Anwar Hafid Jadi Gubernur Favorit Gen Z

Diposting pada



JAKARTA – Konsistensi pembangunan di Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali mendapat apresiasi positif dari kalangan generasi muda nasional. Gubernur Sulteng Anwar Hafid dinilai sebagai figur berprestasi dan favorit dengan kinerja terbaik pilihan Gen Z, yang mencapai 7,00 persen dalam temuan survei terbaru.

Survei Nasional Q1 2026 yang dirilis Muda Bicara ID memotret persepsi anak muda terhadap 38 gubernur di Indonesia. Anwar Hafid menjadi satu-satunya wakil Pulau Sulawesi yang berhasil masuk jajaran 10 besar nasional. Capaian ini mencerminkan arah pembangunan yang dijalankan secara konsisten. Ia dinilai mampu memperkuat infrastruktur sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal secara berimbang.

Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang didukung oleh hilirisasi nikel turut memperkuat penilaian positif tersebut. Ia dinilai berhasil memanfaatkan kebijakan strategis itu untuk mendorong aktivitas ekonomi dan membuka lapangan kerja.

“Dia dinilai membawa semangat pembangunan daerah yang konsisten, khususnya di sektor infrastruktur dan ekonomi lokal yang tumbuh pesat berkat hilirisasi nikel,” tulis rilis lembaga tersebut, Rabu (29/9).

Temuan survei ini menunjukkan perubahan cara pandang generasi muda dalam menilai pemimpin daerah. Mereka tidak lagi dilihat dari popularitas semata, tetapi dari dampak konkret kebijakan terhadap kesejahteraan. Implementasi program Berani Cerdas dan Berani Sehat menjadi salah satu faktor pendorong capaian tersebut. Program ini menghadirkan kebijakan yang menyasar langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Program Berani Cerdas memberikan beasiswa bagi siswa SMA, sederajat, hingga SLB. Sementara Berani Sehat menyediakan layanan kesehatan gratis cukup dengan KTP Sulawesi Tengah tanpa mempertimbangkan status BPJS. Sebanyak 19.000 pelajar telah merasakan manfaat program pendidikan tersebut. Di sisi lain, 164.627 warga tercatat memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan pemerintah daerah.

Data Badan Pusat Statistik mencatat Indeks Pembangunan Manusia Sulawesi Tengah pada 2025 mencapai 72,82. Angka itu meningkat 0,58 poin atau 0,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan kenaikan pada seluruh dimensi.

Pengambilan data survei dilakukan pada 1 hingga 30 Maret 2026 sebagai potret awal persepsi generasi muda. Ia menjadi bagian dari upaya memetakan tingkat kepuasan serta harapan terhadap kebijakan pemerintah. “Survei ini dirancang untuk memetakan opini, persepsi, dan pandangan kelompok muda terhadap pemerintahan dan kebijakan,” tulis lembaga tersebut. Pernyataan itu menegaskan pentingnya suara generasi muda dalam evaluasi kepemimpinan.

Perkembangan Infrastruktur dan Ekonomi Lokal

Selain program pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur juga menjadi fokus utama dari pemerintah provinsi. Proyek-proyek seperti pengembangan jalan tol, bandara, dan pelabuhan laut telah berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan akses transportasi yang lebih baik, UMKM dan industri lokal dapat berkembang lebih cepat, sehingga menciptakan peluang kerja yang lebih luas.

Kebijakan hilirisasi nikel juga menjadi salah satu pilar utama dalam memacu pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya pabrik-pabrik pengolahan nikel, daerah ini mampu menambah nilai tambah dari sumber daya alam yang dimiliki. Hal ini tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

Penilaian Generasi Muda terhadap Kepemimpinan

Survei yang dilakukan oleh Muda Bicara ID menunjukkan bahwa generasi muda kini lebih cenderung menilai pemimpin berdasarkan hasil nyata daripada popularitas semata. Mereka menginginkan kebijakan yang bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Oleh karena itu, kebijakan yang berfokus pada kesejahteraan sosial dan pembangunan berkelanjutan mendapat apresiasi tinggi.

Dalam survei ini, Anwar Hafid menjadi contoh dari seorang pemimpin yang mampu menjawab harapan masyarakat melalui kebijakan yang progresif dan inklusif. Dengan program-program yang ditujukan langsung kepada kebutuhan dasar masyarakat, ia berhasil membangun kepercayaan dan dukungan dari generasi muda.

Tantangan dan Peluang Masa Depan

Meskipun ada banyak pencapaian yang telah diraih, masih terdapat tantangan yang harus dihadapi oleh Sulawesi Tengah. Misalnya, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan pemerataan pembangunan antar daerah. Untuk itu, diperlukan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah dalam menjalankan kebijakan yang berkelanjutan dan transparan.

Selain itu, pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan juga harus ditingkatkan. Dengan melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan, diharapkan kebijakan yang diambil akan lebih sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Dengan segala tantangan yang ada, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Dengan kepemimpinan yang visioner dan kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, daerah ini dapat menjadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia.

Gambar Gravatar
Rizki merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan