No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Nasional

BEM UGM Tolak Istana, Tiyo Ardianto: “Kami Bosmu, Pak Prabowo!”

Erwin by Erwin
3 Maret 2026 - 06:36
in Nasional
0

Penolakan Undangan Istana: Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Ungkap Alasan Kritis Terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, kembali menjadi sorotan publik, terutama setelah mengkritik keras program Makan Bergizi Gratis (MBG). Terkini, Tiyo Ardianto membeberkan sebuah fakta yang cukup mengejutkan: ia mengaku sempat menerima undangan resmi untuk bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana pada Agustus 2025. Namun, alih-alih menerima tawaran tersebut, Tiyo justru memilih untuk menolaknya. Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan untuk menjaga konsistensi dalam mengawal kebijakan pemerintah, khususnya terkait program MBG yang terus menjadi fokus kritiknya.

Pengakuan ini disampaikan Tiyo dalam sebuah sesi podcast di kanal YouTube Terus Terang Media pada Rabu malam (25/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa sikap kritis yang ditunjukkannya bukanlah reaksi spontan, melainkan sebuah prinsip yang telah dipikirkan secara matang.

“Kita itu tidak tiba-tiba marah ke presiden. Kita itu sudah sejak setahun yang lalu banyak mengkritik kebijakan-kebijakan publik yang dihasilkan dari rezim Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumi,” ujar Tiyo.

Sikap kritis ini nyatanya telah disuarakan sejak lama, mencakup berbagai isu strategis, termasuk revisi Undang-Undang TNI dan mekanisme mandatory spending yang erat kaitannya dengan program MBG.

“Ternyata seluruh kritik yang disampaikan oleh publik itu tidak terolah dengan baik oleh pemerintah. Jadi ada jarak antara suara, telinga, dan otak,” jelasnya.

Di Balik Penolakan Undangan Istana: Menjaga Prinsip dan Konsistensi

Meskipun kesempatan untuk bertemu langsung dengan kepala negara terbuka lebar, Tiyo Ardianto memilih jalan yang berbeda. Ia secara gamblang menyatakan telah menolak undangan resmi dari Istana tersebut demi konsistensi perjuangan yang ia usung.

Baca Juga  Perbedaan Harga BBM RI dan Malaysia: Pertamina Naik, Malaysia Turun

“Saya sudah diundang untuk ke istana di bulan Agustus dan saya menolaknya. Jadi enggak usah bicara kalau. Kita sudah pernah nolak itu.”

Tiyo berpendapat bahwa seluruh kritik yang disampaikannya sudah dapat diakses publik tanpa harus bertemu tatap muka.

“Seluruh yang kita sampaikan itu bisa ditonton sendiri oleh Presiden lewat podcast. Jadi enggak perlu ketemu,” tuturnya.

Tiyo Soroti Risiko Pergeseran Dana Pendidikan untuk Program MBG

Salah satu poin krusial yang disoroti Tiyo adalah dugaan adanya pergeseran atau pemangkasan pos anggaran pendidikan demi mendanai program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, langkah ini sangat berisiko mengganggu keberlangsungan sektor pendidikan nasional jika skema pendanaannya tidak dikelola secara transparan dan tepat sasaran.

“Yang terjadi adalah demi memberi nutrisi dia melanggar konstitusi. Pasal 31 ayat 4 tentang anggaran pendidikan yang jelas-jelas dirampas oleh BGN dari anggaran pendidikan,” tegas Tiyo.

Tiyo mengungkap sebuah angka yang cukup fantastis, yakni sekitar Rp223 triliun, sebagai estimasi nilai anggaran pendidikan yang terdampak akibat kebijakan tersebut.

“Kalau 223 triliun anggaran pendidikan yang dirampas oleh MBG itu kita kelola untuk pendidikan, kita hanya butuh 180 triliun untuk menggratiskan seluruh mahasiswa.”

Meskipun melayangkan kritik keras, Tiyo menekankan bahwa pihaknya sama sekali tidak menolak upaya pemerintah dalam pengentasan stunting di Indonesia.

“BEM UGM tidak pernah mengatakan untuk MBG itu dihentikan karena kita sadar bahwa persoalan stunting itu penting. Tapi MBG yang ugal-ugalan, MBG yang total, MBG yang jadi celah bagi korupsi itulah yang kami kritisi,” ujar Tiyo.

Ia bahkan menyebut program tersebut berpotensi membuka ruang penyimpangan.

“MBG itu investasi yang baik bagi kemenangan politikmu, bukan bagi kesejahteraan rakyat… Justru lebih dekat pada korupsi yang tersistematis, korupsi yang dilegalkan,” katanya.

Baca Juga  Gubernur Suhardi Berduka Menerima Kehadiran Wamen HAM, Bahas Kondisi Sosial dan Stabilitas Daerah

Menilik Respons Pejabat: Antara Kritik dan Isu Tekanan

Tiyo juga memberikan pandangannya terkait sikap para pemangku kebijakan dalam menanggapi suara kritis mahasiswa. Ia menegaskan posisi rakyat sebagai pemberi mandat.

“Kami ini bosmu… Sebagai rakyat kalian itu buruh outsourcing yang dipekerjakan oleh rakyat,” tegas Tiyo.

