mengalahkan PSBS Biak dengan skor telak 6-1.
Bali United tertinggal lebih dulu melalui gol yang dicetak oleh striker Mohcine Hassan pada menit ke-30. Namun, tim asuhan pelatih ini langsung bangkit dan memberikan serangan beruntun ke gawang PSBS Biak.
Bek tengah Joao Ferrari mencetak dua gol dalam waktu singkat, masing-masing pada menit ke-40 dan 48. Sebelumnya, gelandang serang Bali United asal Jepang, Teppei Yachida, berhasil membuka keunggulan tim pada menit ke-37 dengan memanfaatkan umpan akurat dari striker Diego Campos.
Unggul 3-1 tidak membuat pemain Bali United puas. Mereka terus melakukan tekanan kuat terhadap pertahanan PSBS Biak. Hasilnya, striker Diego Campos berhasil mencetak gol keempat pada menit ke-64, yang diakhiri assist dari penyerang sayap Rahmat Arjuna.
Jordy Bruijn, yang masuk pada menit ke-78 untuk menggantikan Tim Receveur, membuktikan kemampuannya sebagai gelandang serang dengan mencetak gol kelima Bali United pada menit ke-82, setelah menerima umpan dari Irfan Jaya.
Tidak puas dengan kemenangan tersebut, striker pengganti Boris Kopitovic mencatatkan gol keenam Bali United pada masa injury time, tepatnya di menit ke-92.
Kemenangan besar ini membuat posisi Bali United naik di klasemen Super League 2025-2026.
Saat ini, Bali United berada di peringkat ke-10 dengan total 36 poin, yang diraih dari sembilan kali menang, sembilan kali seri, dan delapan kali kalah.
Sementara itu, PSBS Biak terpuruk di dasar klasemen dengan peringkat ke-18 dan hanya mengumpulkan 18 poin, hasil dari empat kali menang, enam kali seri, dan 16 kali kalah.
Di sisi lain, Persijap Jepara berhasil meraih poin penting saat bertandang ke Stadion Brawijaya, Kediri untuk menghadapi tuan rumah Persik dalam laga pekan ke-26 Super League 2025-2026, Senin (6/4) sore.
Tim tamu Persijap berhasil memaksa Persik Kediri bermain imbang 0-0 dalam laga yang diwarnai beberapa insiden VAR dan kegagalan eksekusi penalti.
Hasil imbang ini memicu persaingan ketat di papan tengah dan bawah klasemen.
Persik Kediri terpaku di peringkat ke-12 dengan 30 poin, yang didapat dari delapan kali menang, enam kali seri, dan 12 kali kalah.
Sementara itu, Persijap Jepara berada di peringkat ke-14 dengan 22 poin, hasil dari lima kali menang, tujuh kali seri, dan 14 kali kalah.




















