Kasus Penipuan Pensiun yang Mengejutkan di Mantua, Italia
Seorang pria berusia 56 tahun di Kota Mantua, Italia, terlibat dalam aksi penipuan yang sangat tidak biasa. Ia menyamar sebagai ibunya yang sudah meninggal selama lebih dari tiga tahun agar bisa terus menerima uang pensiun milik sang ibu. Aksi ini berhasil dilakukannya tanpa diketahui oleh pihak berwenang hingga akhirnya terbongkar.
Penyamaran yang Tidak Biasa
Pria tersebut mengenakan pakaian perempuan dan merias wajahnya agar menyerupai ibunya, Graziella Dall’Oglio, yang meninggal pada usia 82 tahun. Selama bertahun-tahun, ia rutin mencairkan dana pensiun dengan menggunakan identitas ibunya. Bahkan, ia juga memperbarui kartu identitas ibunya di kantor pemerintah setelah kematiannya. Dengan cara ini, ia terus mengelola usaha properti keluarga.
Dari hasil penipuan ini, pria tersebut diketahui mendapatkan total pemasukan sekitar 61.000 dollar AS per tahun atau sekitar Rp 1 miliar. Dana pensiun dan sewa properti menjadi sumber penghasilannya selama beberapa tahun.
Terbongkarnya Aksi Penipuan
Kasus ini terbongkar setelah petugas layanan publik mencurigai penampilan “Graziella” yang datang ke kantor. Suara yang terdengar rendah dan leher yang tampak lebih kekar menjadi tanda-tanda aneh. Kejanggalan ini langsung dilaporkan ke pihak berwenang.
Setelah dilakukan penyelidikan dan pencocokan foto, polisi menyadari bahwa orang yang datang bukanlah Graziella yang asli. Polisi bahkan menyebut penyamaran ini mirip dengan karakter Nyonya Doubtfire dalam film komedi tahun 1993 yang dibintangi Robin Williams. Dalam film tersebut, seorang pria menyamar sebagai pengasuh perempuan demi bisa dekat dengan anak-anaknya.
Penemuan Jenazah yang Mengejutkan
Saat rumah keluarga digeledah, polisi menemukan jasad Graziella. Jasad tersebut disimpan dalam kantong tidur dan disembunyikan di ruang cuci rumah mereka. Saat ditemukan, jenazahnya sudah mengering dan berubah menjadi mumi.
Meskipun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, penyelidikan forensik masih akan dilakukan untuk memastikan penyebab kematiannya. Wali Kota Borgo Virgilio, Francesco Aporti, mengatakan:
“Dia mungkin meninggal karena sebab alami, tetapi hal itu akan dipastikan melalui autopsi. Ini adalah kisah yang sangat aneh dan sangat menyedihkan.”
Penyelidikan Lanjutan
Saat ini, pria tersebut sedang diselidiki atas dugaan penipuan tunjangan sosial dan menyembunyikan jenazah secara ilegal. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi apakah ia telah ditahan.
Aksi penipuan ini menunjukkan betapa kompleksnya sistem administrasi dan bagaimana seseorang bisa memanfaatkannya untuk keuntungan pribadi. Kasus ini juga menjadi peringatan tentang pentingnya pelaporan kematian secara resmi dan transparansi dalam pengelolaan dokumen-dokumen penting.

















