Bacaan Liturgi Hari Ini: Jumat, 28 November 2025
Hari ini, kita akan membahas bacaan liturgi untuk hari Jumat, 28 November 2025. Pesta Fakultatif Santa Katarina Laboure, Perawan, menjadi fokus utama dalam perayaan hari ini. Selain itu, hari ini juga merupakan hari biasa pekan XXXIV tahun C dengan warna liturgi hijau.
Bacaan Liturgi Hari Jumat
Bacaan-bacaan yang dibacakan pada hari ini meliputi:
- Daniel 7:2-14
- Mazmur Tanggapan (Dan. 3:75,76,77,78,79,80,81)
- Lukas 21:29-33
- Bacaan Khusus Ordo (BCO Yeh. 40:1-4; 43:1-12; 44:6-9)
Bacaan Pertama: Daniel 7:2-14
Dalam bacaan pertama, Daniel menggambarkan penglihatannya tentang empat binatang besar yang naik dari laut. Masing-masing memiliki ciri khas dan kekuasaan yang berbeda. Binatang yang keempat sangat menakutkan dan kuat, dengan gigi besi yang menghancurkan semua yang ada di sekitarnya. Namun, akhirnya binatang tersebut dibunuh dan tubuhnya dibinasakan. Di tengah penglihatan itu, Daniel melihat seorang seperti anak manusia datang dengan awan-awan dari langit, diberikan kekuasaan dan kemuliaan oleh Yang Lanjut Usianya.
Mazmur Tanggapan: Dan. 3:75-81
Mazmur ini meminta seluruh ciptaan untuk memuji Tuhan. Dari gunung-gunung hingga tumbuhan-tumbuhan, dari air terjun hingga unggas di udara, semuanya diminta untuk menyanyikan pujian kepada Tuhan selama-lamanya. Pujian ini adalah bentuk penghargaan terhadap ciptaan-Nya dan kesetiaan-Nya terhadap umat-Nya.
Injil Katolik: Lukas 21:29-33
Yesus memberikan perumpamaan tentang pohon ara dan pohon lainnya. Ia mengajarkan bahwa ketika pohon-pohon itu bertunas, maka musim panas sudah dekat. Demikian pula, ketika orang-orang melihat tanda-tanda tertentu, mereka harus tahu bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Yesus menegaskan bahwa perkataan-Nya tidak akan berlalu, meskipun langit dan bumi akan berlalu.
Bacaan Khusus Ordo (BCO): Yeh. 40:1-4; 43:1-12; 44:6-9
Dalam bagian ini, Yehuda menerima penglihatan tentang sebuah kota yang indah dan penuh kemuliaan. Tuhan menunjukkan kepadanya bagaimana Bait Suci akan dibangun dan bagaimana orang-orang Israel harus menjaga kekudusan-Nya. Tuhan juga menegaskan bahwa hanya orang-orang yang bersunat hati dan dagingnya yang boleh masuk ke dalam tempat kudus-Nya.
Santa Katarina Laboure, Perawan
Zoe Laboure, yang lebih dikenal sebagai Santa Katarina Laboure, lahir di Prancis pada tanggal 2 Mei 1806. Ia adalah seorang suster yang hidup sederhana namun penuh pengabdian. Meski tidak pernah belajar membaca dan menulis, ia memiliki kepercayaan yang kuat kepada Tuhan.
Pada malam hari tanggal 18/19 Juli 1830, ia mendapat penglihatan ajaib di mana Bunda Maria menampakkan diri kepadanya. Dalam penglihatan itu, Bunda Maria memberinya pesan untuk membuat medali yang nantinya dikenal sebagai “Medali Wasiat.” Medali ini menjadi simbol doa dan perlindungan bagi umat Katolik.
Penampakan Bunda Maria terus berlanjut beberapa kali hingga bulan September 1881. Setelah diselidiki dan diperiksa oleh pastor dan uskup, medali tersebut akhirnya dibuat dan disebarluaskan. Banyak permohonan yang terkabul karena medali ini, termasuk penyembuhan dan pertobatan.
Santa Katarina Laboure meninggal dunia pada tanggal 31 Desember 1876. Ia digelari “beata” pada tahun 1933 dan dinyatakan sebagai “santa” pada tahun 1947 oleh Paus Pius XII.




















