Panduan kesehatan saat merayakan Lebaran 2026 menurut ahli pulmonologi dan kesehatan masyarakat dari Universitas YARSI, Tjandra Yoga Aditama, memberikan beberapa tips penting yang harus diperhatikan. Tips ini dirancang untuk membantu masyarakat tetap sehat selama momen berkumpul dengan keluarga besar.
Hindari Makan Berlebihan
Salah satu poin utama yang disampaikan oleh Tjandra adalah menghindari makan berlebihan saat Lebaran. Ia menekankan bahwa momen Lebaran tidak boleh dijadikan kesempatan untuk “balas dendam” setelah menjalani puasa selama sebulan penuh.
“Jangan ‘mentang-mentang’ sudah sebulan berpuasa dan ‘mumpung’ banyak makanan maka kemudian kita jadi ‘balas dendam’ dan makan berlebihan,” ujar Tjandra dalam pernyataannya.
Ia juga menyarankan agar orang dengan kondisi khusus seperti diabetes atau hipertensi lebih waspada terhadap pola makan mereka. Konsumsi makanan asin atau manis secara berlebihan dapat memengaruhi kesehatan mereka. Selain itu, makan berlebihan juga bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti perut kembung, indigestion, dan reflux gastroesofageal.
Batasi Konsumsi Minuman Manis
Selain makanan, Tjandra juga menyarankan untuk tidak mengonsumsi minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) secara berlebihan. Kue-kue manis dan minuman manis lainnya juga perlu dikontrol. Meskipun sesekali mengonsumsinya bisa ditolerir, ia menekankan pentingnya mengonsumsi air putih sebagai pengganti.
Berhenti Merokok
Tjandra juga menyarankan agar bulan Ramadan menjadi momentum untuk berhenti merokok. Ia menilai bahwa selama bulan puasa, seseorang telah menahan diri dari berbagai kebiasaan buruk, termasuk merokok. Oleh karena itu, Lebaran bisa menjadi waktu yang tepat untuk memutus kebiasaan tersebut.
Jangan Lupa Konsumsi Obat
Bagi penderita penyakit kronik yang rutin mengonsumsi obat, Tjandra menekankan pentingnya mematuhi aturan penggunaan obat. Ia juga menyarankan untuk memeriksa apakah dosis obat perlu disesuaikan akibat konsumsi makanan yang tidak terkontrol.
Istirahat Setelah Mudik
Setelah melakukan perjalanan jauh selama mudik, Tjandra menyarankan agar seseorang melakukan istirahat yang cukup. Istirahat ini penting untuk memulihkan energi dan memastikan tubuh siap untuk beraktivitas kembali.
Tetap Jaga Waktu Tidur
Sementara itu, Tjandra juga menyarankan agar seseorang tetap menjaga waktu tidur dan istirahat. Ia menekankan bahwa jangan sampai terlalu lama begadang karena sudah lama tidak bertemu teman atau kerabat. Hal ini bisa berdampak negatif pada kesehatan dan kelelahan.
Dengan mengikuti tips-tips ini, masyarakat dapat merayakan Lebaran 2026 dengan lebih sehat dan nyaman. Tjandra menekankan bahwa kesehatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap momen spesial, termasuk Lebaran.



















