No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

Harga Pertalite Rp30 Ribu, Warga Pelalawan Kesulitan Dapat BBM Subsidi

Wafaul by Wafaul
18 Mei 2026 - 09:51
in Lokal
0

Kondisi Kelangkaan BBM di Wilayah Pesisir Pelalawan

Masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Pelalawan menghadapi kesulitan dalam mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis subsidi selama dua pekan terakhir. BBM seperti pertalite dan biosolar sempat langka di daerah Kecamatan Kuala Kampar, Kecamatan Teluk Meranti, serta sekitarnya. Keadaan ini berdampak signifikan pada aktivitas perekonomian masyarakat yang bergerak di bidang perkebunan, pertanian, hingga mencari ikan di sungai maupun laut.

“Kalaupun ada yang jual ketengan, harganya mahal. Sebotol sampai Rp 30 ribu,” ujar warga Kuala Kampar, Rizaldi (44), kepada sumber lokal. Sulitnya mendapatkan BBM subsidi telah dirasakan sejak dua pekan lalu, sehingga masyarakat terpaksa mengurangi aktivitasnya. Warga yang hendak ke kebun untuk panen kelapa harus mencari minyak terlebih dahulu agar bisa melangsir hasil panen ke pengepul.

Demikian juga dengan petani yang mau ke sawah yang sebelumnya setiap hari, hanya satu kali dua hari saja. Sedangkan para nelayan yang mencari nafkah dengan menjaring serta menjala ikan harus membeli BBM yang mahal supaya mesin robbin penggerak sampan bisa beroperasi.

Tentu kondisi ini semakin parah mengingat letak geografis wilayah pesisir Pelalawan yang penuh dengan tantangan. “Alhamdulillah, kemarin sudah mulai masuk BBM di SPBU. Antrian langsung panjang, karena sudah lama tak masuk,” tambahnya.

Warga di Teluk Meranti juga menyampaikan keluhan serupa seputar kelangkaan BBM beberapa waktu belakangan ini. Sebenarnya selama ini masyarakat sudah terbiasa membeli pertalite dengan harga yang jauh di atas Harga Eceran Tetap (HET) Rp 10 ribu per liter. Selama ini, pertalite berukuran botol minuman kemasan besar 1,2 liter dibeli dengan harga Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu, tak menjadi masalah.

Baca Juga  Bangunan liar di Semeru Bogor Dibongkar, Warga: Jangan Jadi Tumpukan Sampah

“Warga tetap beli kalaupun lebih mahal, selama ini segitu juga. Permasalahan BBM tak ada alias langka. Duit ada, tapi minyak tak ada yang jual,” sebut Zulkifli (38).

Nasib yang sama dirasakan penduduk desa di sekitar Sungai Kampar maupun di wilayah perbatasan lainnya. Harga BBM subsidi hampir sama dengan non subsidi merupakan hal yang lumrah, selama stok minyak tersedia.

Upaya Pemkab Pelalawan untuk Mengatasi Kelangkaan BBM

Kondisi kesulitan BBM di wilayah pesisir Pelalawan telah dibahas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan dengan Pertamina saat rapat koordinasi pekan lalu. Pemda meminta Pertamina memastikan pasokan ke SPBU yang ada di pesisir secara rutin dan tepat waktu sesuai dengan kuota yang ada. Agar tidak sempat terjadi kelangkaan, mengingat kondisi geografis yang sulit dijangkau.

“Kita juga mengajukan penambahan sub penyalur BBM subsidi di desa-desa yang sulit dijangkau. Jadi tak perlu lagi ke desa lain yang ada SPBU atau penyalurannya,” terang Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Perdagangan Pelalawan, Hanafie.

Dengan penambahan sub penyalur BBM subsidi di wilayah pesisir, warga akan mendapatkan minyak dengan harga murah dibandingkan sebelumnya. Selain itu, ketersediaan stok BBM lebih terjamin yang berdampak pada aktivitas perekonomian masyarakat yang semakin lancar tanpa kendala.

“Kita sudah siapkan surat dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Nampaknya Pertamina merespon baik waktu rapat kemarin. Mudah-mudahan segera disetujui,” tandas Hanafie.

Komunikasi Terus Dilakukan untuk Menjaga Distribusi BBM

Selain menunggu permohonan penambahan sub penyalur disetujui, Diskoperindag juga selalu berkomunikasi dengan Pertamina terkait distribusi BBM ke wilayah Kuala Kampar dan Teluk Meranti secara reguler. Sehingga pasokan tidak tersendat dan kelangkaan dapat diatasi dengan baik.

Baca Juga  Dekrafmi Desak Bank Jambi: Solusi ATM/M-Banking Error Jelang Lebaran


Continue Reading
Tags: kesulitanpelalawanPertalitesubsidi
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jogja Hari Ini, Selasa 12 Mei 2026
Lokal

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Jogja Hari Ini, Selasa 12 Mei 2026

18 Mei 2026 - 11:04
Bus AKAP Terus Berani Putar Balik di Jalan Prof Hamka, Dishub Semarang Tangani Kasus Ini
Lokal

Bus AKAP Terus Berani Putar Balik di Jalan Prof Hamka, Dishub Semarang Tangani Kasus Ini

18 Mei 2026 - 09:15
Cegah Kecelakaan, Polsek Batang Tarang Edukasi Siswa
Lokal

Cegah Kecelakaan, Polsek Batang Tarang Edukasi Siswa

18 Mei 2026 - 05:03
Hutan Kayu Lara Luwu: Laboratorium Alam dengan 100 Peneliti Tahunan
Lokal

Hutan Kayu Lara Luwu: Laboratorium Alam dengan 100 Peneliti Tahunan

18 Mei 2026 - 04:45
Daya Beli Terjaga, Bulog Waingapu Pastikan Stok Beras SPHP Lancar
Lokal

Daya Beli Terjaga, Bulog Waingapu Pastikan Stok Beras SPHP Lancar

18 Mei 2026 - 04:09
Jadwal KRL Solo-Jogja 13 Mei 2026, Tarif Rp8.000
Lokal

Jadwal KRL Solo-Jogja 13 Mei 2026, Tarif Rp8.000

18 Mei 2026 - 03:50
Please login to join discussion
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.