Ia menyebut kritik kerasnya lahir dari keprihatinan mendalam.

“Ketika kita yang terbiasa pada kesantunan, terpaksa mengatakan presiden bodoh, berarti ini kejahatannya sudah tidak termaafkan,” katanya.

Tiyo menilai adanya teror yang dialami mahasiswa sebagai indikator kemunduran demokrasi.

“Teror sebenarnya adalah tanda cacatnya demokrasi. Apalagi ketika teror, pemerintah tidak berpihak pada korban,” papar Tiyo.

Seruan untuk Reformasi Jilid Dua dan Harapan Perubahan

Di akhir pernyataannya, Tiyo menyerukan refleksi besar terhadap kondisi demokrasi yang ada saat ini.

“Saya ngajak teman-teman… untuk kita mulai berimajinasi tentang reformasi jilid dua. Karena seluruh syarat terjadinya reformasi itu sudah lengkap,” ujarnya.

Meskipun menyampaikan kritik yang keras, ia menyatakan tetap membuka ruang untuk perubahan positif.

“Kalau saja Pak Presiden bertaubat secara politik dan jadi presiden yang baik, mungkin saya mau kok jadi orang pertama yang akan dukung beliau,” ungkap Tiyo.

Bagi Tiyo, rakyat tidak menginginkan konflik berkepanjangan dengan pemimpinnya.

“Rakyat ini enggak pengin punya pemimpin yang harus dikritik. Penginnya punya pemimpin yang bisa kita andalkan, bisa kita banggakan.”

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

5 Fakta Kasus Korupsi di DPRD Gorontalo, Dua Tersangka dan Mantan Bupati Diperiksa
Nasional

5 Fakta Kasus Korupsi di DPRD Gorontalo, Dua Tersangka dan Mantan Bupati Diperiksa

12 Mei 2026 - 21:25
Kemenperin Angkat Bicara soal Penutupan Pabrik Baja Krakatau Osaka Steel
Nasional

Kemenperin Angkat Bicara soal Penutupan Pabrik Baja Krakatau Osaka Steel

12 Mei 2026 - 19:29
KPK Pastikan Kasus Whoosh Berjalan, Meski Belum Masuk Penyidikan
Nasional

KPK Pastikan Kasus Whoosh Berjalan, Meski Belum Masuk Penyidikan

12 Mei 2026 - 19:09
Penjelasan Polda Bali dan Nyoman Punglik tentang Penyelidikan Ulang Kasus Grand Bumi Mas
Nasional

Penjelasan Polda Bali dan Nyoman Punglik tentang Penyelidikan Ulang Kasus Grand Bumi Mas

12 Mei 2026 - 14:58
BGN Hentikan Sementara Ratusan Dapur di Wilayah II dan III
Nasional

BGN Hentikan Sementara Ratusan Dapur di Wilayah II dan III

12 Mei 2026 - 08:50
UGM buka jalur mandiri 2026, cek syarat dan cara daftar
Nasional

UGM buka jalur mandiri 2026, cek syarat dan cara daftar

12 Mei 2026 - 07:52
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Sejumlah Pejabat Hadiri Rapat Penting Bahas Percepatan Pembangunan Daerah

Sejumlah Pejabat Hadiri Rapat Penting Bahas Percepatan Pembangunan Daerah

2 Juni 2026 - 05:23
Sekolah Inovatif Tingkatkan Prestasi Siswa: Rahasia Dibalik Hasil Memukau

Sekolah Inovatif Tingkatkan Prestasi Siswa: Rahasia Dibalik Hasil Memukau

2 Juni 2026 - 04:53
Teknologi AI Canggih: Peluang dan Tantangan Revolusi Dunia Kerja

Teknologi AI Canggih: Peluang dan Tantangan Revolusi Dunia Kerja

2 Juni 2026 - 04:24
5 Pilihan Sepatu Salomon untuk Lari di Jalur Kasar

5 Pilihan Sepatu Salomon untuk Lari di Jalur Kasar

2 Juni 2026 - 04:09
Tim Favorit Raih Kemenangan Krusial, Jalan Juara Semakin Lebar

Tim Favorit Raih Kemenangan Krusial, Jalan Juara Semakin Lebar

2 Juni 2026 - 03:55

Pilihan Redaksi

Sejumlah Pejabat Hadiri Rapat Penting Bahas Percepatan Pembangunan Daerah

Sejumlah Pejabat Hadiri Rapat Penting Bahas Percepatan Pembangunan Daerah

2 Juni 2026 - 05:23
Sekolah Inovatif Tingkatkan Prestasi Siswa: Rahasia Dibalik Hasil Memukau

Sekolah Inovatif Tingkatkan Prestasi Siswa: Rahasia Dibalik Hasil Memukau

2 Juni 2026 - 04:53
Teknologi AI Canggih: Peluang dan Tantangan Revolusi Dunia Kerja

Teknologi AI Canggih: Peluang dan Tantangan Revolusi Dunia Kerja

2 Juni 2026 - 04:24
5 Pilihan Sepatu Salomon untuk Lari di Jalur Kasar

5 Pilihan Sepatu Salomon untuk Lari di Jalur Kasar

2 Juni 2026 - 04:09
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.