Lonjakan Kendaraan di Jalur Pantura Indramayu Selama Libur Akhir Tahun
Menjelang dan selama periode liburan Natal dan Tahun Baru, jalur Pantai Utara (Pantura) Indramayu mengalami peningkatan volume kendaraan yang signifikan. Ribuan kendaraan tercatat melintasi jalur vital ini, dan diprediksi tren peningkatan akan terus berlanjut.
Tim pemantau arus kendaraan yang dibentuk oleh Kementerian Perhubungan mencatat angka yang cukup mencengangkan. Mulai dari tanggal 19 Desember hingga Kamis, 25 Desember 2025, tercatat sebanyak 245.786 kendaraan telah melintasi jalur Pantura Indramayu. Puncak arus lalu lintas kendaraan tertinggi terjadi pada tanggal 24 Desember 2025, di mana jumlah kendaraan yang melintas dalam sehari mencapai 37.997 unit.
Kondisi Arus Lalu Lintas: Ramai Lancar
Meskipun volume kendaraan tinggi, kondisi arus lalu lintas di jalur Pantura Indramayu secara umum terpantau ramai lancar. Kepala Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Losarang, Indramayu, Mardian Hadrayanto, menyatakan bahwa hingga Kamis kemarin, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Cirebon melintas dengan lancar.
“Hingga kemarin arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Cirebon terpantau lancar yang didominasi kendaraan sepeda motor,” ujar Mardian pada Kamis, 25 Desember 2025.
Lebih lanjut, Mardian menjelaskan bahwa pihaknya juga mencatat rata-rata kecepatan kendaraan yang melintas. Rata-rata kecepatan kendaraan tercatat mencapai 85 kilometer per jam, dengan tingkat kepadatan kendaraan (occupancy) rata-rata sekitar 7 persen. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun ramai, lalu lintas masih bergerak cukup dinamis.
“Sedangkan pada hari ini, tercatat 32.351 kendaraan yang melintas jalur Pantura Indramayu ini,” tambahnya, merujuk pada data hari itu.
Fasilitas Pendukung: Keberadaan Rest Area
Selain fokus pada pemantauan arus kendaraan, Kementerian Perhubungan bersama dengan berbagai instansi terkait lainnya juga memastikan ketersediaan fasilitas pendukung bagi para pengguna jalan. Kolaborasi ini melibatkan jajaran TNI, Polri, Kementerian Kesehatan, Jasa Raharja, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dan unsur lainnya.
Salah satu fasilitas penting yang disediakan adalah Rest Area. Keberadaan Rest Area ini bertujuan untuk memberikan tempat istirahat yang nyaman bagi para pemudik yang melintasi jalur Pantura Indramayu. Fasilitas ini menjadi titik penting untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan selama libur panjang.
Petugas dari berbagai instansi telah ditempatkan di Rest Area untuk memberikan pelayanan. Di antaranya adalah petugas dari Polsek Losarang, Koramil Losarang, Puskesmas Losarang, Puskesmas Cemara, serta petugas dari UPPKB Losarang. Kehadiran petugas gabungan ini diharapkan dapat memberikan bantuan dan informasi yang dibutuhkan oleh para pengguna jalan, serta menangani berbagai kemungkinan situasi darurat yang mungkin terjadi.
“Liburan Natal dan Tahun Baru ini kita menghadirkan Rest Area untuk tempat beristirahat para pemudik yang melintas di jalur Pantura Indramayu. Saat ini yang sudah hadir petugas di rest area tersebut, dari mulai Polsek Losarang, Koramil Losarang, Puskesmas Losarang, Puskesmas Cemara dan kami petugas UPPKB Losarang,” pungkas Mardian.
Penyediaan fasilitas dan pemantauan yang intensif ini merupakan upaya terpadu untuk mengelola arus mudik liburan Natal dan Tahun Baru agar berjalan dengan aman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat yang menggunakan jalur Pantura Indramayu. Peningkatan volume kendaraan ini menjadi indikator pentingnya infrastruktur jalan yang memadai serta koordinasi antarlembaga yang kuat dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat di momen-momen penting seperti libur akhir tahun.



















